Industri Roket dan Rudal Indonesia Prancis

107
1366
RBS 15 (photo: Roxel)
RBS 15 (photo: Roxel)

24/05/2014. Satu lagi kabar baik bagi Industri Pertahanan dalam negeri. ARC mendapat kabar, sudah ditandatanganinya MoU kerja sama pembangunan pabrik propelan antara PT.DAHANA dengan Roxel serta Eurenco dari Prancis. Pengumuman kerja sama itu sendiri akan diumumkan oleh Kementerian Pertahanan dalam waktu dekat.

Dalam kerjasama ini, semua pihak sepakat membangun pabrik propelan di kawasan Subang Jawa Barat. Pabrik seluas 50 hektar ini, nantinya dibangun di area PT. Dahana dan akan memakan waktu pembangunan selama 4 tahun. Diharapkan, ground breaking pertama pabrik propelan nasional akan berlangsung sebelum HUT TNI 5 oktober mendatang. Produk yang dihasilkan nantinya akan diserap oleh industri pertahanan, terutama bahan baku untuk membuat peluru, roket dan peluru kendali.

Rudal Anti-Kapal Permukaan Sea Skua (photo: Roxel)
Rudal Anti-Kapal Permukaan SeaSkua (photo: Roxel)

Roxel sendiri merupakan penghasil propelan ternama asal Prancis. Hampir semua Roket dan Rudal buatan eropa barat menggunakan propelan buatan Roxel. Roxel juga dipercaya sebagai pembuat “boost dan sustain motors” berbagai roket: Exocet, Mistral, Rapier, Aster, VL Mica, VL Seawolf, Starstreak, Marte, Sea Skua, Otomat, RBS-15 dan banyak lagi.

GMLRS rocket firing from HIMARS (photo: Roxel)
GMLRS rocket firing from HIMARS (photo: Roxel)

Roxel juga pembuat dari booster peluru yang diluncurkan dari kapal selam Stromshadow, air to air Asraam, Magic 2, Anti-Tank Milan, PARS 3 dan berbagai jenis misil dan roket lainnya.

Kabarnya Roxel juga akan memasok propelan Munisi Kaliber Khusus untuk PT.Pindad

Aster 15 Surface to Air
Aster 15 Surface to Air

Sementara Eurenco merupakan perusahaan yang mengembangkan, memproduksi dan menyediakan aneka ragam bahan energetik untuk pertahanan dan pasar komersial. Termasuk untuk bahan isian propelan dan hulu ledak meriam, hingga rudal anti tank.

Upaya kemandirian di bidang propelan ini sendiri merupakan salah satu program utama KKIP. Industri propelan merupakan salah satu industri strategis menuju kemandirian di bidang Roket serta Peluru Kendali. Sehingga cita cita Roket serta Rudal nasional kini semakin mendekati kenyataan. (sumber: ARC.web.id)

107 KOMENTAR

  1. Alhamdulillah akhirnya dinaikin juga di media. Ok saya akan bercerita sedikit, sebenarnya dari kemarin mau buat tapi belum ada ijin dari “bos”, πŸ˜€

    Tapi karena udah muncul di media ya udah saya akan buka sedikit, untuk Roxel dengan PT Dahana kita akan dibantu dalam pembuatan motor solid propellant untuk roket dan rudal. Dan rudal yg dimaksud disini untuk Penangkis Serangan Udara semacam Rapier, VL Mica, dll. Untuk awalnya mereka akan bantu kita dalam pengembangan “Pacar Wutah” dan Rudal anti pesawat. Selain dahana yg akan terlibat itu ada Lapan, PT Len, PT Pindad dan PT KS.

    Awalnya Roxel sudah kerjasama dengan Pindad dalam pembuatan Motor Propulsi SLT dan roket. Selain Roxel, yg membantu pengembangan ada juga perusahaan MBDA yg membantu dalam Sistem Rudal Anti Serangan Udara, selain itu ada Tractek Inggris. πŸ˜€

    Maaf baru pulang kuliah, jadi baru baca jadi telat deh saya. πŸ˜€

    Untuk Roxel kita kerjasama untuk pembangunan PSU kita namanya “pacar wutah,” nanti dikembangkan PT Dahana dan Divisi Roket dan Rudal Pindad. πŸ˜€

  2. Ayo generasi penerus Indonesia belajar dengan giat utk bangsa supaya kita bisa mandiri tanpa bantuan asing. Mulai dr hal terkecil yg bisa kita persembahkan utk bangsa ini. Apapun bagaimanapun caranya mari kita berjuang bersama dengan cara kita masing2. Sekecil apapun klw kita bersatu pasti akan menghasilkan yg besar. Salam Persatuan.

