May 252014
 
Pembangunan Suar oleh Malaysia di Tanjung Datuk, Kalbar

Pembangunan Suar oleh Malaysia di Tanjung Datuk, Kalbar

Tidak ada rotan, akar pun berguna. Sebagai sesama bangsa Melayu, mungkin peribahasa inilah yang dipakai Malaysia saat menyatakan niatnya untuk membangun menara suar di perairan Tanjung Datuk, kecamatan Paloh, Kalimantan Barat. Pertumbuhan ekonomi yang kian seret, telah mendorong Malaysia untuk bersikap lebih kreatif, dan tentu saja harus lebih selektif dalam membuat berbagai perencanaan pembangunan yang akan diselenggarakannya. Segala kebutuhan harus terlebih dahulu melalui perhitungan yang matang dan mematuhi rambu-rambu skala prioritas. Zaman serba mudah, sepertinya sudah mulai menjauh dari atmosfer pembangunan Malaysia..!

Pemikiran ini pulalah yang mendasari dibangunnya project menara suar Tanjung Datuk, yang kemudian kita ketahui bahwa project tersebut berhasil dihentikan oleh TNI AL. Pertanyaannya, benarkah apa yang sedang di bangun oleh Malaysia itu adalah sebuah menara suar?

Berikut kesimpulan dari sebuah obrolan siang tadi dengan seorang sahabat berkebangsaan Philipine. Sebut saja dia, Ben..!

Lelaki kekar asal Mindanao ini, sudah lama malang melintang dalam dunia engeneering. Pengalamannya yang luas telah membawanya melanglang buana ke berbagai pelosok dunia. Tak terhitung berapa perusahaan perminyakan lepas pantai yang ia singgahi sebagai tempat bergantung hidup. Sudah puluhan, atau bahkan mungkin ratusan platform rig yang ia bangun di seluruh perairan dunia. Dia juga terlibat pembangunan sebuah platform jacket terbesar di dunia yang dirancang dan dibangun oleh sebuah perusahaan engeneering USA, yang berkedudukan di Batu Ampar, Batam.

Produk yang dihasilkan perusahaannya itu, kemudian dikirim ke perairan Australia. Ada satu hal yang unik di sini. Selama puluhan tahun berpengalaman membangun rig, dia tidak pernah tahu untuk perusahaan mana pekerjaan itu dibuat. Dia hanya berpikir bahwa project yang dikerjakannya adalah untuk perusahaan yang menggajinya. Ciri seorang profesional sejati..! Tidak heran, karena itu pulalah, jika sedang ada project, dalam sebulan dia bisa mengantongi pendapatan bersih hingga puluhan ribu dollar..! Luar biasa bukan..?

Seperti pagi itu, beberapa bulan yang lalu. Dia baru saja kembali dari Philipine, setelah sekian lama tinggal di sana untuk menjenguk saudara-saudaranya yang tertimpa bencana badai topan haiyan. Uang dalam rekeningnya sudah ludes, untuk membiayai pembangunan kembali rumah-rumah saudaranya. Praktis dia hanya bergantung hidup pada penghasilan adiknya yang bekerja sebagai seorang chef pada sebuah restaurant Italia di kawasan wisata dan perbelanjaan terkemuka, Bukit Bintang, Kuala Lumpur. Bosan dengan hidup sebagai pengangguran, akhirnya dia pun menerima tawaran untuk bekerja di sebuah perusahaan shipyard yang ada di Lumut, negara bagian Perak.

