Agu 272014
 

Selain mengusung sejumlah pesawat rotary wing yang handal, baik Apache AH64D dan juga Sikorsky UH-60 Black Hawk, anggota US Army juga membawa sejumlah kendaraan militer darat ke Indonesia, antara lain seperti di bawah ini: (SHNS / jakartagreater.com).

US Army Vehicle in Indonesia (jakartagreater.com)

US Army Vehicle in Indonesia (jakartagreater.com)

US Army Vehicle in Indonesia (jakartagreater.com)

US Army Vehicle in Indonesia (jakartagreater.com)

US Army Vehicle (jakartagreater.com)

US Army Vehicle in Indonesia (jakartagreater.com)

ICV Stryker US Army di Indonesia (jakartagreater.com).

ICV Stryker US Army di Indonesia (jakartagreater.com).

US Army Vehicle in Indonesia (jakartagreater.com)

US Army Vehicle in Indonesia (jakartagreater.com)

ICV Stryker US Army di Indonesia (jakartagreater.com).

ICV Stryker US Army di Indonesia (jakartagreater.com).

Here we are (jakartagreater.com)

Here we are (jakartagreater.com)

Bagikan:

  57 Responses to “Kendaraan US Army di Indonesia”

  1.  

    1

  2.  

    Pagi.

  3.  

    mantap euy !

  4.  

    Buah hibah kali ya

  5.  

    Semakin semarak cocok jg diikutkan karnaval agustusan..he..

  6.  

    stryker-nya kurang terawat…

  7.  

    bung danu. kan ada pemotongan anggaran pertahanan asu. jadi kalo ngga terawat ya harap maklum

  8.  

    Selain Garuda Shield 2014, ada agenda lain kah mereka di Indonesia?

  9.  

    siap hadir…

  10.  

    photo yang terakhir …mungkin ada bung jalo dan bung garuda hitam….he he
    salam nkri

  11.  

    Sistem logisticnya itu lho…. buat latihan begini aja logisticnya udah lengkap banget, seperti udah paketan. Ada paket peleton, paket kompi, paket batalion, paket brigade, paket divisi, paket markas, paket rumah sakit. Dan itu sudah memenuhi kebutuhan pasukan dari hulu ke hilir. Bisa ditebak, selesai misi, walaupun sisa ga perlu diangkut pulang, karena itu sudah masuk itungan paket habis pakai. Kecuali yang strategis saja macam alutsista.

  12.  

    ada berita nih…. mau ngapain ya..tumben mampir.

    Sejumlah enam pesawat jet tempur terbaru yang dimiliki oleh Royal Thailand Air Force jenis Jas-39 “Gripen” 07.50 local time dan satu pesawat jenis C-130/RTAF 146 singgah di Lanud Ngurah Rai, Selasa, 26 Agustus 2014, sejumlah crew RTAF disambut oleh Komandan Lanud Ngurah Rai Kolonel Pnb Sugiharto Prapto W. S.Sos., beserta para perwira lainnya. Pesawat tempur dengan flight number 70102/70103/70104/70105/70108/70111 dalam rangka redeploy Pitch Black Exercise 2014 yang telah dilaksanakan di Darwin – Australia.

    “Tahun ini Thailand telah memamerkan pesawat jenis terbaru kami berjenis tempur, serang dan pengintai” ungkap Wing Commander Duangsungnaen, yaitu Jas-39 Gripen merupakan jenis pesawat yang sangat maneuverable dikarenakan memiliki big engine dengan dilengkapi oleh advanced flight control system “it employs a lot of technology and it’s very easy to fly” jelasnya. Pesawat buatan Swedish Aerospace Company milik RTAF yang berlogo Hiu putih tersebut bermarkas di Skadron 701 Surat Thani Thailand, setelah mengerahkan setengah jumlah kekuatan personel dengan 15 pilot beserta 75 teknisinya ke dalam pelatihan Pitch Black pada setiap dua tahun sekali tersebut diselenggarakan oleh Royal Australian Air Force pada 1 – 22 Agustus 2014 lalu.

    Selanjutnya, dengan route Brisbane-Dps-Sin pesawat jenis Jas 39 dan C-130 akan kembali bertolak ke Thailand. Keterangan gambar: Pesawat jet tempur Royal Thailand Air Force jenis Jas-39 “Gripen” saat parking di Bandara Ngurah Rai.

  13.  

    absenn….

  14.  

    hmmmm.. kira2 yang ganti kewarganegaraan apa aja ya selain rokok apache (mgkin jg blackhawk).
    mantengin ulasan sesepuh ah. kali aja ada yg kkeceplosan..

