Kejar Helikopter Apache 5 Oktober

69
77
Dengan mesin T700-GE-701D yang hemat bahan bakar, membuat  Apache AH-64E-Guardian bisa terbang lebih jauh dan membawa muatan lebih banyak (photo: US Army)
Dengan mesin T700-GE-701D yang hemat bahan bakar, membuat Apache AH-64E-Guardian bisa terbang lebih jauh dan membawa muatan lebih banyak (photo: US Army)

Indonesia dan Amerika Serikat diharapkan segera menandatangani kesepakatan (Mou) untuk pemesanan helikopter serang Boeing AH-64E Apache, oleh Angkatan Darat Indonesia.

Kementerian Pertahanan Indonesia mengatakan (20/08/2014), nota kesepahaman (MoU) itu akan mencakup penanganan dan keamanan data dan komunikasi Helikopter Apache selama operasi TNI.

apache-ri-e

MoU tersebut, saat ini sedang ditinjau oleh pemimpinan TNI dan staf. Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan dia berharap kajian tersebut segera diselesaikan untuk memungkinkan ratifikasi MoU sehingga AS bisa memberikan helikopter Apache ke Indonesia sebelum ulang tahun ke-69 TNI pada 5 Oktober. (janes.com).

69 KOMENTAR

  1. Ane setuju indonesia punya ini,selagi demi menjaga nkri tercinta, tapi ane lebih setuju lagi en bangga klo indonesia buat sendiri model beginian…ane berharep pemerintah yg baru memajukan en mendukung karya anak negeri demi kemandirian bangsa,jgn cuma beli trs malah harusnye menjual..!! Dari importir ke eksportir..!! Dari konsumen ke produsen…!!! Lanjutkan..!!! ( maksudnye lanjutkan bikin sendiri alutsista rasa indonesia ).

    ….NKRI HARGA MATI…

  2. Kenapa TNI seolah ngotot bgt yee ama ini heli, apa kisah embargo masa lalu belum cukup membuat jera??
    Toh banyak heli serbu dr negara lain yg kualitasnya ga kalah dgn apache, sperti heli dr rusia. Belinya ga ribet dan ga akan ada kegelisahan2 sperti jika terjadi sesuatu dimasa akan datang. Kenapa jadi kaya penjilat gini ya cuman karna apache.
    Mohon pencerahan dr para sesepuh..

    Sbelumnya salam kenal, sya dr kalimantan.
    Sekian lama jadi SR hehe

    • nama nya Proyek Nemesis ,
      Jika pengembangan teknologi terealiasi kyk nya akan bersanding dgn TALOS,yang mengembangkan baju “iron man” bersama militer amerika,

      Nemesis dikatakan sebagai seragam kamuflase yang dapat beradaptasi dengan penampilan lingkungan sekitar. Teknologi ini bahkan bisa melenyapkan suhu tubuh untuk menghindari sensor panas milik musuh.

      Sensor panas tubuh atau sensor thermal selalu jadi instrumen penting untuk melacak musuh saat melakukan kamuflase di medan perang.

      jadi tidak akan terlihat oleh drone / apache sekalipun.. ini antidot drone menurut saya..

  3. Apache saat ini satu2nya heli serang dengan kecerdasan buatan,mampu melakukan tindakan dengan algoritme sehingga memudahkan pilot tempur mengendalikannya,palingbtidak kita butuh 25 unit untuk menjaga areal daratan dan lautan yg sangat luas saat perang darat terjadi,lanjut pak menhan

  4. malah Baru denger bung “Nemesis Project”,hehe..Boleh di babar bung andri,?

    klo Talos pnh sempat liat artikel nya klo g slah Zirahnya Terbuat dari cairan magnetorheological. Cairan
    yg memiliki keunikan bila dialiri listrik,Dan sdh pnh ditampilkan purwarupanya di Chicago auto show tahun lalu..

  5. Gandiwa plis gandiwa,ayo pak menhan dari pd berkutat heli dari luar,mulai deh pak pemberdayaan product dlm negeri
    Klo gk kita yg memulai trs siapa lg?
    Klo gk skrng dimulai trs kpn lg?

    Ndan Sat,adakah rencana strategis pengembangan heli ini?

  6. Boleh dibungkus, makin banyak reff makin baik untuk menuju kemandirian beralutsista. Klo perlu pt di dikasih satu biar diprotoli dan dioprek. Emang mahal diongkos tapi mana ada yg gratis…..? Maaf pendapat orang awam. Moga sehat2 semua. Salam NKRI

  7. ada satu pabrik di bandung, yang membuat kain untuk militer di swedia itu. area produksinya tertutup dan sangat terkontrol, meski tukang listrik saja mau ngecek panel saja ijinya puwanjang..ditemenin,…ditungguin..gak boleh clingukan. langsung ke alat mana yg diperbaiki.

    katanya disitu kain yang bisa menyerap panas itu ditenun dan dibuat…