Hal yang membuatnya terkejut adalah ternyata project yang akan dia hadapi bukanlah pengerjaan sebuah konstruksi kapal. Ini adalah sebuah bangunan untuk pengeboran minyak lepas pantai. Namun ketika dia melihat detail arsitekturnya, keningnya mengernyit, karena ada bagian-bagian vital yang tidak tergambar di situ. Dia heran dan bingung, tidak mengerti dari mana minyak akan diambil, dan dimana minyak akan diolah dan disimpan, di sebelah mana kapal pengangkut akan mengambil minyak, dan lain-lain. Bangunan itu tidak seperti bangunan rig sebagaimana biasanya dia buat, tapi lebih mirip dengan sepotong kapal yang terpancang di tengah lautan. Naluri liarnya mulai ngelayap. Dia pun iseng bertanya. Apakah ini pesanan Petronas? Jawaban yang dia dapatkan adalah, ya milik Petronas, untuk MinDef..!

rig-laut

Mendengar jawaban itu, sontak dia terkejut bukan kepalang. Sejak kapan MinDef punya bisnis perminyakan lepas pantai? Namun dia kembali fokus mengamati detail gambar tersebut. Akhirnya dia pun mengerti mengapa bangunan ini dibuat. Hahaha..! Seketika kami tertawa..!

Ada kegundahan yang amat dalam dirasakan oleh para petinggi militer Malaysia, manakala Indonesia, Philipine dan negara ASEAN lainnya tengah sibuk memperkuat armada lautnya. Apalagi China semakin berani dan terang-terangan menyulut api amarah di ruang Laut China Selatan. Keinginan untuk mengakuisi armada tempur matra laut sebanyak-banyaknya, belakangan terasa begitu berat mengingat beban ekonomi yang semakin menghantui. Akhirnya, karena kapal tidak terbeli, apalagi mau beli kapal induk, masih jauuuuh..! Atau mungkin bisa dibilang, mimpi kali ye..? Para petinggi di lingkungan TLDM mengajukan sebuah rancangan pertahanan yang didasarkan pada konsep platform rig jacket seperti mana digunakan dalam industri minyak dan gas lepas pantai. Jangan main-main, ini project serius.

TLDM telah memesan beberapa kapal pendukung untuk setiap rig pertahanan yang dibangun. Selain itu, dalam perhelatan DSA2014 yang baru lalu, pemerintah Malaysia juga memesan beberapa system rudal dari Rusia dan system radar dari Perancis. Lagi-lagi ternyata semua pesanan itu akan di-install pada setiap rig pertahanan yang mereka bangun. Kelas rig pertahanan pun akan dibuat dengan level yang berjenjang. Ada yang sekelas corvet, fregate, atau bahkan ada yang sekelas destroyer. Untuk kelas yang terakhir, bahkan akan dilengkapi dengan pelabuhan submarines terapung dan fasilitas perbaikan kapal. Luar biasa..! Darimanakah semua biaya pendanaan project tersebut..?

Selalu saja ada ranting yang jatuh bilamana ada angin yang berhembus kencang. Seperti angin di siang tadi, ranting yang dijatuhkannya membawa sebuah kabar yang tertinggal oleh merpati yang mungkin tadi hinggap. Indonesia telah menerima bantuan militer yang jumlahnya super besar dari Russia dan China untuk tetap kukuh dengan posisinya sebagai negara yang netral.

Hahaha..! Mungkin ini juga sebuah jawaban atas pernyataan sahabat saya dari Korea yang menyebut Indonesia sebagai otak dagang, dan take it all and run..! Melihat gelagat ini, Malaysia memainkan kartu trufnya. Obama diundang, perjanjian Hishamudin dengan Pentagon direalisasikan, dan bantuan pun cair. Inilah hasilnya, dan tidak lama lagi konon akan menyusul beberapa helicopter tempur untuk menambah kekuatan ketiga matra dalam tubuh ATM, penawaran pespur baru dan atau up grade hornet TUDM. Wallahualam..! Merpati itu tak terlihat lagi, bahkan sangat sulit dibedakan mana kotoran merpati dan mana kotoran gagak. Soalnya di Kuala Lumpur, populasi gagaknya jauh lebih besar daripada merpatinya. Salam hangat bung..! Selamat merenung..! (by: yayan@indocuisine / Kuala Lumpur, 25 May 2014).

