Jul 062016
 

Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, Irak beberapa kali mendapatkan serangan bom dari kelompok militan ISIS. Tidak kurang dari 250 jiwa tewas akibat serangan bom. Terkait dengan hal ini, Menteri Dalam Negeri Irak, Mohammed Ghabban mengumumkan pengunduran dirinya, Selasa (5/7/2016).

Dia mengumumkan pengunduran dirinya lewat tayangan video yang di siarkan melalui akun facebook miliknya.
Namun, pengunduruan diri Mohammed Ghabban belum bisa dikatakan resmi selama Perdana Menteri Irak Haider Al Abadi belum menyetujuinya. Dia juga menambahkan, Irak akan terus menjadi ‘bulan-bulanan’ kelompok militan ISIS selama kebobrokan di internal penegak hukum belum dibenahi.

Lebih lanjut dia menjelaskan, ada tumpang tindih kewenangan antara dua lembaga anti-terorisme, dua direktorat kementerian pertahanan, dan komando keamanan kawasan dengan badan kontra-intelijen di Kementeriannya.

 Posted by on Juli 6, 2016