Feb 262015
 

Jakarta – Kebijakan terbaru dari Menkominfo Rudiantara yang mengharuskan produsen smartphone di pasar Indonesia untuk menggunakan 40 persen komponen lokal di produknya membuat produsen smartphone global resah.

image

Dilansir Reuters (25/2, produsen smartphone global seperti Apple dan HTC dilaporkan kurang menyetujui kebijakan tersebut. Selain itu, perwakilan Departemen Perdagangan AS (USTR) dan perwakilan forum multinasional juga disebut tengah melakukan komunikasi dengan pihak berwenang Indonesia untuk membahas rencana kebijakan tersebut.

Kebijakan yang akan diwujudkan dalam undang-undang yang diperkirakan akan mulai berlaku 1 Januari 2017 ini disebut pihak USTR akan menghambat upaya perusahaan untuk benar-benar bisa memperluas ekspansi produknya ke wilayah Indonesia.

“Amerika Serikat ikut memperhatikan masalah ini, dan sangat mendukung untuk bisa memastikan bahwa teknologi informasi dan komunikasi dapat berperan penting bagi perkembangan ekonomi dan hal tersebut dapat tersedia di Indonesia,” kata juru bicara USTR.

Namun meski mendapat penolakan dari produsen smartphone luar yang diwakili Departemen Perdagangan Amerika Serikat, namun Menkominfo, Rudiantara sepertinya akan tetap melanjutkan pematangan undang-undang terkait penggunaan komponen lokal di perangkat smartphone dan tablet yang dipasarkan di Indonesia.

Rudiantara sendiri mengatakan jika kebijakan ini membuat Indonesia bisa mencicipi sedikit dari manisnya penjualan smartphone di Indonesia yang mencapai angka USD 4 miliar atau sekitar Rp 51,4 triliun tiap tahunnya.

Selain itu, peraturan ini juga disebut sejalan dengan rencana Presiden Joko Widodo untuk mengubah Indonesia dari konsumen menjadi negara produsen. (Merdeka.com).

Bagikan :

  65 Responses to “Kebijakan Menteri soal Smartphone, Mantap !”

  1.  

    1

    •  

      Weh kok sepi..

    •  

      Hasilnya bwt pengembangan alutsista..radar..pespur..tank..rudal..lontong..satelit..

      Pokoknya semua transaksi apapun hrs disisihkn keuntungannya bwt pengembangan alutsista..

    •  

      Ini baru kebijakan yg mantap. Tidak insidental dan gertak sambal yg buntut2nya bayar mahar. xixixixi. Lanjutkan.

      •  

        Kebijakannya memang mantap, tetapi formulanya harus dirumuskan sebaik-baiknya jangan sampai bertolak belakang dengan usaha Jokowi yang berusaha menarik investasi asing masuk sebanyak – banyaknya malah akan kontra sebaliknya. Sekedar info pertengahan tahun ini General Motor dipastikan akan hengkang dari Indonesia itu pertanda pengangguran bertambah lagi, memang hengkangnya GM bukan secara langsung diakibatkan oleh kebijakan ini, tetapi hal ini jangan menjadi akumulatif hengkangnya investor asing lain yang saat ini sedang dalam kondisi wait and see.

        •  

          gm hengkang dari indonesia karena kalah bersaing dengan brand jepang. jajaran sales mereka terlalu menganggap tinggi produk mereka dan tidak mau memanfaatkan momentum. pertama kali kemunculan spin dengan spek yang bagus dan harga yang lumayan terjangkau. spin pada saat itu head to head dengan r3. sayangnya alih2 memberikan diskon, bahkan jajaran salesnya kurang agresif menggaet pelanggan. bayangkan saja untuk produksi mobil dengan vin tahun lalu, toyota dan daihatsu sampai memberikan diskon mentok 25 juta dan itupun sudah bertabur bonus. bahkan nissan sanggup memberikan diskon sampai 40juta. bagaimana dengan spin ? mentok di 15 juta itupun diikuti dengan prosedur yang bertele-tele. akhirnya banyak yang mundur dan beralih ke kompetitor.

    •  

      aduh ngak sopan nih yang photo2 istriku :mrgreen:

  2.  

    Mantappp…..!!

  3.  

    Iya kok sepi?

