Aug 302018
 

Tank tempur utama M1A1 Abrams Angkatan Darat Amerika Serikat. Β© Sgt. Leon Cook (U.S. Army)

JakartaGreater.com – Kepala Akuisisi Angkatan Darat AS (US Army) baru-baru ini mengatakan bahwa militer perlu membuat terobosan teknologi besar dalam kecepatan jika pasukan tempur ingin mempertahankan keunggulan mereka di medan perang masa depan, seperti dilansir dari Military.com.

“Apa yang bisa kita lakukan yang artinya sama dengan ‘memiliki malam?'”, tanya Bruce Jette, asisten sekretaris US Army bidang akuisisi, logistik dan teknologi, mengacu pada terobosan layanan dalam teknologi night vision. “Dan saya akan memberitah kalian, bahwa hal yang terus datang adalah kecepatan”.

Berbicara dalam simposium “Science & Technology and Showcase dihadapan Asosiasi Industri Pertahanan Nasional, ia menceritakan pengalamannya pada awal 1980-an sebagai komandan tank selama latihan di Fort Carson, Colorado, Amerika Serikat.

“Aku muncul dari punggung bukit ini, dan yang lain akan muncul di punggung bukit lainnya. Aku melihatnya, dia melihatku”, kata Jette. “Itu seperti undian, siapa yang cepat maka dia yang akan dapat”.

Setiap tank mulai memutar turretnya ke arah lawannya.

Rusia telah bereksperimen dengan “turret robot”, menggunakan algoritma untuk mempercepat pengambilan keputusan dalam pertempuran, katanya. Gambar muncul di layar datar di dalam tank mereka dan “komputer bekerja, dan menentukan bahwa itu adalah tank”.

“Mereka melihat tank dan kendaraan kami dari komputer mereka, dan komputer melihat dan menempatkan kotak-kotak kecil di sekitar mereka tergantung pada seberapa jauh kendaraan kita dan tergantung pada apa arah mereka, komputer memiliki algoritma yang memerintahkan tembak yang sana dulu, lalu yang itu dan tembak yang ketiga”, kata Jette menerangkan.

Semua teknologi ini mengurangi jumlah langkah yang harus dilalui oleh penembak sebelum membidik sasarannya.

“Saya membutuhkan ide-ide Anda tentang bagaimana menempatkan diri melewati apa yang telah dilakukan oleh mereka [Rusia]”, kata Jette, ke perwakilan industri. “Bagaimana kita bisa lebih cepat? Bagaimana kita bisa menjadi lebih baik?”

Dia menambahkan, salah satu alasan mengapa AS tidak melakukannya adalah bahwa AS tidak akan salah mengira truk es krim sebagai tank. Dia berharap peuang AS untuk deteksi target dan identifikasi bisa sangat akurat. “Ambang batas kita harus lebih tinggi, kita harus lebih baik, kita harus lebih cepat. Kecepatan akan menjadi sangat penting”, katanya.

Berbagi

  53 Responses to “Kepala Akusisi US Army: Kita Butuh Kecepatan”

  1.  

    tank rusky = truk es krim…….xaxaxaxa
    joke of the day.

    •  

      lalu dimana lucunya???

      •  

        lucunya tuh bung Yuli ialah:
        dia gak ngerti sama sekali bahwa artikel ini tentang ketakutan militer amerika terhadap tank armata russia yang bisa lebih cepat menembak abrams mereka karena russia menggunakan turet robot yang belum mampu diproduksi mamariki…

        saat ini teknologi tank mamariki baru mampu membedakan tank dengan truk ice cream…jadi belum bisa memastikan mana obyek yang membahayakan abrams mana tidak, komputer abrams hanya bisa mencerna informasi “mana es krim yang enak” πŸ˜†

    •  

      Lucunya itu, bisa disimpulkan kalo kemampuan analisis tank terbaru Rusia belum tentu akurat walopun sudah pake komputer dan autoloader. Sistem komputerisasi Rusia masih jauh dibawah USA. Buktinya??? Sebutkan software OS komputer ternama dari Rusia yg bisa menandingi Mac, Windows ataupun Linux. Nggak ada kan?? Karena komputasi mereka masih sebatas kayak Program Pascal aja. Hhhhhhhhhh

  2.  

    Dalam situasi butuh kecepata dan kegesitan maka sistem manual loader jelas pilihan yang salah…

  3.  