  15.  

    mantap.
    skalian nitip alutsista yg udh gx kpake ma asu

  16.  

    lagi pada mau ngapain sik mereka ini.. ?

  17.  

    kangen ama artikel dan komen bung @NARA dan bung@PS. kalau beliau muncul pasti ramai ni warung. salam untuk sesepuh dan temen” semua
    ( haus informasi alutsista goib)

  18.  

    Mau ngapain ya mamarika main di mari ???

  19.  

    Garuda Shield Exercise ini sebenarnya sudah lama, ini kerjasama Militer Indonesia dan Amerika Serikat jadi tidak ada hubungannya dentqn pemerintah baru.

    Mungkin karena dianggqp berhasil dan kebetulan indonesia beli Heli Apache juga jadi yah tahun ini mulai menggunakan sejumlah helikopter. Lalu ada juga rantis, kalau kendaraan di atas tahun2 sebelumnya juga dibawa.

    Ini video penyelenggaraan tahun kemarin.
    http://m.youtube.com/watch?v=dc4hI8IhaUI

  20.  

    Semoga membawa manfaat. Tak perlu dicurigai. Tok kenyataannya asu kan bukan musuh. Dan sebagai negara yng merdeka, kita bebas u latihan dengan negara manapun. Selamat berlatih. Semoga bermanfaat bagi nusa dan bangsa

  21.  

    Assamu’alaikum..Met Siang Para Warjager izin mnyimak clue2 Senopati Bung Jalo,Bung Danu,Bung Satrio,Bung WH n Adipati2 Warjager dsni..Mngikuti Penjabaranx dimari..Dr Ank Prbtsn Kalimantan..Monggo dilnjut..

  22.  

    Tetap Waspada pada asing.. pasti ada mau nya.

  23.  

    I’ve Concern about fuel price that will be increase shortlyjand it’s costly for our military…. but….. People still selling fuel to buyers in the middle of nowhere hahaha

  24.  

    Mohon pencerahaannya para sesepuh kok jarang banget denger berita prajurit dan pilot TNI-AU mengadakan Latihan bersama dng The United States Air Force (USAF)…kmaren saja USAF lebih memilih latihan dng TUDM…kalo TNI-AD sudah sering latihan bersama US Army, Begitu juga TNI-AL sering banget tukar ilmu dng US Navy maupun US marine nya,,apalagi Paskhas TNI-AU jarang bnget dpt latihan dengan prajuritnya amerika memang kita sengaja ato ada alasan yg lain?

  25.  

    Berpatner dgn penjahat bkn berarti kita jg penjahat atau jadi kacungnya penjahat.Kadang kita bisa “meminjam” pengaruhnya penjahat untuk efek gentar/perang urat syaraf dgn penjahat yg lain.satuan satuan kita dibentuk ikut model Mamarika semisal Lintas udara,Rider.Bahkan nama Parpol jg meminjam istilah Mamarika semisal Partai Demokrat,Republikan.Resiko sbg penganut Fahaman “Non blok” Pemerintah di bid pertahanan mau tk mau hrs menggandeng Alutsista dr blok barat,blok timur dan blok ketiga selain Produksi dlm negeri.Dan yg pasti Mamarika tak pelit seperti Om Ruskie,apa gunanya mengaku sahabat dikala duit kita pas pas-an tak ada tolak angsur sm sekali apalg dgn istilah ToT.Boleh dibilang strategi kita dgn menggaet Mamarika akan membuat om Ruskie hatinya “iba dan jeleous” selanjutnya om Ruskie akan Kembali meminang kita dgn iming2 hadiah.meminjam istilah Om Satrio,sebelum kita di embargo kita hrs belajar embargo diri sendiri untuk sebuah kemandirian dgn cara belajar membuat dan menjual.Ilmu itu sangat mahal harganya walaupun harus mengemis sama ilmunya musuh sekalipun demi sebuah kemandirian.Sebaik baik pencuri adalah pencuri ilmu.salam NKRI

  26.  

    Setuju Lek Umar..semoga komen mas Umar di baca sama rekan2 disini…salam kenal Lek..

  27.  

    Kok …kesannya ngapain loe susah susah buat…neh gua kasih…..terlena lg ….tidur lg pembuat alusista plat merah negri ini….waspada! Banyak cara utk melemahkan negri in

  28.  

    BMD-4M, Kendaraan Baru Militer Rusia yang Bisa Terjun dari Langit

    http://nl.media.rbth.ru/web/id-rbth/images/2014-08/big/bmd2_468.jpg

    Tentara Rusia baru saja menerima kiriman sejumlah prototipe kendaraan serbu angkut udara BMD-4M modern untuk menjadi bagian dari persenjataannya. Tidak ada benda lain yang sepadan dengan kendaraan lapis baja ini di dunia. BMD-4M ini dapat diturunkan dari pesawat beserta awak di dalamnya, lalu bergerak masuk ke medan tempur di belakang garis musuh. Kendaraan generasi keempat ini menggantikan BMD-3 yang sudah using.