  4.  

    Semoga produk Apple dan Samsung bisa diproduksi di indonesia.

    •  

      salam bung…
      yaahhh walaupun tidak diproduksi disini, paling tidak pemain merk lokal bisa berjaya meraih pasar sendiri..

      •  

        Sepertinya utk tahap sekarang blom bisa bung, utk pemain lokal bermain dominan dipasaran dalam negeri. Mengingat produk lokal masih kalah bersaing.
        Disamping itu jg masyarakat masih blom sepenuhnya mempercayai produk lokal. Semoga kedepan termasuk saya sendiri lebih mencintai produk lokal. Hingga produk lokal besar di negerinya sendiri.

        •  

          Jika tidak sekarang kapan mas dimulainya??????????
          saya LEBIH SUKA beli barang LOKAL walaupun itu masih tidak lebih baik dari produk full impor, kalau kita semua mau beli saya yakin produk LOKAL tersebut akan terus melakukan INOVASI.
          karena Produk LOKAL sudah memiliki cukup dana untuk melakukan INOVASI dari hasil penjualan mereka ke kita.
          “sesama anak negri”

          LOVE Indonesia

    •  

      satu persatu menteri mulai menunjukkan “wajah manisnya”. mulai mau memperhatikan kepentingan masyarakat dan industri lokal. Tinggal menteri rini dan puan nih mana kerja kalian???

    •  

      sama seperti produk Samsung yg sebagian komponen samsungnya dibikin dicina,bagus tuh idenya bisa nambah pendapatan negara

  5.  

    peraturan ini bakal berlaku mulai kapan, ya?

  6.  

    Selamat..kepada ibu pertiwi yg akan berubah dari negara konsumen mjd negara produsen…

  7.  

    mantap gambar artikelnya, he..he..he….. mak nyossssssss.

  8.  

    Sebagaimana perusahaan Indonesia untuk menghasilkan barang barang pesanan mereka/negara as dan eropa juga harus memenuhi syarat syarat yang mereka tentukan lewat pihak ke tiga, kebijaksanaan ini akan membantu ekonomi lokal yang pada akhirnya akan mengangkat kesejahteraan, yang jadi pertanyaan apakah para pemimpim akan konsisten dengan desakan dari para pengusaha dan negara produsen smartphone, seperti contoh perpanjangan mou pt freeport sudah jelas jelas melanggar peraturan masih diperbolehkan ekspor biji tambangnya,
    Semoga saja kebijaksaan pemerintah sekarang ini akan selalu berpihak kepada rakyat, maaf komennya rakyat biasa. Salam NKRI

  9.  

    SETUJU BANGET!!!! Dari negara konsumen, jadi negara produsen!! Kalau bisa di setiap lini contohnya_ ranpur,pespur,rudal,mobil,sepeda motor,dll. Seperti india yg sudah bisa buat segalanya.

    •  

      AMIIN,

      Tapi kita harus tetap pastikan apakah produk tersebut di produksi di Indonesia, takutnya hanya
      capnya saja Indonesia tapi sebenarnya produksinya di luar.
      di indonesia hanya numpang pasang label MADE IN ….

      LINUX admin

  10.  

    Semoga tidak sebatas wacana….

  11.  

    Bagi negara luar Indonesia adalah pasar yang menggiurkan, kenapa gak dari dolo pak dibuat aturan begini biar semua semua saling menguntungkan..Lanjutkan Pak Menteri..!

  12.  

    Keberanian pak mentri rusdiantara patut kita dukung (smart) untuk menghidupkan industri lokal dan menciptakan lapangan kerja. 10 jempol

  13.  

    jepollllll, bungkusnya jangan dihitung sebagai TKDN,

    karena mereka mengakali TKDN, dengan bungkusnya saja

    sedangkan dari mulai kabel, charger, batre semua made in chin*

  14.  

    Mantap

  15.  

    nah.. gitu dong.. terapkan juga keseluruh segmen industri dan perdagangan, semua wajib menerapkan kandungan industri lokal sehingga dampaknya bisa menyerap tenaga kerja lokal, bisa mendorong tumbuhnya/ terbentuknya industri pendukung baru, dan meningkatnya devisa negara… jangan takut investor akan hengkang karena mereka akan rugi sendiri karena kita merupakan pasar konsumen dari kalangan klas ekonomi menengah yang sangat besar di dunia..

