Kecelakaan Pesawat Tempur Hawk 108 Malaysia, Satu Pilot Tewas

pesawat hawk 108 malaysia

JakartaGreater – Satu jet tempur Hawk 108 Royal Malaysian Air Force (RMAF) mengalami kecelakaan di pangkalan Angkatan Udara Butterworth, Penang, Malaysia pada Selasa malam, 16 November 2021.

Menurut Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein dalam twitternya, salah satu dari dua pilot RMAF itu tewas, sementara satu lainnya terluka.

Kecelakaan pesawat ini terjadi saat kedua pilot sedang melakukan latihan terbang malam (night flying).

Menteri Pertahanan Malaysia menginstruksikan RMAF untuk memberikan laporan yang lebih rinci dan menyelidiki penyebab insiden itu.

RMAF mengeluarkan pernyataan yang mengidentifikasi pilot sebagai Mayor Mohd Fareez Omar yang mengalami cedera, dirawat di Rumah Sakit Seberang Jaya. Sementara Kapten Mohamad Affendi Bustamy dinyatakan meninggal dunia.

Hishammuddin Hussein menyampaikan belasungkawa kepada keluarga pilot yang meninggal dan mengatakan bahwa kopilot yang terluka telah dikirim ke fasilitas kesehatan untuk perawatan medis darurat.

Insiden Jet Tempur Hawk RMAF

jet tempur hawk 100 200 malaysia

Jet Hawk 100/200 Malaysia (@ RMAF)

Kantor berita Malaysia Bernama melaporkan ada sembilan insiden kecelakaan atau melakukan pendaratan darurat yang melibatkan jet tempur Hawk 100/200 Royal Malaysian Air Force (RMAF), sejak tahun 1996.

Kecelakan pertama terjadi 18 Juni 1996, ketika pesawat Hawk 108 jatuh saat melakukan penerbangan pelatihan di dekat Pangkalan Udara RMAF di Butterworth, Penang. Tidak ada korban dalam insiden itu.

Kecelakaan kedua terjadi 23 Juli 1996 ketika sebuah jet tempur Hawk jatuh dan meledak di sebuah jurang kecil di luar Bandara Labuan, di Labuan. Dua pilot dinyatakan selamat.

Dua kecelakaan terakhir sebelum peristiwa 16 November 2021 adalah insiden pada 4 Mei 2007, ketika sebuah pesawat Hawk 208 jatuh di Pangkalan Udara Kuantan, Pahang. Pilotnya dinyatakan selamat.

Sementara pada 15 Juni 2017, satu pesawat Hawk 108 hilang di utara Kuantan antara perbatasan Terengganu-Pahang setelah kehilangan kontak pada pukul 11.30. Dua pilot dinyatakan tewas dalam insiden di sebuah hutan rawa di Cukai, Terengganu.

pesawat Hawk 208 malaysia

Jet Hawk 208 Malaysia.(@Junchuann – commons.wikimedia.org)

Jet Hawk 100/200 RMAF

Royal Malaysian Air Force memiliki 18 pesawat Hawk, terdiri dari 4 Hawk 108 versi ekspor sebagai pesawat latih dan 14 Hawk 208 sebagai pesawat tempur.

Pada tanggal 5 Maret 2013, selama konflik Lahad Datu 2013, lima pesawat Hawk 208 bersama dengan tiga Boeing F/A-18D Hornet buatan Amerika beroperasi menggempur pertahanan penyusup Sulu di Kampung Tanduo, Lahad Datu, Sabah, Malaysia.

Jet tempur BAE Systems Hawk adalah pesawat latih canggih bertenaga jet mesin tunggal buatan Inggris. Pesawat ini pertama kali diterbangkan di Dunsfold, Surrey, pada tahun 1974 sebagai Hawker Siddeley Hawk, dan kemudian diproduksi oleh perusahaan penggantinya, British Aerospace dan BAE Systems. Pesawat ini digunakan dalam kapasitas pelatihan dan sebagai pesawat tempur berbiaya rendah.

Operator Hawk termasuk Royal Air Force (terutama tim tampilan Red Arrows) dan sejumlah besar operator militer asing. Pesawat Hawk masih diproduksi di Inggris dan di bawah lisensi di India oleh Hindustan Aeronautics Limited (HAL), dengan lebih dari 900 Hawk dijual ke 18 operator di seluruh dunia.

*Foto cover: dok. Pesawat Tempur Hawk Malaysia.(@RMAF)

Leave a Reply