  3. luarbiasa hebat…maksud saya madrid yg hebat,la decima!
    nkri gunakan ilmu padi,semakin berisi harus semakin merunduk..bekerja,berkarya membangun bangsa yg kuat di semua lini,byk mahasiswa2 indonesia yg memiliki kreatifitas dan intelektual kelas dunia..libatkan mereka,maka kita akan mengguncangkan dunia,shalom..selamat pagi sahabat sahabat indonesia sejati dan sehati

  4. mumpung lagi bahas roket/rudal..berita bagus dari om putin..

    Sistem Rudal Pertahanan Udara S-400 Mulai Beroperasi

    Sistem rudal pertahananan udara Rusia S-400 mulai beroperasi di atas langit Moskow. Sistem ini sebelumnya sudah diuji langsung di lapangan Kapustin Yar.

    Awak tempur Resimen Rudal Pertahanan Udara Zvenigorod yang dilengkapi dengan S-400 β€˜Triumph’ ZRS (Zenitnaya Raketnaya Sistema/Sistem Rudal Pertahanan Udara) mulai menjalankan tugas, setelah melakukan latihan menggunakan simulator β€˜Tembr-M’. Hal tersebut disampaikan oleh Kolonel Aleksey Zolotukhin, Perwakilan Resmi VKO (Vozdushno-Kosmicheskaya Oborona/Pasukan Pertahanan Udara) pada ITAR-TASS,
    Resimen Rudal Pertahanan Udara Zvenigorod yang berwenang mengoperasikan sistem β€˜Triumph’ S-400 dan β€˜Pantsir-S1’ sejak Maret lalu tersebut telah berhasil menyelesaikan tes uji pengoperasian sistem S-400 dalam satu-satunya resimen pelatihan Pertahanan Udara di pangkalan Rusia. Mereka menjalankan latihan menembak langsung dengan sistem S-400 di lapangan pengujian Kapustin Yar dan mulai menjalankan tugas membela ruang udara di atas Moskow dan pusat kawasan industri Rusia.

    Menurut Zolotukhin, Pasukan Pertahanan Udara di Podmoskovye dirancang untuk memperbaharui pelatihan awak tempur di pos komando resimen rudal pertahanan udara serta barisan S-300 dan S-400. Hal ini untuk memungkinkan mereka melakukan operasi tempur di lingkungan udara yang kompleks menggunakan penerbangan aktual dan simulator β€˜Tembr-M’.
    Sifat unik dari simulator β€˜Tembr-M’, menurut Zolotukhin, terletak pada kemampuannya untuk melakukan simulasi tempur secara real-time dan dalam dimensi geografis yang sebenarnya. Di wilayah Moskow, spesialis dari resimen pelatihan dapat melatih awak tempur S-300 dan S-400 dari resimen rudal pertahanan udara untuk melakukan operasi di setiap sudut dunia dengan menggunakan peta digital wilayah yang bersangkutan.

    Zolutukhin menyampaikan, tahun lalu ada lebih dari 30 latihan uji taktis di pangkalan resimen pelatihan. Lebih dari 70 awak tempur dari pos komando dan barisan resimen rudal pertahanan udara dilatih oleh spesialis resimen, dan sekitar 1.000 personil dari pasukan rudal pertahanan udara menjalani pelatihan verifikasi.

    Lima Sistem Pertahanan Misil Terbaik Rusia

    Rusia memiliki salah satu sistem pertahanan misil terbaik di dunia. Jendral Purnawirawan David Deptula, mantan pejabat intelejen Angkatan Udara Amerika Serikat, bahkan mengakui hal tersebut dalam sebuah wawancara.

    Igla-S, Sistem Pertahanan Udara (MANPADS) Terpopuler

    Jarak jangkau sasaran: 6.000 meter
    Batas ketinggian sasaran: 10 – 3.500 meter

    Sistem Pertahanan Udara Man-Portable memiliki konstruksi sederhana berupa sebuah tabung peluncur dan sebuah roket. Sistem pertahanan ini dirancang untuk melawan pesawat, helikopter, serta pesawat tanpa awak pada ketinggian rendah, dalam kondisi derau termal alami dan buatan. Banyak ahli berpendapat bahwa MANPADS mengungguli semua persenjataan sejenis yang ada saat ini.
    Igla-S memiliki tingkat akurasi yang tinggi dan hampir tak bisa terdeteksi oleh sistem pengintai. Kemampuan Igla-S telah terbukti dalam beberapa pertempuran seperti di bekas Yugoslavia dan di Suriah.
    MANPADS Igla-S telah disuplai ke negara-negara Asia Tenggara, Asia Tengah, Timur Dekat dan Tengah, Eropa Tengah, Amerika Latin, Karibia, dan Afrika.