    •  

      Betul itu mas kafa,, Indonesia adalah pasar yang sangat potensial karena masyarakatnya sangat KONSUMTIF, walaupun hanya memiliki uang minim mereka akan tetap beli walaupun dengan cara KREDIT karena kita kebanyakan melihat sesuatu bukan dari fungsi tapi dari penilaian orang lain.
      mereka tidak akan hengkang karena kita adalah pasar yang sangat besar.
      walaupun hengkang saya akan sangat senang karena produsen lokal akan kebanjiran pesanan yang mengakibatkan meledaknya produksi dalam negri yang akhinya akan membutuhkan banyak tenaga kerja Indonesia yang hasilnya bisa dinikmati anak anak mereka, yang suatu saat nanti menjadi penerus KEJAYAAN INDONESIA.

  16.  

    …produsen smartphone global seperti Apple dan HTC dilaporkan kurang menyetujui kebijakan tersebut…

    Apple sudah investasi produksi di Tiongkok. Gimana kalo ditarik ke mari?
    Foxconn bukannya mau buka pabrik di mari?

    •  

      Memang para produsen akan keberatan kalo kebijakan ini diterapkan. Andaikata kebijakan ini diterapkan dan para produsen mengajukan gugatan lewat pengadilan arbitrase intrl. Karena tidak sesuai uu WTO atau katakanlahMEA.. Bagaimana peluang kemenangan untuk pemerintah bung?

    •  

      Memang para produsen akan keberatan kalo kebijakan ini diterapkan. Andaikata kebijakan ini diterapkan dan para produsen mengajukan gugatan lewat pengadilan arbitrase intrl. Karena tidak sesuai uu WTO atau katakanlahMEA.. Bagaimana peluang kemenangan untuk pemerintah bung Drop zone?

  17.  

    @ saya kok malah meng-komentari foto nya ya

    tuh siapa seh yang ambil gambar, kok bisa-bisanya meng”endus ” cewek ,

    Iso Ae mas …..

  18.  

    setujuuu…

  19.  

    ga kebayang kalau penguasaan teknologi kita sudah setara jepang, SDA kita kuasai sepenuhnya, pemerintahan bersih , hukum benar benar ditegakan tanpa pandang bulu ga mustahil negara kita menjadi superpower

  20.  

    Hal Ini juga menekan ketergantungan indonesia pd produk luar sehingga lupa membangun produk dlm negeri.

    Sekarang defisit perdagangan yg disebabkan oleh besarnya impor barang membuat kita untuk bersaing dlm pasar bebas asean diragukan.

  21.  

    Sepertinya diragukan jika perusahaan besar seperti apple dan htc mau membuka pabriknya disini, tetapi Oppo sudah menyetujui menggunakan 40% komponen lokal yg digunakan .

    Jika pasar bebas asean diberlakukan saja pasar nasional sdh dipenuhi produk asing, apalagi ketika tdk dikenakan sistem tarif. Matilah produk lokal, kalah bersaing .

  22.  

    jujur aja ya produk Indonesia di luar negeri selalu di cari, tapi anehnya orang Indonesia sendiri hobinya koleksi produk luar negeri, udah saatnya orang Indonesia otaknya di cuci pakai daia biar mencintai produk dlm negeri

  23.  

    JIKA DILAKSANAKAN
    Kebijakan ini dapat memberdayakan produksi dalam negeri. Pemerintah secara tidak langsung menekan .co .co LN untuk mendirikan pabriknya atau JOB dengan preusahaan lokal. ujung-ujungnya membutuhkan tenaga kerja. Otomatis menarik angkatan kerja indonesia yang banyak ini. Apalagi pasti perusahaan itu berprestise krn potensi pasar Indonesia yg besar ini. Mereka juga butuh citra tinggi di publik. Hasilnya CSR banyak bertebaran. Acara sekoah makin maju apalagi perusahaan itu sudah punya nama baik dimata pelajar. efek berantai yang bagus.
    HARUS TERLAKSANA

  24.  

