Kendaraan Tempur 8×8 Indobatt Lebanon

51
153
Kendaraan Tempur Pasukan Unifil Indonesia di Lebanon
Kendaraan Tempur Pasukan Indobatt di Lebanon

2

3

7

Lebanon – Ada yang menarik dari kunjungan Tim COE (Contingent Owned Equipment) ke Pos Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-I/Unifil (Indobatt/Indonesian Battalion), di UN Posn 7-1, Adchit Al Qusayr Lebanon Selatan, Senin (2/3/2015). Kendaraan Tempur Satgas Indobatt di Pos ini berupa BTR 80 buatan Rusia.

Indobatt UN Posn 7-1 dipimpin Komandan Satgas Letkol Inf Andreas Nanang Dwi P. S.I.P, Wadan Satgas Mayor Inf Eko Handono. Di lokasi ini Tim CEO memeriksa Markas Batalyon, Kompi Delta dan Kompi Bantuan UN Posn 7-1, dilanjutkan ke Kompi C UNP 9-2 yang berada di desa Az Ziqiyah. Selanjutnya, Tim COE melakukan pemeriksaan ke Kompi B yang berada UN Posn 7-2 di Marjayoun dan Kompi A yang berada di El Adaisse UN Posn 9-63 serta UN Posn 9-15 di Kafarkilla.

Obyek pemeriksaan oleh dari Tim COE adalah Major Equipment dan Self Sustainment. Untuk Major Equipment meliputi kendaraan tempur, kendaraan pendukung, alat berat Zeni, senjata, generator, peralatan kesehatan serta peralatan anti huru-hara. Sedangkan Self Sustainment, antara lain meliputi pelayanan catering, komunikasi, perlengkapan kantor, pelayanan listrik, pemeliharaan bangunan, pelayanan laundry dan kebersihan compound.

UNIFIL sebagai perwakilan PBB di wilayah Lebanon menuntut seluruh satuan yang dikirimkan oleh negara-negara pengirim atau Troops Contributing Country (TCC) memiliki kesiapan operasional sesuai standar yang telah ditetapkan, baik kesiapan personel, materiil maupun perlengkapannya. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan pemberian reimbursement benar-benar sesuai dengan kemampuan operasional Major Equipment dan Self Sustainment satuan yang ada, termasuk Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-I/Unifil (Indobatt).

Pada akhir pemeriksaan dilaksanakan debriefing, dimana Ketua Tim ORI Mr. Stanislav Tarasov menyampaikan apresiasi atas peningkatan kesiapan / readiness Satgas saat ini, dan berpesan agar melakukan pemeliharaan dan perawatan juga perbaikan secara terus menerus.

51 KOMENTAR

  1. Emang TNI nggak bisa dipercaya.Bilang lontong cuma 2,ternyata + angka 1 didepan.Bilang sdh ada sukoi 1skd,ternyata tambah 0 dibelakang.Bilang nggak perlu kapal induk,ternyata pesan hms queen,beli su-33.Bilang nggak perlu pembom,ternyata pesen tu-160,tu-95ms.Tapi bagus juga bikin spy asing mumet.Ajiib…ajib.

  2. he.he.he.. kalo kawan kawan punya kesempatan mampir aja di Brigif 1 Marinir Gedangan – Sidoarjo.. disitu berderet deret panser BTR baik yang pakai rantai maupun yang pakai roda 8 dengan warna camo khas marinir.. mungkin di Pasmar 2 – Jakarta juga ada..

      • Satrio says:
        March 26, 2014 at 12:59 am
        BTR-4 versi dasar lebih tepatnya masuk kategori APC murni.
        Sedangkan BTR-4 versi yang kita pesen untuk marinir adalah yang menggunakan dudukan kubah serbaguna yang dapat dipasang berbagai jenis modul senjata (diantaranya MANPADS, canon 30 mm, dan rudal anti tank).

        Marinir mempunyai 12 biji BTR 80 yang produk rusia asli
        BTR -4 ini untuk melengkapi jumlah yang 12 unit itu.