JakartaGreater.com - Forum Militer
Jun 092018
 

Sukhoi Su-30MK2 TNI AU. (photo: TNI AU)

Jakarta – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan kekuatan militer menjadi salah satu pilar memperkuat posisi tawar Indonesia.

“Kita memiliki kekuatan yang besar. Sumber Daya Manusia (SDM) yang mencapai 250 juta, kekayaan alam melimpah. Kalau ini disatukan, menjadi kekuatan yang besar, apalagi ditambah kekuatan militer, akan semakin memperkuat posisi tawar Indonesia,” kata Ryamizard Ryacudu dalam perbincangan dengan Antara di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, yang dirilis ANTARA, pada Jumat, 18-5-2018.

Ryamizardย  Ryacudu menuturkan Indonesia adalah negara yang cinta damai, namun tetap harus memperkuat militernya salah satunya untuk memperkuat posisi tawarnya baik di tingkat regional maupun global.

“Karena itu, kami terus meningkatkan kemampuan dan kekuatan TNI, termasuk dengan menggunakan alat utama sistem persenjataan buatan dalam negeri. Kapal Patroli, Helikopter, Senjata Serbu, semua sudah bisa kita buat, dan telah teruji keandalannya,” tutur Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

Persenjataan Strategis

Untuk persenjataan strategis berteknologi tinggi seperti Kapal Selam, Indonesia secara bertahap akan memproduksinya di dalam negeri. “Untuk pesawat tempur KFX, kita terus negosiasikan,” ujar Menhan Ryamizard Ryacudu .

Mantan Panglima Kodam Jaya dan Kodam Brawijaya itu menekankan,”Kemhan terus mendorong penggunaan Alutsista produksi dalam negeri. Sambil secara bertahap memproduksi alustsista berteknologi tinggi”. Pada tahun 2018, Indonesia memiliki Kapal Selam baru KRI Ardadedali-404 yang diproduksi di galangan kapal Daewoo Shipbuilding Marine and Engineering (DSME), Korea Selatan.

Selain itu, TNI juga menerima 8 unit Helikopter serang AH-64E Apache, buatan Amerika Serikat dan pada Oktober 2018 mendatang, Indonesia akan memiliki pesawat tempur Sukhoi SU-35 buatan Rusia.

Pembelian sejumlah alat utama sistem persenjataan itu merupakan langkah strategis Pemerintah Indonesia dalam rangka menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indoensia (NKRI) berdasar peluang ancaman yang dihadapi secara regional maupun global.

“Sejumlah persenjataan strategis itu berperan memberikan efek gentar, mengingat potensi ancaman yang dihadapi juga semakin luas spektrumnya,” ujar Menhan Ryamizard Ryacudu . Pembelian sejumlah persenjataan tersebut juga bertujuan mempercepat penguasaan teknologi Alutsista modern oleh Indonesia.

Bagikan :

  45 Responses to “Kekuatan Militer Perkuat Posisi Tawar Indonesia”

  1.  
  2.  

    Kalau mau perkuat posisi tawar indonesia,harus punya nuklir,itu yang pas.
    Kalu alutsisat saja minim,gimana mau memperkuat posisi tawar negara ini.
    Sedangkan yang punya senjata nuklir masih saja di tekan,apalgi yang gak punya.

  3.  

    Kalau mau hebat indonesia itu minimal harus memiliki anggaran pertahanan sebesar 300 Trilyun rupiah…saya kira mentri keuangan dan DPR masih meremehkah penting dan tidaknya Anggaran TNI itu..harusnya semboyannya NKRI harga mati..anggaran no Kompromi kalau sudah soal keamanan dan kedaulatan.

  4.  

    Ya paling tidak bisa jadi kucing bertaring lah drpd jadi macan ompong

  5.  

    Bisa bikin rudal saja orang sdh pada ngeper, kalo isinya gampang banyak lulusan nuklir yg kita punya

  6.  

    Jika bung Karno ga dijatuhkan th 1969 kita dah punya bom nuklir

    •  

      Sangat mungkn bung..
      Bahkan lbh dr itu bisa py ilmunya jg roket..

      Dan yg lbh mahal kemandirian pasti bisa berpuluh kali lipat dr skrg…
      Tp ya gtu mgkn akan sering berkonflik dg negara sekitar..

      Ha ha ha

    •  

      dah terlambat bung, sovyet dah beda dg rusia. jaman now uang adalah segalanya, apa ada ceritanya sekarang jadi sekutu, sahabat semua dikasih ? meski sekutu ya harus bayar, kami bantu tapi dibelakang yach pakai tembakan bantuan

  7.  

    Indo mo tingkatkan posisi tawar…

    Tu liat singapor bandel
    Malay msh bandel
    Ausi masih bandel..

    Ha ha ha

    Cuman ma timor leste yg bagus posisi tawarnya..

    Kl ingin meningkat harusnya rudal dikebut..
    Tkdn pal di tingkatkan..
    Ekonomi di bost..

    Bkn alusista kelas 2 hasil beli lg ngecer lg..
    Negara sekitar bkn anak kecil mskpun kalah dg indo alutsistanya tp mereka punya jago pukul..