    S-300VM Antey-2500, Sistem Misil Pertahanan Udara Paling Efektif

    Jarak jangkau sasaran: 200 kilometer (sasaran aerodinamik), 40 kilometer (sasaran balistik)
    Batas ketinggian sasaran: 25 meter – 30 kilometer

    Sistem antipesawat dan antimisil portabel S-300VM Antey-2500 merupakan misil dan senjata pertahanan udara yang serbaguna. Sistem ini mampu melawan misil balistik dengan jarak jangkau hingga 2.500 kilometer. Antey-2500 juga dapat mencegat semua jenis sasaran aerodinamis dengan sama baiknya.
    Sistem avionik S-300VM dilengkapi dengan dua radar yakni sebuah radar pemindai lingkar dan sebuah radar berbasis peranti lunak. Radar pertama dapat memindai semua ruang di sekeliling sistem. Radar tersebut dirancang untuk mendeteksi pesawat terbang dan helikopter. Sementara radar kedua merupakan pencari misil.
    S-300 VM merupakan sistem misil pertahanan udara Rusia terhebat yang sudah mulai diekspor. Saat ini, Venezuela telah memiliki sejumlah S-300VM

    Pantsir S-1, Sistem Misil-Senapan Pertahanan Udara Rusia Tercanggih

    Jarak jangkau sasaran: 1,2 – 20 kilometer
    Batas ketinggian sasaran: 15 meter – 15 kilometer

    Sistem ini dirancang sebagai sistem pertahanan jarak dekat bagi titik sasaran sipil dan militer untuk melawan semua senjata serangan udara, termasuk melawan sistem pertahanan udara jarak jauh. Sistem ini juga dapat menjaga sebuah objek yang dilindungi dari ancaman darat dan laut.
    Pantsir S-1 saat ini tengah diuji coba lapangan (trial by fire) di Suriah. Senjata ini mengundang kekaguman para ahli militer karena kemampuan tembak dan akurasinya yang tinggi, serta hanya butuh lima menit persiapan hingga dapat digunakan.
    Pantsir dapat menjatuhkan sasaran apapun, mulai dari burung pipit hingga pesawat. Para ahli menganggap sistem ini tak akan tertandingi. Saat ini, Pantsir S-1 digunakan oleh Aljazair, Iran, Arab Saudi, dan Oman.

    RS S-400 Triumf, Sistem Misil Pertahanan Udara Terbaru
    Jangkauan deteksi sasaran: 600 kilometer
    Jarak jangkau sasaran: 400 kilometer (sasaran aerodinamik), 60 kilometer (sasaran balistik)
    Batas ketinggian sasaran: 10 meter – 27 kilometer

    RS S-400 Triumf

    dirancang untuk melawan sasaran udara aerodinamis (pesawat taktis dan strategis serta pengganggu radar seperti pesawat AWACS dan KR), termasuk melawan teknologi siluman dengan jarak jangkau sekitar 400 kilometer. Sistem ini dapat mencegat misil balistik, sasaran supersonik, dan alat-alat serangan udara lain yang ada ataupun yang berpotensi ada. Dibanding pendahulunya, S-300 Triumf, RS S-400 memiliki laju api (rate of fire) dua setengah kali lebih tinggi. Sistem ini akan tersedia untuk ekspor setelah 2016.

    RS S-500, Sistem Misil Pertahanan Udara Paling Menjanjikan

    RS S-500 adalah generasi terbaru sistem misil antipesawat yang diyakini akan menggunakan konsep “keputusan terpisah” untuk menghancurkan banyak sasaran balistik dan udara sekaligus. Tujuan utama dibuatnya S-500 adalah untuk melawan misil balistik jarak menengah dan antarbenua. Menurut perancangnya, sistem pertahanan terbaru ini bahkan mampu mencapai satelit orbit rendah, senjata ruang angkasa, dan platform senjata orbital. S-500 saat ini tengah dikembangkan dan akan tersedia paling cepat tahun 2017

    sumber : ITAR-TASS.rusian today

  5. Semoga info di atas mempertegas arah kemandirian dibidang modernisasi alutsista…..mohon info sesepuh ……sekiranya battle cruiser Pyotr Velekiy clas maupun cruiser kirov class itu aplikasi rudal anti udaranya berbasis S300 atau S400 ya? mohon informasinya