Dec 232014
 

image

Presiden Joko Widodo akan mengumumkan Kepala Staf Angkatan Laut yang baru untuk menggantikan Laksamana Marsetio pada pekan ini. Marsetio akan memasuki masa pensiun pada Desember 2014. Hal itu disampaikan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (23/12/2014).

“Sudah ada tiga nama calon yang diajukan oleh Wanjakti (Dewan Kebijakan dan Kepangkatan Tinggi) ke Presiden. Sudah diterima Presiden dan akan diumumkan pada minggu ini,” kata Andi.

Saat ditanya siapa saja yang diajukan oleh Wanjakti itu, Andi tak mau menyebutkannya. “Untuk nama saya tidak bisa,” kata dia.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhi Purdijatno mengatakan, setelah pergantian KSAL, Presiden Joko Widodo juga akan mengganti KSAU Marsekal Ida Bagus Putu Dunia yang akan pensiun pada bulan Maret 2015. Tedjo belum mengetahui apakah pergantian KSAL dan KSAU akan dilakukan secara bersamaan atau terpisah.

“Kita lihat nanti apakah Presiden mau efisiensi dilantiknya bareng atau bagaimana,” ungkap Tedjo.(Kompas.com).


Tiga Perwira Ini Diajukan Jadi Calon KSAL

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Tedjo Edhy Purdijanto, sudah mengirimkan sejumlah nama calon Kepala Staf Angkatan Laut yang baru ke Presiden Joko Widodo. Menurut Tedjo, setidaknya ada tiga orang jenderal Angkatan Laut yang masuk menjadi calon KSAL.

Mereka adalah Laksamana Madya Didit Herdiawan, Laksamana Madya Desy Albert Mamahit, dan Laksamana Madya Ade Supandi. “Semua (ketiga Laksamana Madya) sudah diajukan, Presiden Joko Widodo yang akan pilih,” kata Tedjo Edhy kepada Tempo melalui pesan singkat, Ahad, 21 Desember 2014.

Meski begitu, dia mengatakan ada sejumlah jenderal bintang dua yang ikut diajukan. Alasannya untuk memperkaya pilihan Presiden Jokowi. Sayangnya mantan Kepala Staf Angkatan Laut itu enggan menyebutkan nama jenderal bintang dua tersebut. “Nantilah, sabar sedikit,” kata dia.

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Marsetio sudah memasuki masa pensiun awal Desember 2014. Selain mengganti KSAL, Presiden Jokowi juga berencana mengganti Kepala Staf Angkatan Udara. Jabatan KSAU saat ini diisi oleh Marsekal Ida Bagus Putu Dunia yang seharusnya pensiun Februari 2015.

Sementara untuk ketiga calon KSAL, saat ini masih menempati jabatan masing-masing. Laksamana Madya Didit Herdiawan saat ini menjabat sebagai Wakil KSAL. Pria kelahiran Surabaya, 13 Desember 1961 ini diangkat menjadi Wakil KSAL sejak 12 Mei 2012.

Pada 2004-2009, Didit yang masih berpangkat Kolonel pernah menjadi ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Setelah ‘lulus’ dari ajudan presiden, Didit pernah menjabat sebagai Komandan Gugus Tempur Laut Wilayah Barat pada tahun 2009, Kepala Staf Komando Armada Barat tahun 2010, Panglima Komando Lintas Laut Militer tahun 2010, Panglima Komando Armada Barat tahun 2011, dan Asisten Operasi KSAL tahun 2012.

Sedangkan Laksamana Madya Desy Albert Mamahit saat ini menjabat dua posisi strategis, yakni Rektor Universitas Pertahanan Indonesia dan Kepala Pelaksana Harian Badan Keamanan Laut. Sebelum meragkap dua jabatan, pria kelahiran Manado, Sulawesi Utara itu pernah dipercaya sebagai Asops Panglima Armada Barat TNI AL, Danguskamlabar pada tahun 2011, Wakil Asisten Perencanaan KSAL tahun 2012, dan Komandan Sesko TNI AL tahun 2013.

Nama terakhir, Laksamana Madya Ade Supandi, saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Umum TNI sejak 12 Mei 2014. Pria kelahiran Batujajar 26 Mei 1960 itu masuk Akademi Angkatan Laut sejak tahun 1983. Sejumlah jabatan pernah dipegang Ade. Sebagai contoh pada tahun 2009 Ade menjabat sebagai Danguskamla Komando Armada Barat. Selanjutnya Ade menjabat sebagai Gubernur Akademi Angkatan Laut tahun 2010, Panglima Armada Timur tahun 2011, dan Asisten Perencanaan KSAL tahun 2012. (Tempo.co).

Bagikan :

  20 Responses to “Kepala Staf Angkatan Laut yang Baru”

  1.  

    Yg lebih gahar

  2.  

    Mantabb

  3.  

    Siapa ya kira” yg di pilih

  4.  

    Ajib

  5.  

    Laksamana Pocong Syerem….mantafff

  6.  

    OOoo

  7.  

    Akhirnya ada bank yg dibail out di rusia
    http://www.theguardian.com/business/live/2014/dec/22/rising-oil-price-russian-rouble-pay-rises-kingfisher-live

    Kitalihat berikutnya apa perangkah?

  8.  

    pilih aja yang paling tinggi rasa nasionalismenya, jadi non blok itu jalan.

  9.  

    Smg ksal yg baru nanti adalah orang yg sigap dan cepat dlm melaksanakan tugas yg diembannya dan yg tulus ikhlas dlm mengabdi pada negara ini, demi kemajuan dan kemakmuran rakyat. Sbb saat ini sangat dibutuhkan orang2 yg seperti itu.
    Selamat bekerja pak ksal!
    Dan ingatlah sll olehmu bhw rakyat amat mengandalkanmu!

  10.  

    tumben,biasanya pergantian KSAL tidak seheboh ini….

  11.  

    kita voting yuuu …. moga bung diego mau neh …

  12.  

    Pilih yang terbaik

  13.  

    Yg di pilih KASAL yg berani Nenggelamin Kapal Illegal Fishing, bisa menjabarkan konsep Poros Maritim, Berani bersikap soal LCS dan dekat dng Ring 1 Jokowi tentunya..mungkin bung PS masuk kriteria tersebut..:)

  14.  

    KSAL baru yg cepat melaksanakan perintah presiden, bukan yg klemer-klemer..KSAL juga tipe petarung spt presidennya, “kalo macam2 saya bikin rame!”…gitu mantap kan ?..

    ngga usah takut, yg tanggung jawab presiden, utk wilayah Asia saat ini…berani di adu banyak kepala negara yg keder juga berhadapan dgn presiden Jokowi…

 Leave a Reply