  223 Responses to “Kerling Tanjung Datuk: SUAR ATAU TO WAR?”

  1. uno

  2. UnoOne

    • yah jadi runner up deh, kayak atletico semalem. πŸ˜€

      sudah sedemikian “paranoid”kah tetangga sebelah dengan kemajuan pertahanan bangsa ini?
      jangan-jangan ini strategi “the power of kepepet” dari mereka, cukup menarik dengan mempersenjatai rig. yang jadi pertanyaan rig type yang mana?
      kalo yang fixed seperti anjungan minyak lepas pantai, bukankah hanya akan menjadi targed empuk kapal permukaan / bawah air dari lawanya?. kalo rignya type jack-up kan mobilitasnya terbatas, harus ditarik pake kapal lain untuk pergeseranya. ato rig type semi submersible yang dipake? yang lebih parah lagi jika drilling ship yang dipersenjatai, ampun deh.
      mohon pencerahanya bung yayan.
      salam hormat.

      • sehebat apapun rig armed tetep aja sitting duck. minimal pertahanan titik di lepas pantai itu harus land base seperti karang atau pulau kecil. beruntunglah kita memiliki natuna.

  3. Hahahahaha..pertamax Kah?

  4. masuk podium gak ya ? πŸ™‚

  5. 10 besar lagi

  6. Ijin nyimak dan belajar mas,

  7. Izin nyimak

  8. 3besar,

  9. ini ciri khas bung yayan perlu ditelaah dengan cermat…!!! tapi ngomong2 klu rig dijadikan sejenis kapal perang…apa ga mudah klu ditembak..? kehabisan Modal kalee ya bung yayan itu sonora…

    • No comment bung..! Saya juga gak ngerti. Mungkin maksudnya sebagai kepanjangan mata dan telinga pertahanan mereka. Hehehe..!

      • Mungkin bung Yayan perlu ada penjabaran mengenai perjanjian Hishamudin..supaya saya bisa merenung dengan tuntas..hehehe.salam hormat

      • saya melihatnya..sudah kehabisan akal mereka, atau karena mungkin dengan keadaan budget yang “cekak” untuk melakukan sesuatu untuk menahan gempuran tentara LPA. Disamping itu dibagunnya didaerah yang grey area. kalau pemerintah indonesia tidak protes maka Malysia bisa mengclaim daerah tersebut…….

        Maaf analisa ngawur…..

    • ini sudah ketinggalan jaman bung
      ini diaplikasikan saat perang dunia ke 2 dimana inggris membuat rig untuk menghalau serangan udara dari german yg dilengkapi PSU
      kalo sekarang ada rig begitu ditembak dari 70km via udara or 100km via laut dah ambruk bung
      hehe

  10. Misteri yg mendebarkan sekaligus menantang bung yayan

  11. @Bung Yayan : Semoga sang merpati tetap disini dulu ya…sebelum NKRI fully armed. Amin

  12. Ketahuan ni mALAY

  13. “Merpati itu tak terlihat lagi, bahkan sangat sulit dibedakan mana kotoran merpati dan mana kotoran gagak. Soalnya di Kuala Lumpur, populasi gagaknya jauh lebih besar daripada merpatinya.”

    Mmmmm….. merenung mode is on πŸ™‚

    Tulisan menarik bung Yayan. Thanks for sharing.

  14. thx bung yayan… nice artikelnya ditunggu kisah” yg lainnya bung…..

  15. Ijin nyimax,,,,

  16. trima kasih bung@yayan atas artikelnya ,yang menambah wawasan & membuka jiwa nasionalisme saya. πŸ™‚
    jadi itu alasanya malaysia mendirikan menara suar di tanjung datuk & tidak lain hanya sebuah kamuflase malaysia.untuk menyiapkan kekuatan TLDM nya.dan kekuatan matra lainya lewat bantuan ASU.
    mohon ma’af kalau analisa saya salah ya bung@yayan. πŸ˜€
    Salam Hangat buat bung@yayan. beserta keluarga di KL
    semoga sehat selalu.Amien….

  17. ouw…
    Mungkin ini sekaligus sbagai jawaban atas kedatangan puluhan alutsista kelas super beberapa tahun belakangan ini..

