Nov 202015
 

dok. Pesawat Sukhoi TNI AU (ANTARA /Siswowidodo)

Jakarta – Kepala Staf TNI AU (Kasau) Marsekal TNI Agus Supriatna mengatakan, kebijakan dan strategi pembinaan kekuatan dan kemampuan TNI AU selalu disesuaikan dengan perkembangan lingkungan strategis (Lingstra), baik pada lingkup nasional, regional maupun global.

Oleh sebab itu, setiap kebijakan pengadaan Alutsista, khususnya pesawat terbang, baik tempur, angkut maupun helikopter, harus berdasarkan kebutuhan yang dapat menjawab tantangan tugas Angkatan Udara ke depan.

“Ke depan, pengadaan alutsista harus disesuaikan dengan perkembangan lingkungan strategis, sehingga segala sesuatu yang berkaitan dengan pembelian pesawat harus baru dan lengkap (persenjataan dan radar). Ini harus diketahui dan diingat oleh para Pasis Seskoau agar suatu saat dapat melanjutkan kebijakan ini,” kata Kasau dalam ceramah pembekalan kepada Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando TNI AU (Seskoau) angkatan 52, tahun ajaran 2015 di kampus Seskoau, Lembang, Bandung Barat, Kamis (19/11).

Hadir pada kesempatan tersebut, Komandan Seskoau Marsekal Muda (Marsda) TNI Anang Murdianto, para Komandan Sesko angkatan, Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Briyantira Agus Supriatna dan para pejabat teras TNI AU lainnya.

Kasau menjelaskan, salah satu isu lingkungan strategis saat ini yang perlu mendapat perhatian bersama adalah terkait dengan peningkatan eskalasi di kawasan laut Cina selatan.

Di kawasan tersebut terdapat satuan TNI AU yaitu Pangkalan TNI AU (Lanuid) Ranai, di pulau Natuna. Mengantipasi berbagai perkembangan yang mungkin terjadi, TNI AU telah meningkatkan status Lanud Ranai dari tipe “”C” menjadi tipe “D”. Konsekwensi dari itu semua adalah Lanud Ranai akan dibangun dan dikembangkan.

“Dalam Renstra 2015 – 2019, TNI AU akan membangun Lanud Ranai, dan alhamdulilah anggarannya sudah ada, kita ingin bangun Lanud Natuna menjadi pearl harbour- nya Indonesia. Kita juga akan beli Alutsista yang dapat menjawab tantangan perkembangan kedepan. Sebagai pengguna saya berharap pesawat-pesawat itu dapat dihadirkan pada 2016, meskipun semua disesuaikan dengan kondisi perekonomian negara,” ujar Kasau.

Pendidikan Seskoau Angkatan 52, diikuti oleh 107 Perwira Siswa (Pasis) yang terdiri dari 96 Pasis TNI AU, 2 Pasis TNI AD, 2 Pasis TNI AL dan 7 Pasis Mancanegara yang berasal dari Australia, India, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Arab Saudi dan Thailand.

Terpilih sebagai Pasis terbaik adalah Mayor Pnb Taufik Nur Cahyanto, ST. Sebagai lulusan terbaik dan penulis karya tulis terbaik Mayor Pnb Taufik Nur Cahyanto, S.T berhak mendapatkan piagam penghargaan Wiratama dan piagam Sastratama. Beritasatu.com

Bagikan Artikel :

  40 Responses to “Kasau: Beli Pesawat Harus dengan Rudal dan Radar”

  1. T50 nya sdh pasang radar pak..?

    • Bung Diego, di laptop aku kok gak ada muncul artikle baru ya?? artikel terakhir yang muncul adalah kuburan masal tank di ukraina dah itu gak ada lagi. berkali-kali saya refresh tetep aja ga ada keluar artikel baru… Apakah laptop ku yang bermasalah apa memang ada masalah di server JKGR??

  2. Pendidikan ini ada negara asingny jg ya

  3. Pearl harbour ala Natuna??? Ahh ngehoax nih pak kasau hihihi, beli pesawat dengan radar??berarti termasuk radar ground sama AEW&C ya pak?? Ahh bapak bohong nih fulus dari mana pak?? Buat biasa pembelian Sukhoi saja kurang alias ngeteng haha,, udahlah pak jgn ngehoax mulu
    #omonganpesimistis 😀
    99,5T itu dana yg diasiapkan (hanya) untuk biaya gaji,maintain dan belanja yg sekiranya perlu dan mendesak seperti pembelian pesawat amphibi dan alutsista SAR. Kalau untuk pembelian alat-alat perang tidak diambil dari dana itu melainkan dari dana lain, seperti yg pernah tante cantik bu Cornie, bahwa ada dana strategis yg disiapkan untuk deal-deal dengan negara-negara produsen. Karena tahun ini anggaran turun jd 99.5T jadi hanya sedikit yg dibeli itu melihat bahwa kontrak-kontrak yg sudah berjalan barangnya akan datang mulai tahun depan. Hehe jd ingat perkataan pak Moeldoko, “gak mungkin negara membeberkan semua alat-alat perangnya” itu berarti jumlah dan jenis masih rahasia begitu pula dengan anggaran militernya

    • anggarannya turun karena banyak pesanan datang tahun depan… Pak KSAUnya sendiri lho yg bilang… Xixixixixixi 😆

    • Maaf….mohon ditelaah lagi, dikunyah dulu jangan asal main telan :

      *** kita INGIN bangun Lanud Natuna menjadi pearl harbour- nya Indonesia. Kita juga AKAN beli Alutsista yang dapat menjawab tantangan perkembangan KEDEPAN.
      Sebagai pengguna saya BERHARAP pesawat-pesawat itu dapat dihadirkan pada 2016, meskipun semua DISESUAIKAN dengan kondisi perekonomian negara,” ujar Kasau.***

      Siapakah penyebar HOAX sebenarnya??????????

