Kemajemukan Bangsa Kekuatan Yang Maha Dahsyat

93
23

presiden-jokowi

Jakarta – Kemajemukan bangsa Indonesia menjadi kekuatan yang maha dahsyat jika kita mampu menjaganya dengan baik, dalam bingkai persatuan dan kesatuan NKRI. Demikian dikatakan Presiden RI Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan kepada 2.000 prajurit Korps Marinir di Lapangan Apel Ksatrian R. Hartono Brigade Infanteri-2, Cilandak, Jakarta, (11/11/2016).

presiden-jokowi-2

Menurut Joko Widodo, Bangsa Indonesia menginginkan antara mayoritas dan minoritas harus saling menghargai, menghormati dan melindungi, karena bangsa Indonesia selalu ingin menikmati indahnya kedamaian, persaudaraan ditengah keberagaman dan kemajemukan.

presiden-jokowi-3

Lebih lanjut Presiden RI Joko Widodo mengatakan bahwa, prajurit TNI adalah prajurit sejati yang memiliki jati diri sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional serta menjadi yang terdepan dalam menghadapi setiap kekuatan yang ingin mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

presiden-jokowi-1

Presiden RI Joko Widodo juga menyampaikan, seluruh rakyat Indonesia bangga kepada prajurit Korps Marinir, karena prajurit-prajurit Korps Marinir dimanapun berada dan bertugas sangat dekat dan selalu melekat di hati rakyat. “Sebagai Tentara Nasional Indonesia, prajurit Korps Marinir harus menjadi kekuatan kemajemukan dan pantang menyerah dalam menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.

presiden-jokowi-4

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo menuturkan bahwa, prajurit Korps Marinir adalah prajurit TNI yang disegani dan selalu hadir di setiap ladang pertempuran Nusantara yang selalu menjaga keutuhan NKRI. “Prajurit Korps Marinir selalu mendapatkan apresiasi dari berbagai negara sahabat, ketika mengambil bagian sebagai Pasukan Perdamaian Dunia,” katanya.

“Loyalitas prajurit Korps Marinir pada rakyat, bangsa dan negara tidak perlu diragukan lagi, hanya satu pegangan bagi prajurit Korps Marinir, yakni kebanggaan dan harga diri bagi prajurit sejati,” jelasnya.

presiden-jokowi-5

Mengakhiri pengarahannya Presiden RI Joko Widodo menegaskan, kepada setiap prajurit TNI termasuk Korps Marinir, untuk memegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, selalu setia kepada NKRI, yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta menjaga Bhinneka Tunggal Ika, selalu membela Ideologi Negara dan tetaplah sebagai Bhayangkari Negara dan Bangsa Indonesia.

presiden-jokowi-6

Turut hadir dalam pengarahan tersebut antara lain, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan M.P.A., M.B.A., Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana, Dankormar Mayjen TNI (Mar) RM. Trusono, S.Mn, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos, M.Si. dan Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Mochamad Iriawan.

 

Sumber : Puspen TNI

93 COMMENTS

  1. Utk perang modern, kekuatan majemuk tdklah cukup, perlu diimbangi dgn alutsista yg gahar, sangar, canggih, modern dan ada efek genternya, jgn jadikan prajurit mati konyol utk menghadapi serangan2 musuh yg peralatannya canggih, modern dan sangar…stp wkt merebut kemerdekaan di surabaya, rakyat kita banyak yg wafat dalam pertempuran yg ga berimbang tsb..inggris dan belanda membawa seluruh kempauan tempurnya demi merebut kemerdekaan indonesia…untunglah rakyat indonesia bersatu padu di seluruh indoensia guna menumpas penjajah…utk saat skr, kita harusnya ga boleh kecolongan lg, perkuat alutsiata, jgn perlambat, jgn ada birokrasi yg berbelit, jgn ada kendala di dana lg, alasan ini itu yg bikin mbulet ga karuan…jgn hanya prajurit yg digodok terus, tp berilah mrk alutsista yg mumpuni spt wkt di jaman pak Soekarno…klo terus lambat seprti ini, udah 2 thn menjabat tp blm satupun alutsista dibeli, maka jgn jadikan rakyat sebagi bumper utk lawan serangan nuklir musuh yg akan menguasai negara kita….

  2. ….maafkan kami ibu Pertiwi…..dari hari ke hari di negara tercinta ini makin banyak orang pintar tapi dungu….sekali lagi maafkan kami….kami sekarang menjadi terpecah belah bukan membangun bangsa dan memakmurkan negeri seperti negara2 lain tetapi egoisme golongan segelintir kelompok orang mengaduk aduk dan merusak rasa keBhinekaan kami….maafkan dan ampuni kami ibu Pertiwi

  3. Betul sekali tentara marinir kita memang bikin Jantung tentara pla cungkok bisa copot. Cuma sayangnya PLA marine sdh dilengkapi kapal pendarat hovercraft sekelas zubr,helikopter serang,jet tempur,dll. Sama seperti negara maju lainnya macam asu,rusia,inggris,perancis,bisa dilihat dari tulisan pada helikopter,jet tempur macam us marine,royal marine,pla marine. Lha kita sendiri???

  4. semoga saja seluruh mssyarakat indonesia cerdas dan melek, lebih mengutamakan kesatuan indonesia bukan arogan sok bener dan sok pinter, mau saling memaafkan atas sedikit keslahpahaman demi jayanya NKRI… MERDEKA….

  5. intinya kalau seluruh rakyat sejahtera pasti tidak akan ada gejolak di negara ini, sesungguhnya semua ini urusan perut, jika perut kosong maka segala macam penyakit masyarakat akan muncul, perut kosong maka akan mudah didoktrin atau digerakkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab

  6. mereka itu menjual dg harga murah untuk menghancurkan dan memonopoli pasar, habis itu menaikkan harga setinggi-tingginya, contoh: daging sapi 145000/kg (importirnya cokin semua) rumah/apartemen harga milyaran (yg miskin ga kebeli, akhirnya keluar Jakarta, trus Jakarta jadi cokin city)

    lama2 NKRI jadi propinsi cokin

    • Bung pingoh…. jangan picik dong. Cobalah tengok sejarah, ndak usah jauh2 cukup 18th yg lalu. Mas joko ni, ingin memastikan kalau tentara, militer, tni atau apapun istilah lainnya benar2 kembali ke barak. Kalau ada yg ingin keluar barak, maka harus melalui mekanisme seperti yg dilakukan oleh putra sulung bapak besar.

  7. Waahhh komennya sdh hebat semua. Itu artinya sdh agak pinter walaupun sedikit doank…xixixi

    Bung Welleeeh rupanya cari lawan tanding nih. Aku nonton aja ahhh…sambil liat taring lawannya bung Welleeehh pada copot….xixixi

LEAVE A REPLY