Sep 022018
 

Dok. Pembersihan ranjau di kota Palmyra setelah dibebaskan dari ISIS. (Ministry of Defence of the Russian Federation)

Jakartagreater.com -Para anggota militer Suriah telah menangkap militan yang melakukan serangan teroris di Palmyra. Mereka diduga dilatih oleh instruktur AS di Pangkalan Militer al-Tanf, ujar Russian Center for Reconciliation of the Opposing Sides in Syria (bagian dari Kementerian Pertahanan Rusia) kepada wartawan, hari Sabtu 1-9-2018, dirilis TASS.

Menurut Pusat Rekonsiliasi itu, baku tembak antara pasukan Suriah dan kelompok militan subversif yang sedang dalam perjalanan ke Palmyra dari permukiman al-Tanf terjadi pada pukul 5 pagi, 36 kilometer di tenggara Palmyra. “Dua teroris tewas dalam baku tembak, sementara dua lainnya ditangkap dan sedang ditanyai,” kata juru bicara pusat.

Kota Palmyra, Syria, 2018. (photo James Gordon via CommonsnWikipedia.org)

“Salah satu teroris mengatakan instruktur AS terlibat dalam pelatihan kelompok mereka, senjata dan amunisi yang dikirim dari pangkalan AS. Tujuan militan adalah untuk melakukan serangkaian serangan teroris di dekat komunitas yang dihuni Palmyra dan memastikan berjalan sekitar 300 gerilyawan untuk merebut kota itu dalam minggu depan,” ujar juru bicara pusat.

Berbagi

  5 Responses to “Kemhan Rusia Ungkap Tentang Serangan di Palmyra”

  1.  

    Semakin terpojok, semakin kelihatan boroknya…

  2.  

    Makanya AS ndak mau hengkang dari sono…lha wong punya combatan banyak ternyata

  3.  

    “… sementara dua lainnya ditangkap dan sedang ditanyai,”
    DITANYAI = DISIKSA

 Leave a Reply