Jun 132018
 

JakartaGreater.com – Dengan mengeksploitasi sejumlah kelemahan di pesawat siluman F-22 Raptor, jet tempur Su-35 Rusia dapat dengan mudah menghancurkan jet tempur F-22 AS, seperti dilansir dari laman Bao Dat Viet.

Tujuan utama dibuatnya pejuang F-22 Raptor ini adalah menciptakan pesawat siluman yang mampu terbang ultrasonik, dilengkapi sistem elektronik terpadu dan bermanuver tinggi untuk menggantikan jet tempur F-15 Eagle.

Pesawat tempur generasi baru buatan Amerika Serikat ini dinilai dua kali lebih handal dibandingkan pejuang F-15 dan menjadi salah satu jet tempur utama di Angkatan Udara Amerika Serikat (U.S. Air Force).

Teknologi pembentuk jet tempur multiperan Su-35BM Angkatan Udara Rusia Β© Alexey Mikheyev

Menurut majalah National Interest dari Amerika Serikat, F-22 Raptor adalah salah satu jet tempur siluman paling modern di dunia hingga saat ini. Namun, terdapat beberapa keterbatasan pada jet tempur siluman F-22 Raptor ini, terutama bahwa F-22 Raptor “buta” dalam jangkauan infra-merah.

Oleh karena hal itu, kemampuan F-22 sangat terbatas ketika dihadapkan dengan lawan potensial yang telah dipersenjatai dengan sistem pelacakan dan pencarian infra merah standar (IRST).

Keterbatasan pada efektivitas tempur dari F-22 adalah bahwa mereka tidak dilengkapi dengan radar swa-gerak terbaru, sehingga pesawat tempur siluman tersebut dipaksa untuk secara manual menyesuaikan diri dengan target.

Faktanya adalah bahwa F-22 Raptor tak menerima perhatian khusus dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon, karena jet tempur multiperan F-16 Fighting Falcon telah menggantikan semua tugas mereka.

F-22 Raptor, jet tempur superioritas generasi kelima Angkatan Udara AS Β© USAF via Wikimedia Commons

Namun, menyaksikan munculnya jet-jet tempur baru oleh saingan potensial, Angkatan Udara AS mengakui adanya kebutuhan untuk terus mengembangkannya dan memberi perhatian khusus kepada penggunaan teknologi siluman.

Untuk mencapai tujuan tersebut, fase desain teknologi milik Lokheed dikombinasikan dengan mesin dan impedansi gelombang (karakteristik waveguide). Teknologi ini juga telah digunakan pada jet tempur siluman F-35 untuk versi STOVL.

Desain asli pada jet tempur F-22 bisa dilengkapi dengan delapan rudal. namun untuk beberapa alasan jumlah kapasitas angkut rudalnya telah berkurang dan setelah itu mereka juga tidak dilengkapi dengan mesin “reverse repulsion”.

Akibatnya, para pemimpin Pentagon pun memangkas anggaran pada lini produksi jet tempur siluman ini dan meluncurkan sistem IRST. Jadi meskipun itu adalah pejuang generasi kelima, namun kekuatan tempur F-22 tidak dihargai.

Tampaknya Rusia telah mengetahui adanya kelemahan pada F-22 ini, sehingga pesawat tempur multiperan Su-35 Rusia pun dilengkapi dengan sensor radar pencarian dan pelacakan infra-merah terbaru di badan pesawat.

Ini memungkinkan jet tempur Su-35 dengan mudah mendeteksi pesawat siluman AS. Pakar NI mengakui bahwa kelemahan F-22 Raptor adalah pada IRST, maka jet tempur Su-35 adalah senjata rahasia untuk melawan F-22 AS.

Meskipun hanya sebagai pejuang generasi keempat, pesawat tempur Su-35 dilengkapi dengan teknologi canggih dan tidak kalah dengan pejuang generasi kelima, Su-35 juga dilengkapi dengan teknologi infra-merah OLS-35.

OLS-35 memiliki kamera infra merah dan kamera foto-listrik. Mereka menggunakan unit optik umum serta laser jarak jauh dan teleskop pengindera jarak jauh. Sistem ini dipasang pada hidung Su-35, memungkinkannya untuk mendeteksi target dalam radius tempur 80 km.

  50 Responses to “Kelemahan Fatal: Su-35 Mampu Kalahkan F-22”

  1.  

    Nah ternyata unggul kan.? Bung Ntung….bijimane nih.?

    •  

      yaa pasti unggul lah dek, krna su 35 yg sudah menggunakan irst canggih utk memburu target tdk lg mengaktifkan radar konvensionalnya, dengan demikian apa yg bisa diserap f22 ketika mengaktifkan ram nya? melainkan hampa, utk itu su 35 dgn mudah mnjadikan f22 puingΒ², hihhihiiii

      biji mane? biji abang mau dek

      hahhaahaaaa

      •  

        Itu radar klo emg di matiin , gmn ama rcs si sukhoi, bukanx bisa ke detect ya bang?