    Ternyata secara teknologi US Army tertinggal jauh dari lawannya… Bahkan, mash dibawah China nih teknologi mereka, meskipun sempat lepas rodanya kmrn, cuma AS menangnya di “gaya”, gaya anak mami… wkwkwkw πŸ˜†

    •  

      berarti kelemahan tank china cuma pada roda…

      dibanding abrams yang: lelet mikir (kebanyakan prosedur sebelum “fire”)
      lelet jalannya

    •  

      padahal…USA fansboy…sempat bilang, kalau rusia belum mampu dan belum punya kemampuan berteknologi… awereness situational…….bikin geli.

      di artikel ini jelas ketahuan dimana sebenarnya tingkat penguasan teknologi tinggi USA dibanding rusia sebenarnya.

      •  

        tapi pasti selalu ada aja alasannya bung, bahkan sekalian dilengkapi dengan link lho bung @Wawan πŸ˜€

      •  

        Lucu, bahkan tank Armata aja nggak bisa diproduksi massal gegara kemahalan buat anggaran Rusia. Makanya cuma diproduksi 10 unit aja nanti waktu 2020. Hhhhhhhhhh

        •  

          Ngapain juga buru2 di produksi masal… sedangkan T-90 sudah cukup mumpuni untuk saat ini dalam operasi militer… bahkan sudah cukup mumpuni menghadapi senjata anti tank terkini…
          Armata adalah aset masa depan, dengan memiliki platform terkini, yang perlu dilakukan adalah memproduksi secara sporadis tidak perlu secara masal…
          Toh, saat ini perang dengan Tank modern hampir jarang sekali terjadi… di Suriah sekalipun justru perang dengan Tank cukup mampu dilakukan oleh Tank T-72 maupun yang versi lebih lawas seperti T-65/55…

    •  

      Lucu, ketinggalan teknologi apanya?? Komputasi pada tank??? Yakin USA ketinggalan??? Hhhhhhhhhh

      •  

        USA masih menggunakan manual loader…

        •  

          Hhhhhhhhhh, pemahaman Ente masih pola pikir abad 20. Kalo cuman mau nambah Situational Awareness pada tank, mau ngebuat tank bisa membunuh lebih cepat dan lebih baik, autoloader jelas bukan satu-satunya cara memenangkan perang, Cheznia, Georgia dan Afghanistan jelas2 jadi gambaran umum bahwa autoloader tidak membantu banyak. Abad 21 tank jelas akan bekerjasama dg senjata otonom seperti drone tank dan UAV. Di perang Georgia 1 batalion tank Rusia aja bisa dihabisi oleh UAV. Ente kira abad 21 mau ngarepin perang tank kayak di Kursk??? So, masih mau bilang autoloader itu teknologi mumpuni ??? Belum tentu kan. Hhhhhhhhhh

  4.  

    kalau russia lain pula, kecepatan pendeteksian dini & meriam berdaya jangkau dengan tembakan autoloder, kalau mengenai kecanggihan tank mbt? amerika & barat sudah tertinggal jauh dari russia

  5.  

    tapi russia lebih banyak mmproduksi tank apc dari pada tank mbt

  6.  

    musim hujan kok jual eskrim

  7.  

    lol, fansboy ruski masih berkelit saja, bilang autoloader paling jaguh….hhhh
    jasmerah dong, boy….jangan me lupakan sejarah, dong……

    kalau amrik lah yg pertama kali membuat super heavy tank dengan autoloader, setelah itu perancis dengan amx-13nya, nah ruski datang belakangan…..,,,,,
    kenyataan lho ini boy, masih ngak nerimo ?
    hhhhhhhhh

    •  

      hihhihii, digempur nazi jadi karang itu tank, tapi yg terakhir t34 juga yg mmnangkan perang dunia 2

      hahhaahaa

    •  

      no link = Hoax…

      Kenyataanya saat ini Russia/Prancis/China yang menggunakan sistem auto loader…
      Jerman sudah mulai mengawinkan dan menggunakan turet Leclerc yang memiliki sistem auto loader… USA masih berkutat dan tidak ada rencana untuk menggunakan auto loader…

      Sejarah boleh saja mereka yang pertama, toh akirnya mereka tidak menggunakanya…
      padahal untuk mencapai kemampuan menjadi platform mandiri dan robotik diperlukan sistem itu…

      •  

        robooootic…..???
        lol….

        sejak kapan autoloader menggunakan sistem robotik ?
        menggerakkan robotik perlu menggunakan kontroller, baik micro maupun motor kontroller.

        autoloader pada tank hanya menggunakan mekanisme biasa, yaitu mengirim arus sinyal saja sudah cukup.

        paham apa tidak bedanya robotic dgn mechanical ??

        •  

          APP blm juga sadar,
          mana ada pula autoloeder mbt russia pakai sinyal, autoloeder russia itu hanya menggunakan hentakan meriam yg ditembakkan, ketika meriam ditembakkan? maka hentakannya dari tembakan meriam tersebut yg mengisi meriam lanjutan utk ditembakkan lagi,

          jadi siapakah yg loooll?