    Brilliant. Ini yang harus dilakukan pemerintah kita jauh-jauh hari sebelumnya. Keberanian dan ketegasan dan wawasan jauh kedepan untuk membuat kebijakan ini menurut saya bisa diacungkan jempol. kita tidak perlu menghiraukan negara lain, loh wong banyak produk kita sendiri yang kena proteksi di luar sana tanpa negara lain memperdulikan kita karena pasti mereka akan melihat keuntungan mereka sendiri dan keberhasilan perekonomian negaranya juga.

    Cuma satu saran saya, kita harus tegas seperti menteri susi untuk meningkatkan perekonomian kita karena selama ini kita sangat dirugikan padahal kita kaya akan sumber daya alam dan pasar raksasa mereka. ketegasan lainnya yang harus dilakukan adalah UU minerba jangan lagi memberikan konsensi lagi apapun karena itu UU sudah lama sekali. Biarkan mereka patuh kepada UU bukan UU yang patuh kepada asing.

  25.  

    Alhamdullilah mentriku pinter

    Jaya Indonesiaku

  26.  

    Yg pastix harga smartphone bsa ditekan jdi lebih murah.

  27.  

    itu asli bung cewenya?

  28.  

    Keputusan yang harus diantisipasi oleh para produsen part smartpun. Hitungan 40% itu kisaran part yang mungkin bisa disuply oleh produsen lokal apa saja kira kira…? Kemasan mungkin, lengkap logo hologram, buku petunjuk bahasa Indonesia, charger komplit kabel, perakitan, testing dll, lalu packaging, distribusi, after sales service, promosi, dll nya lagi apa sekiranya bisa sampai 40% dari harga jual. Lalu pajak dihitung tidak…? Adakah Warjagers yang bisa mengkominfokan secara lengkap dan akurat..?

  29.  

    Nah, ini nih kebijakn yg dinanti2 rakyat. Wlu sbtlnya kt msh trlalu mngalah dlm pembagiannya. Mstnya jgn 40:60 utk kita, tp 60:40 atau setdknya 51:49 utk kita. Tp itu sudah oke lah.
    Klu mslh produsen luar mngeluh sih itu sdh biasa. Ga usah dihiraukn. Jgnkn itu, adanya pesaingpun, inginnya sih jgn. Klu bs sih dunia milik kt berdua. Yg lain ngontrak.
    Hehehe!
    Ayo pr pemimpin, kuatkn tekadmu utk mmakmurkn RI yg tercinta ini. Jgn smp mlempem ditengah jln, apalagi krn suap.
    Na’udzu billah mindzalik.

  30.  

    Hadeeeh si Yayuk, udah dbilang jaga rumah ane dan bersih2 halaman malah kelayapan cari HP, kepoto lagi…

    Smoga mimpi Indonesia menjadi Negara Produsen segera terwujud…
    Ada beberapa solusi untuk penyakit bawaan orang dijajah yaitu “mendewakan barang luar negeri”
    1. Bikin aja nama merk luar negeri
    2. Jual produknya keluar negeri, kalo udah terkenal baru dpasarkan di dalam negeri.

    Misalnya seperti The Executive, gak banyak orang tau kalo itu merk asli Putra Bangsa kita

  31.  

    Sesungguhnya tidak mustahil industri smartphone dalam negeri kita bisa bersaing dengan produk dari negara lain. Harus serius meningkatkan kualitas dan purna jual. Yang sering menjadi keluhan itu kan kalau rusak spare part nya susah, garansi bertele-tele, service center hanya di kota2 besar. Kalau hal2 seperti itu bisa diatasi oleh produsen lokal, saya yakin yg tadinya cuma impian, akan menjadi kenyataan. Tetap semangat mendukung industri dalam negeri.

  32.  

    untuk mengembangkan produsen chip lokal. ada perusahaan lokal. saya lupa namanya. baguslah

  33.  

    chip untuk jaringan wireless, perusahaan indonesia sudah ada yg bs desain dan produksi

  34.  

    Setuju banget. Jadilah indonesia yang mandiri.dan berdikari. Berhentilah jadi konsumen trus tapi harua jadi ptodusen juga walau 70 persen lebih baik. Semua keuntunga. Di bawa keluar negri. Ayao indonesia lumayan banyak memakain smartphonr krn penduduk kita yg banayak.

 Leave a Reply