Kepala Akusisi US Army: Kita Butuh Kecepatan

Tank tempur utama M1A1 Abrams Angkatan Darat Amerika Serikat. © Sgt. Leon Cook (U.S. Army)

JakartaGreater.com – Kepala Akuisisi Angkatan Darat AS (US Army) baru-baru ini mengatakan bahwa militer perlu membuat terobosan teknologi besar dalam kecepatan jika pasukan tempur ingin mempertahankan keunggulan mereka di medan perang masa depan, seperti dilansir dari Military.com.

“Apa yang bisa kita lakukan yang artinya sama dengan ‘memiliki malam?'”, tanya Bruce Jette, asisten sekretaris US Army bidang akuisisi, logistik dan teknologi, mengacu pada terobosan layanan dalam teknologi night vision. “Dan saya akan memberitah kalian, bahwa hal yang terus datang adalah kecepatan”.

Berbicara dalam simposium “Science & Technology and Showcase dihadapan Asosiasi Industri Pertahanan Nasional, ia menceritakan pengalamannya pada awal 1980-an sebagai komandan tank selama latihan di Fort Carson, Colorado, Amerika Serikat.

“Aku muncul dari punggung bukit ini, dan yang lain akan muncul di punggung bukit lainnya. Aku melihatnya, dia melihatku”, kata Jette. “Itu seperti undian, siapa yang cepat maka dia yang akan dapat”.

Setiap tank mulai memutar turretnya ke arah lawannya.

Rusia telah bereksperimen dengan “turret robot”, menggunakan algoritma untuk mempercepat pengambilan keputusan dalam pertempuran, katanya. Gambar muncul di layar datar di dalam tank mereka dan “komputer bekerja, dan menentukan bahwa itu adalah tank”.

“Mereka melihat tank dan kendaraan kami dari komputer mereka, dan komputer melihat dan menempatkan kotak-kotak kecil di sekitar mereka tergantung pada seberapa jauh kendaraan kita dan tergantung pada apa arah mereka, komputer memiliki algoritma yang memerintahkan tembak yang sana dulu, lalu yang itu dan tembak yang ketiga”, kata Jette menerangkan.

Semua teknologi ini mengurangi jumlah langkah yang harus dilalui oleh penembak sebelum membidik sasarannya.

“Saya membutuhkan ide-ide Anda tentang bagaimana menempatkan diri melewati apa yang telah dilakukan oleh mereka [Rusia]”, kata Jette, ke perwakilan industri. “Bagaimana kita bisa lebih cepat? Bagaimana kita bisa menjadi lebih baik?”

Dia menambahkan, salah satu alasan mengapa AS tidak melakukannya adalah bahwa AS tidak akan salah mengira truk es krim sebagai tank. Dia berharap peuang AS untuk deteksi target dan identifikasi bisa sangat akurat. “Ambang batas kita harus lebih tinggi, kita harus lebih baik, kita harus lebih cepat. Kecepatan akan menjadi sangat penting”, katanya.

Tinggalkan komentar