Kendaraan Serang Ringan P6 Atav Kawal RM-70 Grad Marinir di Papua

Militer – Sebanyak 9 personel anggota Batalyon Intai Amfibi 3 Marinir (Yontaifib 3 Mar) dipimpin Letda Marinir Fernando R. Tarima, melaksanakan pengawalan dan pengamanan rute yang dilalui oleh Pergeseran Material (Sermat) 2 Unit MLRS (Multiple Launch Rocket System) RM-70 Grad.

Rute ini adalah dari Garase Angkutan Lantamal XIV Sorong menuju Sarang Petarung Marinir Katapop, Kabupaten Sorong, Papua Barat, Rabu, 19-5-2021.

Dalam pengawalan ini, Yontaifib 3 Marinir menggunakan 3 Unit Rantis P6 Atav dengan formasi 2 Unit Atav mengawal di depan dari MLRS RM 70 Grad dan 1 Unit Atav berada dibarisan paling belakang, dirilis situs Marinir, TNI AL, pada Kamis 20-5-2021.

Kendaraan Serang Ringan P6 Atav Kawal RM-70 Grad Marinir di Papua

Kendaraan taktis P6 Atav telah dilengkapi dengan senjata otomatis GPMG M60 Kaliber 7.62 mm sebagai pengaman dalam pengawalan ini. Masing – masing unit diawaki oleh 3 personel terdiri dari 1 Danran, 1 Driver dan 1 pengawak senjata.

Rute yang dilalui meliputi jalan utama Sorong-Klamono dari Mako Lantamal XIV menuju Tugu Merah dan dilanjutkan melalui jalur poros Aimas-Katapop.

Disela-sela kegiatan, Danyontaifib 3 Marinir Letkol Mar Achmad Yulianto mengatakan kegiatan pengawalan seperti ini sangat diperlukan mengingat Papua Barat termasuk daerah rawan sehingga perlu adanya pengawalan dalam setiap kegiatan Pergeseran Material (Sermat) maupun Pergeseran Pasukan (Serpas).

Kendaraan Serang Ringan P6 Atav Kawal RM-70 Grad Marinir di Papua

“Kami merasa bangga menjadi bagian dalam sejarah Marinir di Papua karena mendapat kepercayaan mengawal Roket kebanggaan Korps Marinir yang perdana hadir ditanah Papua dan memperkuat jajaran Pasmar 3 khususnya Menart 3 Marinir,” ujar Danyontaifib 3 Marinir.

RM-70 Grad merupakan peluncur buatan Cekoslovakia berbasis Truk Tatra 813 Kolos 88 yang membawa 40 peluncur Roket Kaliber 122 mm dan Marinir Indonesia mulai menggunakan RM-70 Grad sejak tahun 2003.

P6 ATAV adalah kendaraan serang ringan (light strike vehicle) produksi PT Sentra Surya Ekajaya (SSE Defence) yang pertama kali muncul di publik pada pameran Indo Defence 2016. P6 Digolongkan sebagai rantis (kendaraan taktis) oleh TNI.

Kendaraan Serang Ringan P6 Atav Kawal RM-70 Grad Marinir di Papua

P6 dibuat oleh SSE Defence, perusahaan yang juga membuat P2 Pakci, P2 Komando, dan P3 Cheetah. Bentuk dasarnya menyerupai P3, tetapi dengan bagian badan yang lebih lebar dan lebih rendah.

P6 menggunakan rangka tubular dan body terbuka tanpa pintu dan kaca pelindung. Material penyusunnya terbuat dari baja kelas tinggi dan dual aluminium. Kendaraan luar negeri yang mempunyai bentuk serupa adalah Light Strike Vehicle (Singapura) dan General Dynamics Flyer.

Rantis P6 mempunyai 3 titik untuk memasang senjata, biasanya yang digunakan adalah senapan mesin 7,62 mm. Dudukan senjatanya berada di bagian atas, samping kiri dan samping kanan. Nantinya, dudukan ini bisa dipasang misil anti tank, misil anti serangan udara, dan minigun. P6 ATAV hanya mempunyai proteksi baja ringan untuk memastikan ringannya bobot kendaraan dan kelincahannya.

Tinggalkan komentar