Aug 112017
 

INS Sindhurakshak (photo : Youtube)

Sebuah laporan investigasi menyebutkan, penyebab terbakarnya kapal selam INS Sindhurakshak karena kebocoran oksigen pada torpedo yang sudah kadaluarsa.

Kapal selam Kilo class Sindhurakshak terbakar pada tahun 2013 dan akhirnya ditenggelamkan secara total pada tahun 2017.

Sebuah laporan yang diajukan ke Parlemen pada hari Jumat mengutip Dewan Penyelidikan (Board of Inquiry), setelah di analisa secara ilmiah dan pertimbangan yang cermat menyebutkan, kebocoran oksigen dari torpedo merupakan penyebab utama insiden mematikan tersebut.

Board of Inquiry juga menyatakan operasional kapal selam pada bulan Agustus 2013 oleh Angkatan Laut India tidak dibenarkan karena tidak mengikuti standar operasi kapal (Ships Operating Standards – SHOPS) untuk kapal selam sesuai persyaratan.

Persiapan dan penempatan operasional ‘Work Up’ kapal selam juga tidak dilakukan sesuai persyaratan, dari dua minggu namun hanya dilakukan dalam waktu satu minggu.

Uji coba dan kalibrasi pada sistem alat bantu dan sensor navigasi harus diselesaikan sebelum kapal selam siap dioperasikan, namun, dalam kasus INS Sindhurakshak, Sea Acceptance Trials dari dua peralatan penting tersebut tidak diselesaikan bahkan pada saat persiapan untuk operasional, tulis laporan investigasi.

“Otoritas kapal selam tidak benar menilai kelelahan awak kapal sebagai penyebabnya, selain itu kapal selam tersebut memuat amunisi yang mendekati masa kadaluwarsa”.

Angkatan Laut India beralasan kepada auditor sebenarnya sea acceptance trials sangat ketat, namun karena datangnya musim hujan, uji coba dan kalibrasi tidak dilakukan karena gelombang laut tinggi melebihi batas yang ditetapkan dalam protokol.

INS Sindhurakshak adalah kapal selam diesel elektrik Kilo class buatan Rusia dan bergabung pada bulan Desember 1997.

Kapal selam tersebut mengalami insiden kebakaran ringan pada tahun 2010 dan kebakaran besar pada 14 Agustus 2013 yang mengakibatkan tenggelamnya kapal selam di galangan kapal Mumbai.

Laporan tersebut menambahkan bahwa antara tahun 2007-2008 dan 2015-2016, kapal permukaan dan kapal selam Angkatan Laut India terlibat dalam 38 kali kecelakaan yang disebabkan karena kebakaran, ledakan, dan banjir.

“Angkatan Laut India sejak awal tidak memiliki kerangka kerja yang terlembaga untuk menangani masalah keselamatan. Sebuah organisasi yang bertugas menangani masalah keamanan telah disiapkan oleh Angkatan Laut India hanya pada tahun 2014, namun demikian sanksi terkait insiden kecelakaan kapal selam tersebut masih menunggu dari pemerintah, ”

Citytoday

  12 Responses to “Kebocoran Oksigen Torpedo Penyebab Terbakarnya INS Sindhurakshak”

  1. India keasyikan belanja alutsista tapi soal keamanan operasionalnya kedodoran…

  2. kebanyakan joget2 sih :v

  3. Kurang disiplin dan profesional, kebanyakan mabuk para personilnya x, org Indiakan suka mabuk2an!

  4. akibat jorok sih ..

  5. Ga darat.. ga udara.. ga laut.. sama aja…

  6. seperti itu mau melawan tentara merah china.?? personil kurang disiplin.

  7. kebocoran oksigen dari perut bung edo… meyebabkan bocornya gas yg wangi dan segar….hihihihi…kabbbuuurrrrrr

  8. Scorpene juga bukanya tanpa masalah… lihat punya tetangga sebelah… dan kalau mau memiliki yang benar2 gahar harus mendapatkanya dari yang benar2 memiliki pengakuan dari negara lain… memiliki Scorpene tidak akan membuat ngeri tetangga, memiliki kilo bahkan sampai USA pun akan sangat penasaran…
    Untuk India, anda harus memahami sifat dan etos mereka, India berbeda dengan Jepang yang attitude kerjanya gila, teman saya yg jualan alat berat saja heran sama orang India yang cenderung sembrono, membeli alat transportasi handling dari kapal tanpa di asuransikan dan ternyata jatuh pada saat unloading dari kapal… itu beberapa contoh kekurangan mereka, bukan karena alatnya tetapi karena kedisiplinan penggunanya…
    Negara2 disekeliling kita cenderung dekat dengan group barat, sehingga kalau ingin mengimbangi hindarilah menggunakan alutista buatan group barat… itu saja ilmunya, sesederhana itu

 Leave a Reply