        •  

          Biarin aja, lagi ngawar ngiwir dia. Mana paham dia soal RCS dan cara kerja radar aktif dan pasif. Hhhhhhhhhh

        •  

          pespur pengguna ram itu difungsikan utk menembus radar pertahanan musuh tanpa diketahui tapi tdk bisa menyerang target secara langsung, kecuali pespur pengguna ram mengaktifkan radar konvensionalnya maka bisa menyerang target & jk radar konvensionalnya aktif maka itu pespur sudah diketahui keberadaannya oleh radar pertahanan yg mnjd target.

          dengan demikian baiknya agato mnjlskan jwbn aming lee mengapa pria trsebut msh dirahasiakan aming lee, kebetulan agato sudah nongol

          hahhaahaaaa

  2.  

    ya klo su-35 ketemu f-22 tembak aja f-22 nya berani ga?

    ah paling juga klo ketemu cuma lambaikan tangan, sambil goyang2 sayap sukhoi…….xixi

  3.  

    80km-nya itu bos blm kedetek IRST uda dihajar AMRAAM duluan dr 120km

    •  

      kl jangkauan bs minimal 150km masih ada kemungkinan kedetek f-22 tp kl 80km kynya berat deh.

    •  

      sekali lg gue bilang, itu su 35 tdk mengaktifkan radar konvensionalnya yg hanya menggunakan irst canggih utk mmburu pespur f22, dengan demikian apa yg mnjd dasar f22 utk menarget su 35 klu radar konvensionalnya dimatikan, sedangkan ram f22 menyerap gelombang radar atau elektromagnetik yg mengenainya, sekali lg juga apa yg mnjd dasar f22 mengetahui keberadaan su 35??

      hahhahaaaa

      •  

        oh iya, IR itu tdk memiliki gelombang elektromagnetik & IR yg digunakan su 35 bisa melihat disegala cuaca & punya jangkauan & sebagainya

        hahhaahaaaa

      •  

        G usah d lanjutkan.. dia hanya bicara jarak jangkau saja… mungkin dia lelah shg tdk terbaca masalah mematikan radar konvensionalnya… mending cari tahu elaki simpanan ameng lee saja lbh penting… hehehe

      •  

        Nah ini contoh orang ngawur kalo komen. Cara kerja radar itu bukan menangkap gelombang radar musuh tapi dari pantulan refleksi atau RCS dari pesawat musuh yg ada. Mau dimatiin radarnya kalo bodi Su-35 masih memantulkan gelombang jelas bisa dideteksi. RCS Su-35 kalo lagi bawa senjata penuh bisa 1,5 sampai 3 mΒ². Jelas bisa dideteksi F-22 dan F-35 dari jarak 180 km.

        •  

          rcs itu meningkat karna ada efektivitas radar pespur tersebut yg berhamburan dari body pesawat & mesin pesawat & rudal yg menggunakan ir tdk memancarkn gelombang elektromagnetik

          nah kalau su 35 radar konvensionalnya dimatikan apa yg mau disarap ram pespur trsebut, sekali lg gue bilang, sedangkan ram itu fungsinya menyerap gelombang elektromagnetik.

          mungkin baiknya agato supaya tdk ngaur mungkin agato perlu mnjlskan dari jwbn aming lee mengapa pria tersebut mash dirahasiakan aming lee, ini kgk nagur agato

          hahhaahaaaa

        •  

          perasaan loe ajja kallee gue mengatakan cara kerja radar dr penjelasan gue sebelumnya, gue mengatakan cara kerja pespur pengguna ram, apakah loe agatu kurang banyak minum air

          tapi kebetulan loe nongol, mungkinn loe perlu mnjlskan dr jwbn aming lee mengapa pria trsebut msh dirahasiakan aming lee

          hahhaahaaaaa

  4.  

    Yg Jd Pernyataan Kenapa SU-35 Belum di Tanda tangani, Dan Barter Jg Bingung Apa yg di barter, Apa Yg di Offset, MRO di Indonesia belum Jelas Apa MRO Sukhoi ke Malaysia, Hadehhh

    •  

      Katanya minta TOT TVC engine Sukhoi utk IFX, tapi ada lagi yg bilang cuma beli adjusted TVC engine dan MRO.
      Belinya cuma sedikit lho! πŸ™‚
      Kira2 profit gede apa yg ditawarkan ke Russia?

      Tapi ada juga berita, kedepannya IFX mau bikin versi VTOL.