          •  

            Autoloader pake hentakan meriam?? Lah, apa bedanya Ama manual. Yg manual juga ada hentakan meriamnya.

          •  

            bedanya dari tekhniknya, russia tau, mrk tdk tau,
            kalau mrk tau? tdk mungkin mrk menggunakan manual loeder lg, karna bisa jd puingΒ² itu tank selagi masih mengisi amunisi

          •  

            my bad, gw salah nulis, seharusnya arus dc constant, sedang klo urusan robotik menggunakan arus dc pulse.

            paham hahihuheho ?

            ibarat piston yg naik turun, tma dan tmb. klo jaman dulu masih pake transistor, klo jaman now pake cdi…

            paham ora son….
            dasar sontoloyo..lol

            hentakan rumus apalagi itu….bah…rumus mencari jodoh lewat dukun yaaaa….wkwkk

          •  

            baru kali ini gue mndgr ada orang yg sadar yg menyebut dirinya sontoloyo, seringΒ² ajja bro app klu gat tau

            hihhihiii

        •  

          Wah…kakakkak. APP kacau bin lucu. baca dulu tulisan halata huha mengenai autoloader nya rusia…..barulah buat koment ngalor ngidul. HH bilangnya ke timur…kenapa kamu jawabnya k kebarat? kapan bisa nyambung/ketemunya.

          aneh bin ajaib.

          •  

            anda sepertinya yg paling tahu bung !?

            jadi hentakan itu apa nya ?
            trigger nya ?

            klo hentakan jadi trigger, itu ndobos namanya.

            meriam sudah loading dan gunner memencet tombol “fire”.
            nah tombol tsb yg menjadi triggernya.
            kemudian transistor menunggu arus sampai penuh, sehingga terjadi delay setelah penembakan, delay 3 detik dan kemudian autoload.

            klo hentakan yg jadi triggernya.
            haha ibarat minum susu sambil naik kuda. tumpah kemana mana……xixixi

          •  

            coba bung jelaskan atau huha jelaskan autoloader rusky,,,,paling juga sama sprt yg gw jelasin…..

            nyanyar nyinyir melulu kerjaannya…….xixi

          •  

            ooowww….gw paham…gw paham…maksud loe wawan sama huha…

            mungkin maksud loe prinsip reload dengan gas ya ?
            https://en.m.wikipedia.org/wiki/Gas-operated_reloading

            cuma masalahnya kita bahas autoloader bung……ente kok malah nyambunginnya kesitu…..hhhhh

            jaka sembung naik odong2, ga nyambung dong…….hhhhhhhh

            makannya bang jgn main sama si huha nanti ketularan loch….hhhhhhh

          •  

            bah makin mumet itu orang, hihhiii.

            loe cek ajja dimana t14 armata menyimpan amunisi meriamnya yg sudah siap isi ulang utk menembakkan meriam lanjutan

          •  

            Ternyata ada org bod*h minum susu naik kuda tanpa sedotan, udah gitu minumnya dr gelas lagi… ini o’onnya gak ketulungan deh ? padahal tahu ada botol atau kemasan lain dan ada sedotan alias pipet πŸ˜€ wkwkwkwk

            berarti bener, tau prinsip kerja tp gak tau cara pakai πŸ˜† wkwkwk

            dasar kedelai

  8.  

    Tak ada jaminan kalo pake autoloader bisa membantu banyak armada tank menghadapi perang modern. Buktinya di Georgia 1 batalion tank Rusia dibantai sama UAV. Hhhhhhhhhh.
    https://old.civil.ge/eng/article.php?id=18992
    https://sputniknews.com/analysis/20080909116657490/

    •  

      itu kan tank jadul, bukan tank zaman now

    •  

      yang jelas menurut imajinasiku…. sistim mekanisme autoloader cukup banyak membantu dalam peperangan tank modern. terutama dalam mempersingkat waktu operasi dan meminimalisir korban awak tank dibandingkan dengan manual yang masih mengandalkan otot manusia karena faktor kelelahan dan kebosanan manusia nya (awak tank pengoperasi meriam nya).

      perpaduan autoloader, sistem sensor, komputasi dan kehebatan meriam serta keunggulan tanknya sendiri. akan menghasilkan kecepatan, ketepatan, daya hantam, serta perlindungan yang maksimal atau mumpuni.

      •  

        Bung, kita gak bicara imajinasi tapi data dan fakta. Faktanya walopun tank2 Rusia pake autoloader sejak puluhan tahun yg lalu, tapi tidak banyak pertempuran darat yg udah dimenangkan waktu pake tank Rusia/Uni Soviet. Bahkan di Vietnam, tank Soviet bukan andalan tapi SAM S-75 Dvina.

  9.  

    loe gak hitung RPG rudal panggul pelumat tank

 Leave a Reply