Dec 042017
 

dok. KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP menerima penyerahan Pesawat NU-200 β€œSi Kumbang” dari PT Dirgantara Indonesia di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Yogyakarta, 17/10/2017.

Jakarta, Jakartagreater.com – Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan Museum Pusat Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Yogyakarta ditargetkan menjadi museum terbesar dirgantara di Asia Tenggara.

“Saat ini jumlah koleksi pesawat di Museum Dirgantara Mandala sekitar 50 pesawat dan dengan penambahan 5 koleksi ini akan makin bertambah, dan diharapkan museum ini menjadi yang terbesar di Asia Tenggara,” katanya usai meresmikan 4 helikopter dan 1 pesawat legendaris TNI AU sebagai koleksi baru Muspusdirla, pada Minggu 3 Desember 2017 di Yogyakarta.

Lima armada TNI AU yang diresmikan sebagai koleksi baru Muspusdirla adalah pesawat Cessna 401, helikopter MIL MI-1, Bell 204 Iroquois, Bell 47G Soloy, dan S-58T Sikorsky (Twin Pack). Kasau menuturkan pihaknya menargetkan Museum Dirgantara Mandala dapat mengkoleksi kekuatan udara TNI Angkatan Udara mulai era 1960, 1970, 1980-an sehingga dapat menjadi tujuan wisata pendidikan bagi masyarakat.

“Saya harapkan museum ini menjadi tujuan utama wisata pendidikan sehingga dapat digunakan sebagai penambah kesadaran rasa cinta tanah air bagi para pengunjung museum, khususnya kaum remaja dan anak-anak generasi penerus bangsa,” ujar Kasau.

Kasau Hadi menambahkan Museum Dirgantara Mandala mengoleksi pesawat dan helikopter TNI AU yang diproduksi negara-negara Timur seperti Federasi Rusia dan negara-negara Barat seperti Amerika Serikat. Selain sebagai media pendidikan sejarah kedirgantaraan Indonesia,Β  (Muspusdirla) dapat menjadi inspirasi untuk membangun kekuatan udara RI yang besar, kuat dan profesional layaknya di era 1960-an.

Selain sebagai media pendidikan sejarah kedirgantaraan Indonesia, Museum Dirgantara Mandala dapat menjadi inspirasi untuk membangun kekuatan udara Republik Indonesia yang besar, kuat dan profesional layaknya di era 1960-an.

Rekor MURI Serangkaian peresmian lima pesawat sebagai koleksi museum tersebut, Muspusdirla TNI Angkatan Udara mendapat Rekor Pemrakarsa Museum dengan Koleksi Monumen Pesawat Terbanyak dari MURI. Penghargaan diserahkan pendiri MURI Jaya Suprana kepada Kasau Hadi Tjahjanto.

Kasau Hadi Tjahjanto mengatakan rekor MURI itu merupakan apresiasi terhadap perjuangan para senior yang telah membangun Angkatan Udara hingga saat ini. Rekor MURI ini didediksikan untuk seluruh prajurit Angkatan Udara di Indonesia.

Pada peresmian monumen pesawat tersebut, Kasau didampingi para sesepuh dan senior TNI AU sebagai pelaku sejarah yang telah membawa pesawat-pesawat mengarungi Samudera Pasifik ke Indonesia dan telah mengoperasikannya untuk menjaga kedaulatan negara dari udara.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan keluarga besar “Cessna” dan “Chopper” menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kasau Hadi Tjahjanto, sebab sudah memprakarsai pembangunan museum ini menjadi museum terbesar di Asia Tenggara. (Antara).

  56 Responses to “Kasau: Museum Dirgantara Menuju Terbesar di Asteng”

  1. Asal jangan lebih banyak koleksi dimuseum daripada yang siap tempur…..

  2. Asia Tengah: Asteng
    Asia Tenggara: Asteng

    Baiklah

  3. F-5 ada juga nggak ya…

  4. Kok ada 2 pesawat pembom TU Bear di Biak …….ada apa ya..? Ada yg tahu

  5. kudu tanyaa bung jimmy nih ngapain beruang bawa bawa tupolev…kebiak….!!!
    apa mau kasih kado tahun baru sama tetangga yaa….??? πŸ˜€

  6. tu95 apa tu22 nih….????

  7. mana pengawat luar negri nih…..??? mungkin bisa kasih clue…!!!

  8. Tu-95 mendarat

    https://defence.pk/pdf/threads/indonesia-defence-forum.229571/page-1183

    Apa buat nakut-nakutin beberapa semut di Pacific ?

  9. kira kira ilyushin bawa apaan bung….??? ngapain pake dikawal segala kaya bawa yang berharga aja…!!! masalahnya kemarin ngirim barang kagak pake dikawal ….!!!! 😐

    • Kalau Ilyushin sempat mampir ke Singapura dan Manila sebelum ke Biak, bawa ground handling Tu95.

      Kalau Tu95 langsung dari Rusia ke Biak untuk latihan navigasi dari point Rusia ke point Biak.

  10. ogah bayar pake $ jadi peke krupuk aja yaa bung Phd….!!! πŸ˜€

  11. Padahal Saya Berharapnya An-124 Di Bawa Juga Supaya Kaum Ghoibiyah Senang. πŸ˜†

  12. kaum satu entu bung sudah pading tobat…sadar kenyataan terkadang lebih menyakitkan…..!!!! πŸ˜€

  13. Kayaknya BERITA dr TIMUR lg rame Gara2 4 pesawat Rusia… Cuma latihan KATANYA sih gitu sekalian rekreasi kali…. Hehehe.
    il76 pesawat pengangkut Alat 2 berat militer…. .Semoga klo ada dana RI bisa memilikinya.

  14. Sayang F35,F15,F18 dan F22 gak bs dijadikan koleksi karena TNI AU gak punya jg gk bakal dikasi beli, paling keras cuma F16 pesawat pasaran!he3. Akankah TNI AU dianak emaskan oleh Presiden dgn pespur2 idaman pasca Kasau menjadi Panglima TNI?

 Leave a Reply