    Terjun dari Langit
    Kendaraan lapis baja Rusia ini dapat memberi ‘serangan dahsyat’ bagi musuh dalam situasi perang. Dengan sistem persenjataan yang hebat, cadangan amunisi melimpah, serta kecepatan tinggi, kelompok pasukan serbu dapat ‘terjun dari langit’ dan menggempur unit logistik musuh secara masif. Kendaraan serbu ‘angkut udara’ bagi ‘pasukan baret biru’ digunakan sejak 1968. Kini pasukan militer menerima kendaraan generasi keempat, yang dirancang untuk menggantikan kendaraan serbu BMD-3 yang sudah usang.

    Produsen kendaraan, Kurganmashzavod, telah menyerahkan delapan BMD-4M modern kepada Pasukan ke-106 Divisi Serbu Angkut Udara (Gvardeyskaya Vozdushno-Desantnaya Diviziya), yang akan menguji kendaraan tersebut.

    http://nl.media.rbth.ru/web/id-rbth/images/2014-08/extra/BMD4_468.jpg

    Kepala Perancang BMD-4M Sergey Salnikov menyebutkan kemampuan baru kendaraan ini antara lain penguncian sasaran dan pelacakan, serta cadangan amunisi yang lebih besar. Radius tembakan meningkat hingga tujuh kilometer dengan adanya senapan artileri baru, yang mampu menyerang peralatan militer ataupun bangunan berbenteng. Amunisi diisi ulang secara otomatis sehingga mengurangi beban fisik dan fisiologis awak, sementara sistem kendali otomatisnya dapat beroperasi dalam modus pencitraan panas. Senapan artileri 100 mm kendaraan ini dapat menembakkan peluru kendali anti-tank Arkan (PTUR/Protivotankovye Upravlyaemye Snaryady) hampir tanpa suara, ketika bekerja dengan output maksimum. Semua karakteristik ini membuat BMD-4M menjadi sistem artileri dan roket gerak otomatis yang multifungsi.

    Kendaraan Segala Medan Berlapis Baja

    BMD-4M memiliki track assembly yang mutakhir dan mudah dikontrol. Transmisinya otomatis dan suspensi kendaraan lebih seimbang, hal tersebut sangat penting ketika jalanan bergelombang. Komandan pasukan serbu angkut udara Kolonel Jenderal Vladimir Shamanov mencoba mengendarai dan menguji kendaraan serbu baru tersebut. “BMD-1 dan BMD-2 selalu bergetar dan kami sulit memahami amplitudo getarannya, tetapi kendaraan ini tidak bergetar. Sangat stabil dalam belokan dan sistem kendalinya mudah dan dapat diandalkan. Saya suka BMD-4M,” kata Komandan Vladimir Shamanov.

    Berkat para perancangnya, BMD-4M dapat menyesuaikan diri dengan kemiringan hingga 35 derajat dan terus menembak ketika bergerak, memutar menara meriamnya, serta menjaga pandangannya terhadap sasaran.

    Secara keseluruhan, dalam hal fitur-fiturnya kendaraan lapis baja ini tampak seperti kendaraan segala medan kelas satu. Suspensinya yang hidro-pneumatik membuat kendaraan lapis baja ini dapat mengubah ketinggian. Ia dapat direndahkan dekat dengan tanah maupun ditinggikan menjauhi daratan. Hal ini penting agar kendaraan bisa masuk ke dalam pesawat sebelum diluncurkan dan melakukan kamuflase dalam operasi tempur.

    Prancis juga mencoba membuat kendaraan yang dapat diturunkan dari pesawat terbang dengan membawa awak, namun setelah jatuh satu korban jiwa saat tes penurunan, pengujian pun dihentikan. Tidak ada lagi negara Eropa yang mencoba menerjunkan kendaraan ke pertempuran dengan membawa prajurit.

    Menurut Viktor Pechenkin, Wakil Kepala Perancang Fasilitas Produksi Kurgan (Kurganskiy Mashinostroitelniy Zavod), hingga saat ini hanya Tiongkok yang telah membuat kendaraan sejenis BMD-2. “Tetapi buatan mereka masih dua generasi di belakang model Rusia ini,” kata Pechenkin.

  29.  

    mantapp.. indonesia makin gaharr.
    SALAM NKRI JAYA SELALU NEGARA KU

 Leave a Reply