Okt 242015
 

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (ANTARA FOTO/Feny Selly)

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (ANTARA FOTO/Feny Selly)


Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen TNI R Ediwan Prabowo, melakukan pertemuan bilateral dengan Delegasi Kementerian Pertahanan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang dipimpin oleh Asisten Menteri Pertahanan Kerajaan Arab Saudi Marsdya (Purn) Mohammed bin Abdullah Al-Aish di Ruang Rapat Urip Sumoharjo, Kantor Kemhan, Jakarta. Dalam pertemuan bilateral yang dilakukan usai keduanya melakukan courtesy call ini dibicarakan mengenai peningkatan kerjasama pertahanan antara Pemerintah RI dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Dalam pertemuan bilateral yang juga dihadiri oleh para pejabat Eselon
I Kemhan serta Perwakilan PT Pindad dan PT DI ini dibahas mengenai upaya perwujudan konkrit kerjasama pertahanan kedua negara yang telah secara resmi ditandatangani oleh Wakil Menteri Pertahanan kedua negara pada tanggal 23 Januari 2014 lalu. Kunjungan Asisten Menhan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi ini juga merupakan salah satu implementasi konkrit kesepakatan kerjasama pertahanan kedua negara.
Kedua negara memiliki peran penting dan strategis bagi kestabilan dan perdamaian di kawasan regionalnya masing-masing, serta menghadapi ancaman yang hampir sama. Untuk menghadapi ancaman-ancaman tersebut, diperlukan upaya kolaboratif melalui kerjasama yang saling menguntungkan. Oleh karena itu, kerjasama pertahanan kedua negara menjadi relevan untuk saling berbagi pengalaman dan memetik pelajaran terbaik yang diperlukan bagi upaya pembangunan kapasitas pertahanan kedua negara.

Dalam pertemuan bilateral yang membicarakan kerjasama pertahanan antara Asisten Menteri Pertahanan Kerajaan Arab Saudi dengan Sekjen Kemhan ini disepakati bahwa kedua negara akan menggali kemungkinan kerjasama pertahanan yang lebih luas dengan membentuk joint working group yang diharapkan dapat terbentuk bersamaan dengan kunjungan Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu ke Kerajaan Arab Saudi yang rencananya akan dilaksanakan pada akhir Nopember 2015 ini. Joint working group ini yang akan merumuskan detail rencana peningkatan kerjasama pertahanan kedua negara.

Kedua pihak juga sepakat bahwa kerjasama pertahanan akan ditingkatkan dalam bidang industri pertahanan. Kerjasama pertahanan yang selama ini telah berjalan seperti saling kunjung antara pejabat Kemhan dan TNI serta saling tukar perwira siswa yang mengikuti pendidikan sesko akan terus dilakukan dan ditingkatkan. Kerjasama pertahanan juga diupayakan ditingkatkan dalam hal saling berbagi informasi dalam bidang penanggulangan terorisme.

Kementerian Pertahanan juga siap memfasilitasi kerjasama industri pertahanan antara Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dengan industri pertahanan dalam negeri sebagai bentuk tanggung jawab Kemhan yang merupakan pembina langsung industri pertahanan Indonesia.

jakartagreater.com

  11 Responses to “Kerjasama Pertahanan RI-Arab Saudi”

  1.  

    Bentuk konkritnya apa ya?

    Kali aja mo dikasi hibah amur kayak maroko…

  2.  

    Kerjasama opo karo arab?

  3.  

    Mantap.

  4.  

    MEMFASILITASI = MENYARANAI

    DETAIL = 1.RINCIAN / PERINCIAN 2.TERPERINCI

    (BERSAMBUNG) tubi tukinyut

  5.  

    hehehe…Dananya dan Kerjasama kilang dan memasok minyak mentah

  6.  

    Gopoh tah pean?

  7.  

    cari sensasi..!!!

  8.  

    Kerja sama dg negara yang memperbudak TKI?

  9.  

    Ya…mungkin hrus mengajak cewek2 dr Puncak untuk daya tawar yg tinggi…