    Ya ya ya, bukan otak dagang Bung Yayan.. Tapi saatnya kita realistis. Toh tetangga sebelah gak ngerti2 gmana jadi tetangga yg baik.
    Terima kasih atas pencerahannya Bung, baru ngeh sekarang.

  18. Wah bung yayan rajin banget sekarang buat tulisan, salut deh. Ini bentuk kepedulian dan nasionalisme bung… atau mungkin bentuk kekawatiran. πŸ˜€ Berarti 3 tetangga terdekat kita sudah memperkuat taringnya nih (singapor, malay dan australi). Wah saya kok jarang olahraga ya…. hahaha… maaf oot.

    • Sebagai bentuk kecintaan saya pada bangsa dan negara, bung..! Mari kita tingkatkan kewaspadaan..! Terima kasih dan salam hangat bung..! Jangan lupa untuk membiasakan hidup sehat dan rajin berolahraga..! Hehehe..

  19. oh….itu to ternyata rencana malaysia bangun suar di tanjung datuk

  20. Bung Yayan bagus amir si, ini yg sulit tebak2 buah mangis ud baca 2 x masi oot, apa ini floatning dock apa terminal al, yg jelas merpati tak perna ingkar janji klau gagak malay ud banyak bangkai kali he….. he……..

    • Terima kasih bung..! Anda sangat berwawasan. Pertanyaan anda adalah jawaban yang anda inginkan. Salam hangat..!

    • Maaf nimbrung nih. Kalo saya lihat condornya udah jauh jauh hari main ke singaparna. Si condor ngga bakalan mau ngeluarin duit malah nyari duit kok. Bukan rig bastion tapi rig christmas. Natuna bakalan unreachable data plan. FIR kita hilang. Dari kemarin saya udah ngasih klu untuk pemandu pensil,cuman saya ngga yakin sesepuh liat. Kalo punya pemandu itu hal ini bukan masalah besar. Tinggal di pasang yang rasa itb, lalu di instal ke vls.

  21. Sebelumnya salam hormat bung @Yayan..tumben artikel susulan cepat diangkat..hehehe..mungkin karena ada ranting jatuh terbawa merpati..atau angin mamiri..hehehe…saya pun tak habis berfikir ada apa di tanjung datuk..pasti ada hubungannya dengan kedatangan penggede paman sam..dan efek lanjutannya sudah terasa di tanjung yg indah itu..terima kasih banyak bung ulasan anda telah membuka tabir misteri yg mereka coba umpat..tapi yg masih menjadikan penasaran dlm pikiran saya adalah..kenapa hanya dengan tim kecil dr TNI AL..mereka seperti enggan berhadapan setidaknya untuk mempertahankan tiang pancang tersebut..rasa takut mungkin muncul..tapi apakah hanya itu??..sekali lagi terima kasih bung @Yayan atas curahan pengetahuan yg sangat berharga buat saya..salam hangat buat keluarga anda dan semoga ada dalam keadaan yg selalu sehat paripurna..salut!!

    • Tim kecil TNI AL? Kalau cuma tim kecil, sahabat saya gak mungkin minta dipulangkan segera ke KL..! Hehehe..! Mereka dikepung paus dari empat penjuru, bung..!

      • wah ini nih yg menarik,lanjut dibabar bung..yg serunya kok nggak ditaruh diatas ? πŸ™‚

      • Bung Yayan pausnya yang mejeng di brunei ya……emang sahabat bung yayan menedeteksi hadirnya paus itu…..lah ndak gahar dong peran silent warriornya….coba colek bung @ Pocong Syerem ah untuk konfirmasi….kok orang sipil saja bisa mendeteksi gimana yang militer tuh….

      • sy juga berpikir begitu Bung Yayan, masa dng KRI yg tdk bersenjata (pernyataan dari TNI AL, belum sempat bawa senjata,diperintah berangkat) langsung lari terbirit-birit, ternyata yg datang beberapa ikan paus…wkwkwk.Jayalah NKRi.

      • Hehehe..itulah yg saya ingin tahu bung..sampailah pada akhirnya seperti yg anda sebutkan..dan penasaran sayapun sirna bersama angin mamiri..hahaha..!!

