Nov 052016
 

leopard-2-ri

Ajang pameran internasional Indo Defence 2016 Expo & Forum menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk meningkatkan dan mempererat kerjasama di bidang pertahanan dengan beberapa negara sahabat. Salah satunya dengan Yunani yang ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent antara Kementerian Pertahanan RI dengan Kementerian Pertahanan Yunani.

Penandatanganan Letter of Intent akan menjadi dasar bagi kedua negara untuk membangun kerjasama di bidang pertahanan. Kerjasama ini ditandatangani oleh Dirjen Strahan Kemhan RI Mayjen TNI Yoedi Swastanto bersama Alternate General Director for Defence, Invesment and Armaments the Hellenic Ministry of National Defence Kyriakos Kyriakidis.

Pendantangananan disaksikan Menteri Pertahanan RI Ryamizard dan Menteri Pertahanan Yunani Panagiotis Kammenos, (2/11/2016) usai melakukan pertemuan bilateral di sela-sela kegiatan Indo Defence 2016, (2/11/2016) di Jakarta International Expo, Jakarta.

Dalam pertemuan ini, Menhan RI dan Menhan Yunani saling bertukar pandangan mengenai potensi dan upaya kerjasama yang dapat dilakukan kedua negara dalam rangka memperkokoh kerjasama bilateral di bidang pertahanan untuk ditingkatkan ke level yang lebih tinggi.

Menhan RI Ryamizard Ryacudu mengatakan, penantanganan Letter of Intent antara Kemhan RI dengan Kemhan Yunani merupakan kemajuan yang sangat signifikan. Adanya kerjasama pertahanan yang konkrit diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi kedua negara.

Menhan Yunani berharap setelah penandatanganan Letter of Intent ini, kedua negara dapat segera membahas dan menandatangani perjanjian kerjasama pertahanan dalam rangka memperluas kerjasama, baik kerjasama di bidang teknologi industri pertahanan melalui penelitian dan pengembangan serta produksi bersama, kerjasama pendidikan dan pelatihan khususnya pelatihan misi perdamaian dan juga kerjasama di bidang intelijen.

Dalam bidang industri pertahanan, Yunani melakukan kerjasama dengan beberapa negara dalam memproduksi Alutsista. Dalam hal ini Yunani juga ingin menawarkan kerjasama dan produksi bersama kepada Indonesia dengan teknologi yang dimiliki Yunani.

“Kami juga sangat mengapresiasi keinginan Indonesia untuk mengikuti pelatihan misi perdamaian PBB di Pusat Pelatihan Misi Perdamaian di Yunani. Kami juga memiliki Pusat Pelatihan Tank Leopard dan juga memiliki simulator yang diproduksi dari Jerman. Kami mengundang Prajurit TNI untuk berlatih di Pusat Latihan itu ”, tambahnya Menhan Yunani.

Sumber : Kemhan.go.id

Bagikan:

  15 Responses to “Kerjasama Pertahanan Indonesia Yunani Diperkuat”

  1.  

    Pening……..demo mengganggu kedamaian…

  2.  

    Trus Leo-nya mau di apain di sana?

  3.  

    Mungkin Yunani mau jual leopard 2a4 nya….xixixixi

  4.  

    Alat perang yu_nani mau di obral… Ga kuat biaya perawatannya. Uangnya mau buat makan aja.

  5.  

    Nawarin KS 214 nya..

  6.  

    Test

  7.  

    Testing

  8.  

    Menhannya Yunani namanya Panagiotis Kemensos

  9.  

    Bkn feminin tapi berlandaskan warna keislaman.

 Leave a Reply