Oct 112014
 
KRI Dewaruci di Koarmabar, Dermaga Ujung, Surabaya (all photos:  Ari JKGR)

KRI Dewaruci di Koarmabar, Dermaga Ujung, Surabaya (all photos: Ari JKGR)

Surabaya – Matahari mulai menurun di bumi Surabaya tetapi panasnya masih terasa. Sepoi angin laut sedikit membantu agar tubuh tidak terlalu kegerahan, saat mata menemukan KRI yang tersandar Indah di pinggir pelabuhan menggerakan hati untuk mengunjunginya di antara KRI KRI lain yang juga menggoda untuk disapa.

KRI Dewaruci i’m coming untuk melihat keindahanmu agar bisa berbagi kepada teman teman Warjag di seluruh Indonesia.

KRI Dewaruci adalah kapal latih bagi taruna/kadet Akademi Angkatan Laut, TNI Angkatan Laut. Kapal ini berbasis di Surabaya dan merupakan kapal layar terbesar yang dimiliki TNI Angkatan Laut. Nama kapal ini diambil dari nama dewa dalam kisah pewayangan Jawa, yaitu Dewa Ruci. Saat ini KRI DewaRuci sudah berumur 61 Tahun.

kri-dewaruci-6

Kapal berukuran 58,5 meter dan lebar 9,5 meter dari kelas Barquentine ini dibangun oleh H.C. Stulchen & Sohn Hamburg, Jerman Barat dan merupakan satu-satunya kapal layar tiang tinggi produk galangan tahun 1952 yang masih laik layar dari tiga yang pernah diproduksi. Pembuatan kapal ini dimulai pada tahun 1932, namun terhenti karena saat Perang Dunia II galangan kapal pembuatnya rusak parah. Kapal tersebut akhirnya selesai dibuat pada tahun 1952 dan diresmikan pada tahun 1953.

Tiang Tiang KRI Dewa Ruci (Ari JKGR)

Tiang Tiang KRI Dewa Ruci (Ari JKGR)

Dewaruci pertama diluncurkan pada tanggal 24 Januari 1953, dan pada bulan Juli dilayarkan ke Indonesia oleh taruna AL dan kadet ALRI. Setelah itu KRI Dewaruci yang berpangkalan di Surabaya, ditugaskan sebagai kapal latih yang melayari kepulauan Indonesia dan juga ke luar negeri.

Kapal ini memiliki 3 tiang utama yaitu tiang Bima, Yudhistira dan Arjuna serta memiliki 16 layar, bermesin 1 unit Diesel 986 HP, dengan satu propeler berdaun 4, berkecepatan 10,5 knot dengan mesin dan 9 knot dengan layar yang diawaki 75 orang.

Kemudi KRI Dewa Ruci

Kemudi KRI Dewa Ruci

Dewa Ruci sendiri adalah nama seorang Dewa kerdil (mini) berhati lembut yang dijumpai oleh Bima atau Werkudara dalam sebuah perjalanan mencari air kehidupan. Nama Dewa Ruci kemudian diadopsi menjadi lakon atau judul pertunjukan wayang, yang berisi ajaran atau falsafah hidup moral orang Jawa.

Kisah Dewa Ruci menggambarkan sebuah kepatuhan seorang murid kepada guru, kemandirian bertindak, dan perjuangan keras menemukan jati diri. Pengenalan jati diri akan membawa seseorang mengenal asal-usul diri sebagai ciptaan dari Tuhan (Sangkan Paraning Dumadi).

Pengenalan akan Tuhan itu menimbulkan hasrat untuk bertindak selaras dengan kehendak Tuhan, bahkan menyatu dengan Tuhan atau sering disebut sebagai Manunggaling Kawula Gusti (bersatunya hamba Gusti). Walaupun bukan bagian asli dari kisah utama dalam wayang, cerita ini sangat populer dalam masyarakat Jawa.

