Feb 172015
 

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Presiden Kuba Raul Castro mengadakan pembicaraan dengan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu, jumat lalu, dan kedua pihak menyatakan kesiapan untuk lebih memperkuat kerjasama teknis militer antara kedua negara.

Selama pembicaraan, Castro dan Shoigu mereview “ikatan sejarah yang menghubungkan kedua negara dan meratifikasi kemauan untuk terus memperkuat ikatan kerjasama,” ungkap siaran pers yang dikeluarkan pemerintah Kuba.

Selain delegasi Rusia yang dipimpin oleh Shoigu, pembicaraan juga dihadiri Menteri Pertahanan Kuba Leopoldo Cintra Frias dan pejabat senior dari Angkatan Bersenjata Revolusioner Kuba.

Shoigu memulai kunjungan resmi ke Kuba pada hari Jumat. Sebelum pembicaraan, Shoigu meletakkan karangan bunga di Makam Cacahual di luar kota Havana untuk mengenang pahlawan perang kemerdekaan Antonio Maceo (1845-1896).

Ini adalah kunjungan pertama Shoigu ke Kuba sejak pengangkatannya sebagai menteri pertahanan oleh Presiden Vladimir Putin. Agendanya juga termasuk kunjungan ke unit militer Kuba.

Kuba adalah bagian perjalanan Shoigu ke Amerika Latin mulai tanggal 10 Februari, yang juga termasuk Venezuela dan Nikaragua – negara yang mempertahankan hubungan dekat dengan Rusia.

Rusia dan Kuba adalah sekutu ekonomi dan politik yang dekat selama era Perang Dingin. Hubungan antara kedua negara berkurang setelah runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991. Pada tahun 2008, Raul Castro memulai kebijakan yang sangat aktif memulihkan hubungan lama dengan Moskow, dengan melakukan kunjungan antara presiden kedua negara. (xinhuanet.com)

Bagikan :

  23 Responses to “Kendaraan Tempur Tentara Revolusioner Kuba”

  1.  

    Mantap

  2.  

    Kuba coba melihat saudara terdekatnya indonesia dalam membina dua kutub berbeda

  3.  

    Om gambarnya ga ada keterangannya…

  4.  

    Itu ada SA-75 ya?

  5.  

    model nya mematikan

  6.  

    Tuh BTR di jadiin platform tank ringan ya gan.. gahar keliatanye

  7.  

    Senjata tua semua… mirip kayak presidennya, udah aki-aki.

    Tapi cukup kreative juga mereka, karena mampu mengubah BMP-2 menjadi Artileri swagerak.

  8.  

    Kekurangan Cuba ini mungkin …..karena perekonomian mereka mundur dan bangkrut….sehingga mereka sulit beli senjata yang baru….dan harus irit penggunaan…karena krisis bahan bakar yang super parah…..kencangkan ikat pinggang tanpa batas Waktu….selamanya….

  9.  

    Itu rudal kalo meledak di newyork, gimna critanya ya ?

  10.  

    Siap siap hajar ASu ………. !!!

  11.  

    wiiiiiiiih kereeeeeeen.

  12.  

    Itu tank ??¿

    Apa Transformer yah…

    Kyaknya bisa jadi robot??

  13.  

    Kuba ternyata kolektor segala macam ranpur artileri. rata2 meriam artileri swagerak. ada yg sejenis truk yg sama sprt caisar nexter francis dan ada yg berbasis tank sprt PZH2000 jerman dan K-9 Thunder korea dan Paladin US. tp kalau dilihat yg punya kuba msh menggunakan cara manual dgn kru yg banyak utk awak loader amunisi. sementara alutsisita dari eropa, IS dan korea serta franc sdh menggunakan autoloader amunisi, yg manual tinggal mengisi bantalan bubuk propelan mesiu yg di isi manual krn bergantung dgn keinginan brp jauh jarak jangkau amunisi ke target sasaran. walaupun versinya sdh ketinggalan dgn alutsisita buatan skrg ttp saja sekali ditembakan dampak kehancurannya hampir sama dgn buatan skrg. wong namanya BOM kalau kalibernya sama, biar buatan lama dan baru, ya, ttp sj sama toh.. kalau meledak dgn buatan sekarang? 😆

    Salam..

  14.  

    luar biasa sebagai negara berkembang waktu dulu dah punya senjata gahar pantesan asu sama uni sovyet tensinya naik turun ternyata liat alat militernya

 Leave a Reply