Jun 282019
 

Pesawat tempur Su-57 Rusia. © UAC Russia

Kubinka, Jakartagreater.com – Kementerian Pertahanan Rusia akan menerima 76 pesawat tempur multi-peran Su-57 sebagai bagian dari kontrak dengan perusahaan Sukhoi, ujar Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia Denis Manturov kepada wartawan pada hari Jumat di forum Angkatan Darat-2019, dirilis TASS.ru, 27-6-2018.

Sebelumnya dilaporkan bahwa 46 kontrak negara senilai lebih dari 1 triliun Rubel telah ditandatangani oleh Angkatan Darat-2019, termasuk Kementerian Pertahanan Rusia dengan holding Sukhoi, kontrak pemerintah ditandatangani untuk pembuatan dan pasokan pesawat tempur Su-57 multiguna untuk kebutuhan Kementerian Pertahanan.

“76 pesawat terbang,” kata Manturov, menjawab pertanyaan tentang berapa banyak pesawat Su-57 yang akan diterima Kementerian Pertahanan RF.

Wakil Menteri Pertahanan Rusia Alexei Krivoruchko juga mengkonfirmasi kepada wartawan bahwa badan tersebut akan menerima 76 pesawat tempur Su-57 berdasarkan kontrak. Dia mengklarifikasi bahwa pesawat akan dikirimkan, seperti yang diperintahkan oleh Presiden Federasi Rusia, hingga 2028.

Jet tempur Su-57 dirancang untuk menghancurkan semua jenis target udara, darat dan permukaan. Pesawat ini memiliki kecepatan jelajah supersonik penerbangan, persenjataan intra-tubuh, lapisan penyerap radio (teknologi siluman), serta kompleks peralatan onboard terbaru.

Forum Angkatan Darat 2019 berlangsung dari 25 Juni hingga 30 Juni 2019 di Pusat Konvensi dan Pameran Patriot di Wilayah Moskow, dan pameran akan diadakan di wilayah lain di Rusia. Menurut perkiraan awal, lebih dari 1,5 ribu perusahaan dan organisasi yang akan mewakili lebih dari 27 ribu sampel produk dan teknologi akan mengambil bagian dalam forum di wilayah Federasi Rusia.