Aug 182017
 

Dok. Uji Coba Rudal Korea Utara (KCNA)

Manila – Dengan adanya ancaman pemboman oleh rudal jarak jauh yang sekarang mendekati kenyataan, ada kebutuhan bagi Filipina untuk berinvestasi dalam teknologi pertahanan rudal untuk sepenuhnya melindungi dirinya dari ancaman ini.

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Departemen Pertahanan Nasional (DND) Filipina, Delfin Lorenzana pada hari Rabu, 16/8/2017, ketika ditanya apakah negara Filipina berencana untuk memperoleh kemampuan pertahanan semacam itu setelah adanya ancaman Korea Utara untuk menembakkan empat rudal jarak menengah ke perairan Guam.

“Ya, pasti, karena peperangan masa depan akan dilakukan dengan senjata stand-off, yang berarti rudal tersebut diluncurkan dari jarak yang jauh. Kita perlu berinvestasi pada pertahanan untuk melindungi diri kita sendiri,” tambahnya.

Meski kemampuan untuk memiliki sistem pertahanan rudal ini tidak dimasukkan ke dalam program modernisasi Angkatan Perang Filipina (AFP) Horizon 2, yang akan berlangsung dari 2018 sampai 2022, Sekretaris Departemen Pertahanan Nasional (DND) Filipina mengatakan kemungkinan besar Filipina akan memperoleh kemampuan deteksi terlebih dahulu, sebelum menghadirkan baterai rudal yang sebenarnya.

Horizon 2 adalah fase di mana Angkatan Perang Filipina akan memulai akuisisi jet tempur multi-peran dan persenjataan canggih lainnya.(PNA).

Berbagi

  7 Responses to “Kemhan Filipina : Ada Kebutuhan Investasi Teknologi Pertahanan Rudal”

  1.  

    1

  2.  

    Beli BAMSE aja. Biar sama dng Indonesia.

  3.  

    Indonesia…pelan tapi pasti..beli medium range SAMnya…pas..SU 35 udah dimari…banyak soalnya sukhoi kita…(padahal cuman 27 ahhaha..)…

  4.  

    Negara2 kawasan memperkuat diri dgn memakai panas dinginnya LST dan LCT sebagai alasan, dgn pemain antagonis China dan Korut dan lakon polisi dunia merangkap hakim dan jaksa adalah AS, piguran dan penggembira FPDA+NATO dan Jurinya PBB yg pincang sebelah! Klop dah. Semoga RI tidak terjebak dgn permainan dagelan dunia!

 Leave a Reply