Feb 082018
 

Jet tempur Su-30SM Rusia (photo : Alex Beltyukov / Russianplanes.net, via commons.wikimedia.org)

JakartaGreater.com – Pada tahun 2018, Kementerian Pertahanan Rusia akan menerima 14 jet tempur Su-30SM dan 10 jet pelatih tempur Yak-130, menurut keterangan Wakil Menteri Pertahanan Rusia, Yuri Borisov pada hari Kamis, seperti dilansir dari TASS.

“Program produksi untuk tahun ini hanya mencakup 24 pesawat, yakni 10 pesawat latih Yak-130, 12 jet tempur Su-30SM untuk angkatan udara dan 2 untuk angkatan laut”, katanya.

Borisov menambahkan bahwa hingga saat ini sebanyak 92 jet pelatih tempur Yak-130 sudah beroperasi, dan Kementrian Pertahanan berencana untuk membeli lebih banyak lagi dalam kontrak jangka panjang yang akan ditanda tangani tahun in.

Selain itu, Borisov juga menyebutkan bahwa kontrak besar untuk jet tempur Su -30SM akan ditandatangani di bawah program persenjataan negara.

Jet tempur multi peran Su-30SME (Flanker-H) tersebut, dirancang untuk mendapatkan supremasi udara dan menyerang target berbasis permukaan dan darat.

Jet tempur memiliki canard dan mesin swiveling-nozzle untuk kendali vektor dorong, yang membuatnya sangat mudah bermanuver. Jet tempur Su-30SM juga di lengkapi radar kendali tembak serbaguna Bars. Jajaran persenjataan untuk jet tempur ini terdiri dari berbagai amunisi, seperti rudal udara-ke-udara dan senjata udara-ke-permukaan presisi.

Pesawat Su-30SM ini dapat digunakan untuk melatih pilot mengoperasikan jet tempur berkursi tunggal. Produksi jet tempur Su-30SM untuk Angkatan Udara Rusia di mulai pada tahun 2012.

Yak-130 adalah jet tempur ringan berkursi ganda generasi baru yang digunakan untuk melatih para pilot dan melakukan misi tempur. Karakteristik penerbangan, kemampuan manuvernya serupa dengan jet tempur modern sehingga memungkinkan digunakan untuk melatih pilot pesawat tempur generasi 4+ dan 5.

Bagikan :

  18 Responses to “Kementerian Pertahanan Rusia Segera Peroleh 14 Su-30SM”

  1.  

    Kirai kemenhan RI,he3. SU-35 aja masih njelimet!

  2.  

    Indonesia Pelangggan Setia SU-27 & SU-30 Tapi Knapa Kenapa Knapa Perbaikan harus ke Rusia nggak mau bkin pabrik perbaikan di indonesia ? Maaf Pelit TeoTe nya

    •  

      Hla cuman punya 16 pesawat kok bilangnya pelanggan setia… mau beli lagi 11 pesawat saja rumitnya minta ampun… Malaysia yang memiliki 18 Su-30 MKM saja ga pernah serewel itu, wajar jika seperti India memiliki banyak permintaan, karena begitu banyaknya Sukhoi yang mereka beli…
      Indonesia belum sebanyak itu memiliki pespur baik itu Sukhoi maupun F-16 yang sudah tua umurnya…

      •  

        Mungkin lbh tepat nya pelanggan setia (buyer) alutsista dr rusia,,,jd ga musti pespur bung yuli,,bisa bmp 3f, yakhont, btr 80 dan kalashnikov, dll,,,

        •  

          Nah, Bung Seven kali ini benar.

          •  

            Hla ya ngga bisa di generalisir begitu bung seven… kalau BMP-3F jumlahnya juga setali tiga uang dengan jumlah pembelian MBT Leopard… BTR-80 juga tidak banyak2 amat sekitar 12 buah, Yakhont, C705, C802, Exocet bahkan banyak varian yang dimiliki Indonesia…
            AK-47 dan M-16 masih banyak dipakai meskipun mungkin berangsur akan menggunakan SS-1/SS-2…
            Tidak ada yang dominan di Indonesia…

            http://www.tnial.mil.id/tabid/79/articleType/ArticleView/articleId/17860/Default.aspx
            Materi pelajaran yang diterima, antara lain, pengetahuan tentang pengoperasian tata tembak senjata dan pemeliharaan persenjataan canggih yang ada di tank. Pengetahuan tentang pengoperasian dan pemeliharaan sistem komunikasi. pengetahuan tentang pemeliharaan dan perbaikan sistem kelistrikan. pengetahuan tentang pemeliharaan dan perawatan mesin, serta sistem penggerak dan suspensi hidrolis tank. Pengetahuan tentang pengawakan dan mengoperasikan kendaraan tempur BREM-L sebagai kendaraan recovery dan kendaraan pendukung (supporting vehicle) untuk Tank Amfibi BMP-3F, yang memiliki peralatan mulai dari crane kapasitas 11 Ton, peralatan las aluminium, potong plat, dan peralatan perbengkelan lainnya guna mendukung perbaikan dan pemeliharaan Tank Amfibi BMP-3F, sampai dengan bongkar pasang mesin, transmisi, dan senjata utama (100 mm beserta turret-nya).

            Tentu saja untuk pespur ya berbeda, tidak bisa di generalisasi… mesti dibedakan jenis dan jumlahnya… masak beli BMP-3F dapat ToT nya di pespur Sukhoi…

          •  

            Kan mau nambah lg, BT 3F, bmp 3f, su35, shivalik dan kilo 636,,,itu kan temasuk pelangga setia bung,,,lumayan banyak kita beli dr rusia,..ente gmn nie bung yuli,.

          •  

            kan baru mau… nih Leopard 2A4 saja sampai 100 an unit, Marder 50 unit sedangkan BMP-3f sekitar 54 unit dan itu BT-76, BT-3F itu kan karena kegagalan BTR-4 ukraina… F-16 saja Indonesia ada total 30 an lebih dan itu lebih banyak daripada Su total ditambah Su-35 yang masih belibet belinya… belum lagi rencana beli 48 unit F-16, ya jelas jauh buanget… Kilo 636 masih tidak jelas, dan Shivalik kan India???

            Tetapi Inti dari semua ini kan masalah perawatan berat Sukhoi yang dilakukan di Belarusia, mengapa tidak di Indonesia kan??? lalu mengapa melebar ke BMP-3F, BT-3F, BTR-80, Su-35, Yakhont??? Su-35 masih mendingan lah tetapi kan beres pembelianya???

      •  

        bagus donk bung klo indonesia rewel, kan biar tepat sasaran dan duit nya ga sia2, jgn smpai kasus pembelian su27 bacth 1 terulang lagi,hhehee

    •  

      “pelanggan setia” emang belinya berapa lusin bung?

  3.  

    Su-30SM the Deadly Multirole Jet Fighter

    https://www.youtube.com/watch?v=0F70H2q4_G8

  4.  

    hm…

 Leave a Reply