Di KRI ini tokoh Dewaruci terpampampang di sebuah meja makan oval berukuran 4×6 meter. Dewa Ruci digambarkan sedang menatap Bima yang mencengkram naga di lautan. Lukisan itu menceritakan Dewa Ruci menjadi Guru Bima hingga akhirnya sang Bima menemukan sebuah kebenaran dan kejujuran saat bertarung dengan naga di samudera.

Tiang Depan Bima (35,25m) (all photos: Ari JKGR)

Tiang Depan Bima (35,25m) (all photos: Ari JKGR)

Penamaan KRI ini sangat sesuai untuk pembentukan karakter kadet kadet TNI AL yang biasanya ikut magang berlayar bersama KRI Dewa Ruci ditingkat III menuju perwira dalam praktik pelayaran KJK (Kartika Jala Krida).

Banyak kenangan dari Para Perwira menengah dan Perwira tinggi yang masih bertugas ataupun yang sudah purna tugas dengan KRI ini. Kadang masih ingin mencoba menaiki Tiang Tiang di KRI Dewaruci, sekedar mengingat masa masa muda dulu, saat menjadi kadet atau kenangan ikut berlayar bersama KRI Dewaruci. (by: Ari JKGR).

Bagikan :

  47 Responses to “Keindahan KRI Dewaruci & Kejaran Sangkala”

  1.  

    MANTAP

  2.  

    Selamat siang

  3.  

    siang.. 🙂

  4.  

    2

  5.  

    Berkunjunglah ke BuLukumba tempat pembuatan kapaL tradisionaL finisi 🙂

  6.  

    mantap artikelnya….

  7.  

    selamat siang warjag ,,

  8.  

    ketujuh

  9.  

    Goooooddddd…

    Maaf..org bru..

  10.  

    Waow…melihat kapal Dewa ruci seakan melihat kapal zaman kejayaan pelayaran nusantara dahulu.kemudinya antik berukir nuansa artistic dan keindahan.

  11.  

    biasanya alutsista baru yg terlanjur sudah menjadi konsumsi publik maka dengan jelas akan dipublikasikan, begitu pun alutsista yg mau dipensiunkan..
    jagan tanya yg rahasia… tidak ada yg rahasia, karna bukan lagi rahasia jika dikatakan ada yg rahasia

  12.  

    Mantap kalau dunia maritim indonesia maju dgn nelayan dan angkatan laut memiliki kapal2 besar utk samudra….

  13.  

    pirates of the caribbean :mrgreen:

  14.  

    Kapal ini pernah dipinjam untuk keperluan syuting Film Holywood yang dibintangi Jodie Foster
    Kapal dirubah warnanya menjadi Hitam dan ABK juga didandani menjadi figuran di film tersebut
    Judulnya ane lupa
    Setelah syuting kapal dikembalikan kewarna aslinya.
    Salah satu Kapal Tiang Panjang yang masih tersisa didunia,

    •  

      Oh ya ane Ingat Film Ana and the King pada Thn 1999 dibintangi Jodie Foster dan Chow Yun Fat
      Dalam film tersebut, Dewaruci didesain menjadi kapal layar abad ke-18 milik Inggris. KRI Dewa Ruci merupakan kapal layar tiga tiang tinggi jenis barquentine yang banyak dipakai pelaut-pelaut Eropa dan Amerika. Jenis barquentine merupakan kapal layar tiga tiang atau lebih yang memiliki layar persegi di tiang depan.

      Atas izin Mabes TNI-AL, Dewaruci yang bermarkas di bawah Satuan Kapal Bantu Komando Armada RI Kawasan Timur (Satban Koarmatim) meminjamkan Dewaruci Ketika itu komandan kapal dijabat Letkol Laut (P) Darwanto sekarang mungkin sudah dua shuriken,,sebelumnya saat shurikennya satu menjadi kepala Staf Koarmatim berpangkat laksamana pertama

      “Saat itu 70 awak kapal berada di Penang selama dua mingguan untuk mengikuti syuting tersebut. Sebagian tampil sebagai figuran,”

  15.  

    kapal pinisi juga gak kalah hebat.

