Jan 142019
 

KRI Nagapasa (403)

JakartaGreater.com – Pejabat dari Kementerian Pertahanan saat ini sedang dalam negosiasi dengan PT PAL dan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) untuk tindak lanjut atas pesanan tiga kapal selam diesel-listrik Tipe 209/1400 tambahan, seperti dilansir dari laman IHS Jane.

Serangkaian verifikasi yang dilakukan oleh IHS Jane sejak awal Januari 2019 dari berbagai sumber industri dan pemerintahan telah mengkonfirmasi bahwa negosiasi berkaitan dengan pengaturan pembagian kerja yang dapat dilakukan untuk setiap kapal serta program kredit pertahanan dari Korea Selatan yang dapat digunakan untuk mendanai akuisisi tersebut.

Jika itu terwujud, maka kontrak tersebut akan mencakup paket dukungan serta pelatihan di ketiga kapal selam, diperkirakan bernilai sekitar $ 1,2 miliar.

Indonesia menandatangani kesepakatan $ 1,1 miliar untuk tiga kapal selam Tipe 209/1400 dengan DSME pada bulan Desember 2011. Dua kapal berdasarkan kontrak telah dikirimkan, sementara kapal ketiga saat ini sedang menunggu peluncuran di lokasi PT PAL di Surabaya. Kapal selam pertama ditugaskan pada bulan Agustus 2017 sebagai KRI Nagapasa (403).

Seperti ditunjukkan dalam poin-poin awal diskusi yang dilihat oleh IHS Jane, kapal pertama yang akan berada dalam kontrak lanjutan nanti, yang akan menjadi kapal keempat di kelas Nagapasa Indonesia secara keseluruhan, akan dirakit pada fasilitas DSME di Okpo, Korea Selatan.

Namun PT PAL akan membangun 2 dari enam modul kapal tersebut di Surabaya, sementara DSME akan membangun empat modul lainnya di Korea Selatan. Setelah siap, modul buatan Indonesia akan dikirimkan ke Okpo untuk perakitan.

  6 Responses to “Kemhan RI, PT PAL, DSME Bahas Pengadaan 3 Kapal Selam Baru”

  1.  

    Buat yang mantabs dan lengkapi dengan AIP teknologi

  2.  

    Josss prikitiew…PT Pal makin jaya.

  3.  

    setuju PAL buat lg kasel buat TNI, hanya plis buat dg peningkatan teknologi, batch pertama 3 kasel nagapasa class sdh cukup, batch kedua 3 kasel hrs nya ke U214 AIP atau sekalian loncat ke U218 setara dg dolphin atau SG …

  4.  

    Yg tahap ini mungkin utk dpt Ilmu TOT nya mak Erot alias memanjangkan ukuran. Krn sampe ada 6 modul yg dibuat.

  5.  

    Spesifikasi nya harus beda dengan submarine sebelum nya …
    Terutama dimensi Dan kemampuan baba senjata nya …
    Setidak nya mirip type 212..

  6.  

    Yang membedakan CBG U209/1400 dengan U214 adalah tonnase dan AIP.
    Kedalaman 250-500 meter, range 20.000 km dll hampir sama.

    Klo U212 jangan berharap karena non-magnetic hull nya ga akan dikasih ama TKMS.

    Persimpangan jalan pilihan sekarang adalah u214 AIP (by Turki) atau yang Kasel lain dengan VLS+AIP.
    (no sales …. kasel VLS didepan mata sudah ditawarkan)

    VLS adalah diperlukan doktrin terbaru land attack dari Sub TNI AL.