      Dari jaman Tsar Empire, cara pikir org Russia selalu sama. — sdh jelas, para Russia fans boy pada belum pernah urusan bisnis dg org Russia, apalagi ke Russia. Masih mimpi basah “belajar gratis” di jaman Sukarno.

      Dicoba TEST, minta tolong gratis atau minta diajarin ilmu apa aja yg gampang sama org Russia siapa aja. — check, biar tau reaksi org Russia kalo cuma dibayar pake terima kasih dan persahabatan!
      (lewat Facebook aja biar gratis πŸ™‚ )

      Sekali aja Russia fans Club dibuang ke Russia, pasti pada ikutan cewek slavic lari ke Eropa atau Amerika! haha πŸ™‚

      •  

        Keliatanx SU-35 Batal, dana teroris utk polri kalo dugaan saya utk Sebagianx utk membayar Cicilan IFX, Harapan Ane Duo Euro Canards Mau Kerjasama dg Pihak PT DI Karena Kedekatan Airbus Spt CN-235 MPA, Tdk Menutup Kemungkinan Kerjasama Rancangan Rafale dr Dasault & Typhoon Versi Indonesia, Utk IFX VTOL tdk Ada Kecuali Indonesia Dpt 2 Prototype dari 5 Prototype, Desas desus MesinJet Dpt Lisensi Hanhwa Techwin GE

      •  

        loe adrian m ngomongin fans russia, tapi agato, depazito, jimsul & lingkar lg absen, mungkin lg mmberikan pertanyaan ke aming lee, mengapa pria trsebut msh dirahasiakan aming lee

        hahhaahaaaa

  5.  

    Ada isu kontrak SU 35 belum dilaksanakan dan terancam batal karena komoditas yang akan ditukar belum jelas. Apa benar kah?

    •  

      Menurut Pendapat Sy SU-35 tdk ada tekanan dr Pentagon Krn Mattis Sdh Menjamin, Yg Jd Masalah Pihak Rusia Yg Bingung Mau Barter Atau Mau Duit Mengingat Kemenhan berencana Beli 48 Viper Pakai Duit, Jd Persoalanx di Situ, Tuh SU-35 Bertahun tahun Nggak Selesai2 Mengingat China beli tdk barter akan Menempat Puluhan SU-35 di sekitar pulau2 Laut Natuna Utara, Yah Anti dotx Duo Euro Canard di Akuisisi

  6.  

    fans fanatik ya???? ni perbandingan nya 0.3m2-0.5m2 vs 0.01m2-0.1m2 jawab sendiri mana pling sulit di temukan

  7.  

    sudah sejak lama ada perang elang tua dari As selalu pemenang,itu fakta.apalagitu ti tomcat f14 pd masanya

  8.  

    Ya jelas kalahlah, toh F22 gak pernah diupgrade sistem elektroniknya. Kalo ikut misi paling malu2 kucing xaxaxaxaxaxa

  9.  

    Tidak perlu repot-repot pakai Su 35, cukup pakai S400 sudah bisa nge-hits f22

    😎

  10.  

    Sudah hukum alam, setiap alat memancarkan gelombang radio radar maka posisi alat yg memancarkan radar tsb akan diketahui oleh alat pencari radar radio, apalagi kalau daya pancar radar sampai 200 km – 400 km maka akan mudah di deteksi.

    Mungkin f22 rcs jadi kecil karena makai model stealth yang tidak sedang memancarkan radar pelacak, tidak nembak rudal, tidak terbang, dan tentu makai alat pengacau radar.

    Teknologi siluman ini pertama kali ditemukan ilmuwan Russia Dr Pyotr pada tahun 1966, Russia pun sudah mengembangkan pesawat intai dgn teknologi siluman bahkan sudah dicoba jalan2 di gurun nevada pada tahun 1979.

    Dan sampai sekarang belum ada teknologi full siluman yang bebas nembak dan memancarkan radar mencari jejak pesawat lawan …. xixixi πŸ˜€

  11.  

    Tgl adu tanding aja agar tau mn yg terbaik walau masih muskil bs terjadi!he3

    •  

      Pertempuran nya bukan dogfight one by one tapi f22 butuh tandem 1 pesawat yg memancarkan radar pelacak jejak musuh, rudal yg ditembakkan f22 akan dipandu pespur lain, agar f22 tetap tidak pakai radar pelacak biar tetap bisa dalam metode siluman.

      •  

        Rudal F-22 dipandu pespur lain?? Sejak kapan perusahaan Ane buat rudal kayak Rusia punya??? Made in USA tuh dah fire and forget apalagi yg seri terbaru udah fire and kill. Udah gak mungkin joget2 pake Jamming ala kacang Sukro. Hhhhhhhhhh

 Leave a Reply