  16.  

    main di film ‘anna and the king’ klo ga salah nie KRI,,,

  17.  

    KRI dewa ruci memang melegenda…

  18.  

    Makasih Bung Ari dan Bpk Satrio, masih mulus dan terawat tuh kapal walau udah 61 tahun, sudah melatih berapa kadet ya…..? Amat berjasa ini kapal dan pastinya banyak kenangan Bpk2 TNI AL akan kapal ini………

  19.  

    cool…
    semoga ke depan TNI bsa lebih baik lgi.
    “NKRI Harga Mati”

  20.  

    cool…
    semoga ke depan TNI bsa lebih baik lgi.
    “NKRI Harga Mati”.

  21.  

    bener nih jangan jangan bung satrio pernah berdiri di salah satu tiang itu seperti kata bung dianeko…….kaya nya hafal bener….hehehehehe

  22.  

    Artikel yg saya tunggu2
    Entah sudah brapa banyak para pemimpin di tni al lahir dari kri ini
    Thanks artikelnya pak ari

  23.  

    Umurnya lebih dari 60 tahun…kurang lebih sama dgn umur manusia sekarang…mantafff

  24.  

    Sekarang baru saya tahu knp kapal Dewa ruci lambat “dipensiunkan” ( Pertanyaan yg muncul di benak lebih dari 18 thn).Adalah untuk menggembleng Taruna AAL biar bisa meresapi arti Dewa Ruci yang sebenar benarnya menuju “Manunggaling kawula gusti”.Membimbing para taruna AAL biar patuh sama atasan,melatih disiplin dan menyelesaikan tugas,mencari jati diri sebagai calon prajurit yang berpegang teguh kepada sumpah prajurit dan sapta marga.Sehingga para Taruna AAL akan mengenali siapa dirinya untuk berbakti kepada negara.
    Dewa ruci ibarat perjalanan panjang zaman keemasan armada sriwijaya,armada laksamana nala kerajaan majapahit,armada pangeran sabrang lor,atau ketaatan armada joko samudro kepada maulana malik ibrahim dan keuletan pelaut bugis hingga sampai ke pulau crishtmas.semuanya adalah dalam misi mencari “banyu penguripan/air kehidupan”.Melebarkan kekuasaan dengan bermodalkan kejujuran dan kebenaran akhirnya para ksatria berhasil menewaskan komuniti seantero nusantara tapi tetap menjalinkan hubungan antara pusat dan daerah.Semangat Dewa Ruci diharap bisa mengembalikan zaman keemasan Majapahit jilid ll dimasa akan datang dalam menjadikan Indonesia sebagai negara poros maritim dunia…..IMHO

  25.  

    Van speijk aja kalah sepuh…!!!
    Bener2 kapal dewa

  26.  

    nyimak

  27.  

    makasih om .,jadi nambah pengetahuan dech

  28.  

    Mantap.. memang keren Kapal DEWARUCI.. petinggi2 TNI AL dlu pasti banyak berlayar dengan kapal ini.. ngak rugi dulu beli Majalah Angkasa edisi khusus yang mengulas tentang DEWARUCI..

    JALESVEVA JAYAMAHE

  29.  

    disaat semua sailor didunia belajar navigasi dengan satelit, kita belajar pake bintang, ketika mereka belajar situasi pakai sensor komputer, kita belajar pake cara kuno, saat mereka belajar perang dengan mencet tombol2, kita justru masih belajar menaklukkan laut itu sendiri. Laut memiliki tradisinya sendiri, bagi dewa ruci, kemenangan bukan berasal dari tenggelamnya kapal musuh tapi kemenangan itu jika kadet mampu menguasai laut itu sendiri, menjadi lautan, berlindung dan memanfaatkan sifat sifat lautan untuk memperoleh keunggulan.

  30.  

    terima kasih buat biro surabaya atas artikelnya

  31.  

    jika ingin melihat dan naik ke kapal dewa ruci untuk siswa-siswi sd/mi
    gimana caranya

 Leave a Reply