      • bung yayan…… apakah ini bukan taktik “mereka” untuk mengintip arsenal (kekuatan) laut kita ….

      • Kalau saya bilang hiu, artinya saya udah blak-blakan. Nanti banyak yang bilang, hoax..! Hehehe..! Ssssst..!

        • kalau Bung Yayan bisa menyatakan “Merpati itu tak terlihat lagi, bahkan sangat sulit dibedakan mana kotoran merpati dan mana kotoran gagak.”, tentu bisa juga “Paus itu tak terlihat lagi, bahkan sangat sulit dibedakan mana bayangan paus dan mana kotoran hiu . Bukan begitu ? he he….

        • hiu dalam bahasa ruskie akula πŸ˜€

      • Sudah terjawab pertanyaan saya selama ini, yaitu kenapa hanya tim kecil dari TNI saja mereka sudah takut mengingat kejadian di ambalat mereka sangat kekeh sekali untuk meninggalkan tempat ternyata ada 4 paus yg mengepungnya.

        Saya memang sudah menduga sejak kedatangan obama kesana, si jaguh bisa berani berulah lagi krn mendapatkan suntikan dari asu.

        By the way, saya sangat salut dan kagum kepada bung yayan, tulisannya selain sangat menggugah dan sangat informatif sekali kali ini. Inilah berita yang saya tunggu, maklum bung yayan saya sangat haus akan berita apalagi untuk berita yg seperti ini yg bisa membuat kita selalu waspada.

        Salam hangat untuk bung yayan dan keluarga.

      • Clue lagi nih, mungkunitu alasan kenapa TNI AL terkesan lamban, ada perang besar rupanya πŸ˜€

        • maaf Bung BJ.. sebenarnya saya ndak sependapat dengan kalimat TNI AL terkesan lamban.. kalimat itu dibuat dari ucapan teman” wartawan yang mendengarnya 4 hari setelah laporan kejadian.. sebenarnya sebelum berita ini keluar.. satuan kecil sudah berada disana sebagai nelayan karena ada laporan beberapa kapal tongkang beraktivitas memuat material seperti tiang pancang.. maaf kalo salah komentar.. πŸ™‚

        • TNI tidak mungkin lamban bung BJ..jangan under estimated atau menelan mentah2 berita di media..TNI kita tidak mungkin seperti itu..salam

      • Wehhh ajeppp ..kepung pke Lontong submarinr ga yaaa !!! Mangappp krg paham situasi dsana.. suwunnn..

  22. sebaiknya menara suarnya jgn di robohkan..tancapkan aja Merah Putih..setuju ga bung..?

  23. Kabarnya dg kedatangan Obama, malaysia malah kena bulii

  24. πŸ™‚ rig jacket

    Kelas rig pertahanan pun akan dibuat dengan level yang berjenjang. Ada yang sekelas corvet, fregate, atau bahkan ada yang sekelas destroyer
    TLDM telah memesan beberapa kapal pendukung untuk setiap rig pertahanan yang dibangun.
    Bahkan akan dilengkapi dengan pelabuhan submarines terapung dan fasilitas perbaikan kapal

    Mohon yang piawai strategi dibahas nih : rig jacket didukung kapal untuk pertahanan, kelemahan dan keunggulannya.

    • Mohon izin sesepuh semua untuk ikut coment , imho apa yg dilakukan sonora saat ini mmg persiapan buat memanasnya kawasan kenapa mereka memilih membuat rig jack up atau aplah namanya yg jelas itu di bangun dilaut dg berbagai tujuan .
      Pertama tentu itu bisa diibaratkn pulau terluar pertahan sebelum menyentuh mainland , aggressor diharapkan di sibukkan dg itu apalagi dg sifatnya yg diam dan menyerupai anjungan lepas pantai tentu musuh akan kesulitan membedakan mana yg punya keris dan tidak.
      Kedua saya kira untuk mengurangi wilayah penyerangan ke mainland yg akan banyak menimbulkan kerusakan yg besar baik infrastructure maupun korban jiwa.
      Dan sebagai perlindungan asset itu tentu diperlukan kapal kapal pendukungnya.

