KASRAT, Kendaraan Amfibi Pendarat Inovasi Prajurit Marinir

KASRAT, Kendaraan Amfibi Pendarat Inovasi Prajurit Marinir

Jakartagreater – Telah banyak kendaraan amfibi yang dibuat mulai Jeep Amfibi Serba Guna (JASGU) hingga Kendaraan Amfibi Serbaguna Pendarat (KASRAT) yang melewati berbagai tahapan inovasi dan upgrade secara terus menerus. Kendaraan amfibi KASRAT yang dikembangkan Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AL (Dislitbangal) akan masuk tahap uji coba long range navigation.

Pencetus sekaligus pemimpin proyek pengembangan KASRAT adalah Komandan Resimen Bantuan Tempur 2 Marinir (Danmenbanpur 2 Mar) Kolonel Marinir Citro Subono, mengklaim saat ini kendaraannya merupakan salah satu kendaraan amfibi yang tercepat, serta memiliki daya jelajah yang jauh di air berkat sejumlah sistem yang telah di-upgrade, dirilis Penerangan Resimen Bantuan Tempur 2/Marinir, 11 Juli 2020. .

Dari berbagai uji coba di air, Kolonel Marinir Citro Subono yang juga merupakan peneliti Dislitbangal mengatakan bahwa KASRAT hasil ciptaannya di air dengan didukung dua baling-baling setara kapal atas air, akan mampu menembus kecepatan maksimum hingga 12 knot walaupun bodinya terbuat dari bahan baja dan mengusung konsep kendaraan berat ala militer.

KASRAT, Kendaraan Amfibi Pendarat Inovasi Prajurit Marinir

Keunggulan lainnya KASRAT adalah mampu melakukan long range navigation atau berlayar jarak jauh karena sudah menjadi rahasia umum bahwa rata-rata kendaraan amfibi tidak mampu bertahan lama saat di air.

“KASRAT ini merupakan hasil kegiatan saya selaku peneliti Litbangal pada tahun 2016 hingga saat ini dikembangkan serta disempurnakan terus tanpa henti. Kendaraan ini berbahan baja namun dapat melaju kencang di air. Rata-rata kendaraan amfibi yang dimiliki TNI berat saat melaju di air dengan kecepatannya hanya berkisar 5 kilometer per jam. Salah satu keunggulan KASRAT ini adalah kecepatannya hingga 12 knot atau setara dengan 25 hingga 30 kilometer per jam sehingga untuk ukuran Asia termasuk paling cepat,” ujar Kolonel Marinir Citro Subono.

“Sesungguhnya KASRAT ini dikembangkan untuk kemandirian alutsista dalam negeri secara fisik dimana perancang dan pembuatnya adalah prajurit-prajurit Korps Marinir sehingga diharapkan ke depan akan mampu meningkatkan kualitas dan tugas unsur Angkutan Korps Marinir secara optimal dalam pengembangan organisasi satuan yang baru, yaitu Resimen Angkutan Marinir untuk mendukung tugas pokok Korps Marinir,” ujarnya. (Yosafat RH/Menbanpur 2 Mar).

3 pemikiran pada “KASRAT, Kendaraan Amfibi Pendarat Inovasi Prajurit Marinir”

  1. Lumayan sih bisa berenang di air hanya saja belum berani gunakan desain baru yang lebih “pas” untuk militer masih tetap gunakan basic truck biasa dan kemungkinan masih 2X4 WD sepertinya masih kesulitan jika akan naik kedarat jika bibir sungai/pantai tidak landai, bakal keganjel lower front body/panel, juga type dan dimensi roda kurang mengakomodir untuk bisa memanjat bibir sungai/pantai…mungkin lho, tapi inovasi yang bagus perlu pengembangan

Tinggalkan komentar

Most Popular

Komentar