    Ha ha ha

  8.  

    Apalagi kalo proyek rudal strategis(R-han) dikebut.daya tawar pasti naek di tingkat regional.jangan pernah berfikir kita tidak memiliki musuh.berfikirlah jauh kedepan…bahwa suatu waktu/saat kita bakal di keroyok atau dijajah kembali.save our motherland.

  9.  

    Indonesia akan memiliki pesawat tempur Sukhoi SU-35 buatan Rusia. ?????????

    di lapak sebelah ada kabar masih ada masalah di komoditi apa yang mau di barteeeerrrrrr ?
    masih mmmmmbulllleeeeettttttttttttttttttt ?
    semoga engga bener beritanya ?

  10.  

    Ketik #BatalkanSU35 & #F35ForIndonesia, Para Sales/Fanboy LM Mulai Mengerahkan Semua Sumber Daya Yg Ada Utk Membatalkan SU-35 Sedangkan di Pihak Pemerintah Krn Pelitx T.o.T/Offset teknologi utama & mesin jet

    •  

      loe ariev baiknya menggantikan posisi agato yg ditinggalkan nya sebagai pemburu pria rahasia yg msh dirahasiakan aming lee, nanti klu laku f35 akan dikasikan amamu komisinya dari agato bagi dua, laku bukan berarti indonesia yg mmbeli, mungkin taliban, boko haram

      hahhaahaaaa

  11.  

    MEF dipercepat dan harus bs kearah Max peduli amat ma tetangga, ketika RI lemah malah membuli iya!

  12.  

    Negeri sebelah itu skrg msh sibuk mikirin gmn caranya memadukan rompi anti peluru dgn kamuflase lingerie
    ngoahahahah…. Uhhuukkk…

  13.  

    kemaren bilangnya lain pak.. katanya kita cuma perang sama teroris ga perlu Alutsista yg canggih ..

    baru sadar atau gmn pak.. klo kekuatan militer sangat di perlukan.. dan punya daya tawar..dan daya gentar ..

  14.  

    Sipp sesuai perencanaan. Dgn sedikit pelan2 dan terukur semoga kehormatan bangsa bisa dikembalikan.

  15.  

    Semoga kita lebih kuat baik di militer dan ekonomi, jangan kayak chinos Yg dipikir cuma agresi ke negara lain, apalagi ikut cara berpikir chinos chipeng yg lucu

    ๐Ÿ˜Ž huehuehue

  16.  

    @huha
    ente kok pria rahasia terus yg disebut, sekali kali kasih clue kek, apakah pria rahasia tsb pake rompi anti peluru ato pake lingerie

  17.  

    Wah, “bisa buat” ini harus dijelaskan lebih detail, jangan jadi spt Turkey, atau lebih parah, kayak Malaysia.

    Lebih tepatnya, “BISA MERAKIT” ๐Ÿ˜€

    Masalah bahasa dan singkatan memang kacau: Hanudnas, Pangkolinlamil (ada yg tau ini apa? ๐Ÿ™‚ )

    Bikin kata2 yg praktis dan mudah dipahami apa kagak bisa? Keliatan banget cara mikirnya berbelit-belit.

    POTUS, Klo dibikin di Indonesia pasti jadinya rumit: POTUSA atau PreUnStAm — hahaha ๐Ÿ™‚

  18.  

    Nah skrg mari kita clear kan ttg masalah daya tawar indonesia ini, Sbg negara non blok tentu negara ini hrs membentuk kerja sama strategis dgn negara lain, diantaranya bidang pertahanan atau keamanan dan bidang ekonomi. Utk mempunyai daya tawar tinggi maka indonesia hrs memilih negara mana saja yg bs diajak utk kerjasama strategis, utk tiap bidang nya hrs berbeda negara atau negara yg mempunyai rival, sekaligus mengajak rival dr negara tsb utk diajak krj sama jg.

    Misalnya indonesia memilih mengajak amerika utk krj sama strategis dlm bidang pertahanan, maka indonesia hrs memilih rival dr negara amerika utk diajak krj sama di bidang lainnya misal bidang ekonomi, dan tentu saja yg dipilih adalah rusia, hal ini utk dijadikan external balancing.

    Contoh : ketika kita ingin membeli pswt tempur amerika yg mana amerika sendiri krg mendukungnya, maka indonesia bs memanas2i amerika dgn beralih membeli pswt tempur dr rusia, hal ini dilakukan spy amerika nantinya mau melunak dan menjalin lebih erat di bidang pertahanan.

    Makanya utk melakukan kerja sama strategis di banyak bidang, kita harus memilih negara yg berbeda2, dimana negara tsb mempunyai rival masing2 dan rival nya pun kita ajak krj sama utk dijadikan eksternal balancing.

    Itu sebabnya turki bisa beli S-400 tanpa kena sanksi amerika, di lain itu jg bs memiliki F-35.

  19.  

    Lautan Indonesia kalau dikelola dgn baik bakal jadi sumber devisa besar, apalagi kalau gunung emas di daerah sumatera dan sulawesi di eksplorasi dgn baik, bakalan jadi negara terkaya di dunia … ๐Ÿ˜€

 Leave a Reply