    • Kalau bung Didoth pernah bermain game strategi di PC seperti red alert dll. Rig Jacket Malaysia fungsinya sama dengan tower dalam game. Idenya meniru garis pertahanan maginot Perancis, hanya saja ini aplikasinya di laut. Dengan menyebar fasilitas pertahanan mandiri maka akan dapat meluaskan areal perlindungan, berfungsi sebagai pos penjagaan serta garis pertahanan terluar mandiri. Tujuannya untuk menerapkan garis pertahanan yang dapat menaahan atau mendesak balik musuh. Untuk yang kecil akan berperan sebagai “attack scouting tower”, sedangkan rig yang besar akan berperan seperti benteng / kastil yaitu titik pertahanan strategis. Kelemahannya tentu saja tidak mobile / pergerakannya terbatas, operasional dan logistik terbatas, dan kalau sudah kehabisan amunisi nasibnya akan seperti ‘sitting duck’ / sasaran yang mudah dilumat. Untuk itu dalam operasinya rig – rig ini membutuhkan dukungan kapal perang, bersama sama mereka dapat membuat pertahanan yang kuat. Sederhanya bayangkan seperti pos hansip di perumahan lengkap dengan portalnya.

      • Benar bung Nara, tapi kalau kaki – kaki rig-nya dilengkapi sonar dipadukan dengan asroc, setiap penyusup yang datang tidak akan keluar tanpa berdarah juga. Tentang pertahanan udaranya, saya jadi teringat wacana gerilya udara, kalau kita memiliki banyak drone yang bisa dipersenjatai seperti global hawk, saya tidak akan terlalu hawatir lagi dengan maginot alay ini.

    • Bung didoth….kalau sy akan tertawa melihat rig rig aneh ini…lupakah mereka dgn strategi leaffroging (lompat kataknya) mac arthur?

      Saat mengadakan counter attack mac arthur men skip saja pertahanan jepang yg kuat seperti rabaul dan jawa.dia langsung menusuk jantung pertahanan jepang di morotai sulawesi dan masuk philipina…padahal jepang berharap sekutu merebut pulau demi pulau dari kepulauan bismarck sampai singapura sebelum masuk philipina…jepang kecele karena sekutu masuk dr pintu belakang…

      Alangkah dekatnya semenanjung dgn indonesia sehingga kita tidak perlu lewat laut untuk menduduki malaya…kita akan mendaratkan paratrooper behind enemy line untuk memutus menyekat reinforcement dan mengisolir rig rig itu tanpa suplay logistik.seperti benteng yg terkepung rapat lambat laun akan menyerah dgn sendirinya kecuali mereka memang kanibal….

      Kemudian berapa sih rig yg bs mereka bangun sbg pertahanan titik?apa mereka jg tdk belajar dr pendaratan normandia bhw selalu ada titik lemah dalam garis pertahanan yg juga diketahui musuh…mereka tidak akan mampu mempertahankan semua garis pantai mereka aeperti juga garis pantai kita yg terbuka…

      “Siapa yg coba mempertahankan semua garis akan lemah di semua garis” – frederic rhe great

      Yg paling masuk akal untuk negara kepulauan dgn garis pantai panjang adl pertahanan bergerak dan itu dlm bentuk submarine…

      Ini yg mereka tdk sanggup :mrgreen:

      • Benaar apa yang dikatakan bung wehrmacht, analisa yang keren.
        Dan saya percaya bahwa petinggi TNI kita saat ini sudah mempunyai plan dan antisipasi terhadap apa yang dilakukan sonora saat ini..
        Untuk apa kita membeli banyak pespur dari berbagai macam jenis kalau tidak untuk mempertahankan diri atau bahkan memukul balik lawan hehhee

      • Maaf bung Wermacht, sistem pertahanan rig-tower ini bukanlah sesuatu untuk ditertawakan. Bayangkan seperti ini, mereka ditempatkan dilaut yang artinya field of vision-nya rata karena tidak ada gunung. JIka diatas rig-tower itu ditempatkan berbagai alat deteksi dan peringatan dini, apalagi kalau sistem antar rig-tower sampai terintegrasi, bayangkan betapa luas coverage penjagaannya. Dan jika diatas deknya dilengkapi berbagai rudal pertahanan, bayangkan betapa berbahaya sifatnya, seperti gardu siskamling yang dihuni preman.

