Sep 182018
 

Facebook, Youtube dan Twitter adalam media sosial yang populer saat ini Β© World Atlas

JakartaGreater.com – Kepala Staf Angkatan Udara India, Marsekal B. S. Dhanoa di hari Jumat mengatakan bahwa kegiatan online lebih lama di media sosial alias medsos menyebabkan para pilot India menjadi kurang tidur, seperti diberitakan Business Standard.

Berbicara dalam konferensi tahunan ke-57 oleh Indian Society of Aerospace Medicine, Kepala Staf Angkatan Udara India mengatakan bahwa “kecanduan media sosial hingga larut malam” menyebabkan para pilot kurang tidur dan sangat penting untuk dapat memiliki mekanisme pemeriksaan medis untuk hal yang sama.

Jet tempur multirole Su-30MKI India. Β© Bikash Das Wikimedia Commons

“Di masa lalu, jika seorang pilot terlalu banyak minum alkohol, bartender akan tahu. Bahkan jika bartender itu tidak tahu, orang lain akan tahu tentang hal itu dan pilot akan diberhentikan terbang saat ini. Sekarang ini kita bahkan memiliki alat analisis nafas untuk itu”, sebut Kepala Staf Angkatan Udara India.

“Masalah yang sekarang muncul karena media sosial adalah pilot menjadi kurang tidur. Harus ada mekanisme pemeriksaan dimana kita harus bisa melihat bahwa orang ini tidak cukup fit untuk masuk ke kokpit”, tambahnya.

Marsekal Dhanoa mengutip contoh mengenai kecelakaan udara 2013 di Barmer,Β Rajasthan dan mengatakan bahwa pesawat tersebut jatuh disebabkan oleh pilotnya yang kurang tidur. “Para penggunaan media sosial sebagai tantangan baru yang menyebabkan perubahan dalam gaya hidup masyarakat”, katanya.

Bagikan:

  9 Responses to “Kecanduan Media Sosial, Pilot India Kurang Tidur”

  1.  

    Semoga bung @Agato bisa mikir, bahwa yg terjadi sebelumnya bukan kesalahan mesin πŸ˜› hihihihih

  2.  

    saya sih berharap pilotnya bukan

    1 bung lingkar su 35
    2 bung agato f 35

    coba bayangin dah sendiri

    hahaha ..

  3.  

    Kalau saya pikir2, ada teknologi yang kurang dari su-35 Indonesia. Teknologi gantungan pesawat. Mungkin akan jadi teknologi masa depan.

 Leave a Reply