    • Comment of the day

    • Anda saja penasaran dan berandai2 akan kekuatan alutsista RI?
      Apalagi tetangga skitar kawasan yg usil??

      Hehehe..
      Rahasia negara toh mas, ghoib atau nyata itulah strategi saat ini (mmbuat musuh down duluan & ssh tidur).

      Monggo dicerna… salam!

  4. Memang skr pembelian alutsista gk mikir kedepannya spt apa?

  5. ”.Kita
    juga akan beli Alutsista yang dapat menjawab
    tantangan perkembangan kedepan. Sebagai pengguna saya berharap pesawat-pesawat itu dapat
    dihadirkan pada 2016, meskipun semua disesuaikan
    dengan kondisi perekonomian negara.”

    Hmmm…. gk sabar tunggu tahun depan yang datang barang apa aja 🙂

    • yang udah pasti AW101 nya pak jokowi dan Apache 😆

    • Dari kalimat ini : “Sebagai pengguna saya berharap pesawat-pesawat itu dapat dihadirkan pada 2016”
      kok ya aneh seandainya beli taun depan, tahun itu juga datang, kan beli jet tempur ga kayak beli mendoan katanya. Kalau sudah begitu saya kok berasumsi, kalimat itu (yg berisi harapan) didasarkan karena deal kontrak sudah sign. Tapi kok anehnya lagi, sampai saya nulis ini saya belum dengar SU-35 nya sign kontrak.
      Tambah puyeng pala berbie aku…

  6. Ditingkatkan dari type C ke type D ???

    Gak terbalik tuh 🙂

  7. Ga sabar nunggu akhir november kira2 jumlah su-35 8-12-24 atau 34 doakan aja semua lobi2 lancar

  8. tipe C ke D? Mungkin maksudnya ke B kali 😀
    btw kalau jadi pearl harbour, hebat tuh, lampu hijau SAM kah?

  9. hehehehe…admin mabok cap tikus terus ni tiap malam…min,min..ohh tukimin,tukimin..xixixi

  10. wkwkwk bayangin ruang dapur ke ruang tamu dipisah ama tanah orang 😆 gmana ya tuh bung @sal

  11. ‘Mengantipasi berbagai perkembangan yang mungkin terjadi, TNI AU telah meningkatkan status Lanud Ranai dari tipe “”C” menjadi tipe “D”

    Salah ketik kali ya?. Ini turun kelas namanya.

  12. bung admin..tlg carikan info tntg kontrak freeport,soalnya di surat kabar Kedaulatan Rakyat yogyakarta edisi hari ini ad berita kontrak freeport thn 2020 tdk dperpnjng lg..mksh

  13. Sekedar informasi.
    Bahwa yg berdiri didepan pesawat seperti pada gambar foto diatas adalah jenis alutsista terbaru yg akan diakuisisi oleh TNI.
    Alutsista ini sangat mumpuni sebagai penangkal segala jenis rudal, karena memiliki radar kembar di bagian atas guna menangkal serangan rudal lawan. Sedangkan alat sonar kembar dibagian belakang yg berfungsi sebagai anti serangan kapal selam.
    Alutsista ini juga mampu menangkal serangan pesawat tempur siluman. Efektif berfungsi jika dioperasionalkan pada malam hari.
    Salam damai NKRI

  14. Terus Akhir Nopember ini Su-35 jadi deal Pak ato masih mundur lagi bbrpa bulan krn masih belum bisa mutusin krn Faktor2 lain yg mengakibatkan Su-35 tertunda lagi MoUnya

  15. buat pespur kita rudale boleh apa saja yang penting jg pake pisang aja ky tetangga sebelah

  16. tanggapan ane kalau soal sukro 35…duduk nyantai sambil nikmati kopi angat ama gorengan panas2..ma’nyoss…
    Satu kalimat untuk TNI kita…salut utk strategi pertahanannya…
    Jaya terus negriku..BRAVO TNI

  17. ikut absen,alusssita didepan emang menggoda body pespurnya xixixixixxi

    salam damai selalu:)

  18. Pak birin dah jadi nikah ama saya buu biriiin..

  19. ngintip pngkln laut d surby pke maps.. mode satelit.. kpal yg lbh lgsng dr lpd dn lbh pjg dr bung tomo class pda bris rapi ….
    xixixi

  20. sukhoi memang menggoda,,,,xixixi

  21. ikut nyimak aja sambil nyeruput kopi,mau komen udh kesorean..

  22. natuna di jadiin benteng utama kepulauan riau…

  23. 1

 Leave a Reply