        Maginot alay ini memang tidak ditujukan sebagai garis pertahanan utama, hanya sebagai garis pertahanan terluar serta docking strategis bagi kapur yang berlayar, sifatnya ofensive – defensive. Fungsi utamanya adalah untuk menahan dan menggerus kekuatan musuh sebelum masuk ke garis pertahanan selanjutnya, dan disitulah letak berbahayanya apalagi mengingat itu diletakkan di garis perbatasan kita. Akan timbul pertanyaan, sebenarnya mereka mau bertahan dari ancaman siapa, RRC atau Indonesia? Ini yang membuat saya geram, air sudah keruh masih diaduk aduk pula oleh mereka, kampret benar malon satu ini,… maaf kalau kata – kata saya kasar, sedang geram betul saya.

        • salam bung wehrmacht,sigit dan stmj

          kalau pribadi saya sih bukan lebih kecondong pertahanan, tapi tapal patok aja….seperti patok perbatasan darat,kalau ini patok di lautan…hanya fisiknya dibuat fatamogana saja..

          cuma pendapat
          maaf cucu lancang

        • Wkwkwk…sabar bung STMJ…geram boleh tp kepala hrs tetap dingin…setiap virus selalu memiliki antidot nya…

          pertahanan titik statis di era perang modern skrg ini menurut sy adl.omong kosong dlm arti taktis.namun akan lain dlm arti politis dan strategis…

          Menurut sy yg di kejar malay adl.arti politisnya.kalau strategis apalagi taktis tdk akan berarti banyak kalau bs di bilang tdk ada…seperti maginot lini yg jadi seperti keledai saat jerman menyerang dari ardeness setelah (juga) mendobrak benteng eben emael belgia yg di serang dari udara oleh pasukan layang cm dgn kekuatan satu kompi menundukkan satu resimen lengkap pasukan belgia….atau atlantic wall jerman yg di sekat dr belakang oleh linud 101 dan 82….

          Statis akan mudah dipetakan musuh sedangkan kinetis sukar di tembak wujud,jumlah,besaran dan kualitasnya…sdh hukum alam πŸ˜€

          • Hehe, terima kasih bung Wermacht, tapi saya masih tidak bisa menerima kalau halaman rumah saya di pagari orang. Apalagi konsekuensinya cenderung politis, seolah mereka ingin mengambil kursi sebagai kakak besar di ASEAN dengan menunjukkan mereka mampu menjinakkan Indonesia dan menjadi begundal asu. Secara militer itu juga bisa digunakan untuk melindungi battle group asu kalau jadi ditempatkan disana. Saya tidak habis pikir, harusnya manusia yang menenteng asu ini malah malon yang lehernya ditenteng asu.

          • Setuju bung mirip strategi bola don guardiola bergerak bergerak dan bergerak dlm ranah ball possesion

          • Jangan sampai ketipu, saya yakin rig – rig di lepas pantai itu hanya untuk pengalih perhatian… sehingga lupa tujuan mereka sebenarnya… saya yakin ada maksud lain…bukan hanya sekedar rig… semoga para petinggi TNI bisa melihat ini.

