Nov 252018
 

General Mark Carleton-Smith. (Ministry of Defence via commons.wikimedia; https://commons.wikimedia.org/w/index.php?search=General+Mark+Carleton-Smith&title=Special:Search&go=Go#/media/File:Mark_Carleton-Smith.jpg)

Kepala Tentara Inggris menyebut Rusia kini menjadi “ancaman yang jauh lebih besar” bagi keamanan nasional Inggris daripada kelompok ISIS.

Dalam sebuah wawancara dengan Daily Telegraph, Jenderal Mark Carleton-Smith mengatakan bahwa Inggris tidak bisa lengah tentang ancaman yang diajukan Rusia.

“Orang-orang Rusia berusaha untuk mengeksploitasi kerentanan dan kelemahan di mana pun mereka mendeteksinya,” katanya.

Inggris menyalahkan Rusia atas keracunan Salisbury dan beberapa serangan cyber.

Pada bulan Maret, mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal – yang menjual rahasia ke MI6 – dan putrinya Yulia selamat setelah diracun. Pada bulan Oktober, pemerintah Inggris menuduh intelijen militer Rusia (GRU) berada di balik empat serangan siber terhadap target yang sangat penting, termasuk Partai Demokrat AS dan jaringan TV kecil di Inggris.

Rusia membantah terlibat dalam keracunan Skripal dan menyebut tuduhan serangan siber sebagai “fantasi yang kaya”.

Dalam wawancara pertamanya sejak ditunjuk sebagai Kepala Staf Umum pada bulan Juni, Jenderal Carleton-Smith mengatakan bahwa Rusia “tak terbantahkan” merupakan ancaman yang lebih besar daripada kelompok teroris Islam seperti Al-Qaeda dan ISIS.

“Rusia telah memulai upaya sistematis untuk mengeksplorasi dan mengeksploitasi kerentanan Barat, khususnya di beberapa wilayah non-tradisional siber, ruang angkasa, peperangan bawah laut,” katanya.

Mantan komandan SAS itu lulus dari akademi militer Sandhurst pada tahun-tahun terakhir Perang Dingin. Dia memimpin pencarian Osama bin Laden menyusul serangan teror 9/11 dan berada di garis depan dalam serangan Inggris untuk menghancurkan ISIS di Irak dan Suriah.

Rusia sebelumnya telah dikecam oleh para pemimpin dunia atas aneksasi Crimea dan perannya dalam konflik di Ukraina. Moskow juga dituduh ikut campur dalam pemilihan presiden AS tahun 2016. Putin juga membantah tuduhan Inggris bahwa dua tersangka dalam keracunan Skripal berkaitan dengan GRU.

Sumber: BBC

Bagikan:

  7 Responses to “Kepala Tentara Inggris: Ancaman Rusia Lebih Besar dari ISIS”

  1.  

    Rusia serta China adalah ancaman yg nyata bagi Dunia melebihi Al Qaeda dan ISIS.

  2.  

    Apakah kepala, tangan, kaki dan badannya sejalan? 😀

  3.  

    Kok seperti maling teriak maling ya?

  4.  

    tuh kan benar, rusyah jadi ancaman, berarti Amerika salah, karena menganeksasi Iraq, seharusnya waktu sovyet runtuh, amrik langsung habisin aja tuh sovyet, pecah belah jadi beberapa negara berdasarkan distrik militer.
    Klo rusyah kagak ada, berarti …. kan …. juga kgk ada fansboy rusyah di indonesia ….. yg bikin malu itu 😆

 Leave a Reply