          • komen terakhir mas Wehrmacht… bikin senyum saya makin lebar… xixixi…

            gue demen gaya loe bro…

        • Apapun tindakan lawan jangan pernah anggap remeh,tapi tanggapi dengan serius dan penuh kewaspadaan.menganggap remeh lawan menertawakan lawan merupakan sifat takabur yang harus di hindari karena akan membawa kehancuran dan kehinaan.sifat dan watak paranoid lebih baik dari pada menganggap remeh.ingat dengan perang arab israel? nasser menganggap israel kecil itu tidak ada apa apanya di banding gabungan negara arab.tapi nyatanya cuma dalam 6 hari israel bisa menggulung gabungan negara arab.ingat bagaimana sekutu pemenang perang 2 menganggap remeh indonesia yang baru merdeka? dalam perang akhirnya mereka bisa di pukul oleh pejuang 45 bahkan jendral mereka mampus? dll.sudah banyak contoh bahaya sikap meremehkan lawan.apa yang mereka buat di perbatasan laut kalimantan itu harus di selidiki tuntas?ada baiknya pekerja itu bukan di usir tapi di tangkap dan diintrogasi.maaf saya juga emosi lihat keangkuhan ulah si maling ini.

          • Dear pak raden…kita tdk sedang bicara scope kecil di seputaran rig itu tp kita sdg bicara scope besar grand strategy adidaya dunia yg sebenarnya terror by design yg tersusun dlm chapter chapter bernama paranoid,claimant,xenophobia,komunisto phobia,klandestin dan masih banyak lagi…maksud sy tertawakan adl.secara taktis rig ini sebuah omong kosong tp secara politis rig ini hanya sebagian kecil konspirasi tingkat tinggi dgn tujuan seperti salah satu strategi sun tzu,memancing ular keluar…dan ular itu adalah militer kita…

            Rig ini masalah diplomat kita,jgn terpancing yg akan merugikan militer kita karena percayalah,militer kita akan lebih berguna pd saat yg tepat dan itu tdk lama lagi πŸ™‚

          • bung wehrmacht yang saya hormati inti pemikiran saya adalah kita jangan sampai lengah dan tetap waspada.dan itu mencakup scope besar dan kecil,grand design,konspirasi tingkat tinggi dll.itulah yang saya maksud.waspada dan mawas diri termasuk melihat ancaman yang jelas secara fisik maupun strategi yang tersembunyi.mohon jangan terlalu cepat berkesimpulan taktik rig ini omong kosong saudaraku tercinta bagaimana kalau ada pihak lain yang backup simaling sehingga rig ini dilengkapi alat alat dengan teknologi terkini seperti alat pengacak,alat canggih spionase, sistim pertahnan udara terbaru yang terintegrasi dengan sistim terpedo anti kapal selam yang tertanam di kaki kakinya,bisa jadi juga ini hanya alat untuk pancingan untuk menggolkan rencana yang lebih besar?dst.inilah penjabaran saya tentang sikap waspada dan sedikit paranoid.tidak ada maksud mendiskreditkan anda saudaraku ini hanya saran untuk saling mengingatkan dan melengkapi.masalah di kawasan ini sangat kompleks rumit dan berpotensi melibatkan banyak pihak sekaligus berbagai kepentingan tentu saja akal, strategi,teknologi dan motif yang di gunakan juga akan sangat beragam.maafkan aku saudaraku jika aku menyakiti perasaanmu

          • satu lagi saudaraku wehrmacht janganlah kita jadi ular atau buaya tapi jadilah siluman setidaknya kancil.karena kancil mengerti apa itu bahaya.sekali lagi dengan segala kerendahan hati saya mohon maaf saudaraku

        • Assalamualaikum wr.wb
          wahahahaha buat apa marinir latihan berenang 3 km dengan tangan dan kaki di ikat πŸ˜€
          saya pernah baca tentang strategi jerman masuk ke perancis, dengan membikin kegaduhan di luar.
          bikin aja gaduh di salah satu ring pasti supply akan terfokus di daerah gaduh, saat itu terjadi tusuk langsung ke jantung pertahanan.
          kalau salah ya maaf πŸ˜€
          maaf oot πŸ˜€

      • Kalau menurut saya perpaduan keduanya malah bisa bermanfaat dan saling melengkapi. Rig-rig ini lebih sedikit maintenance dan operasionalnya, tapi akan selalu menjaga wilayah sekitarnya shg para penyusup akan ketahuan terutama utk bawah air. Sehingga menurut saya saling melengkapi antara rig dan ks mobile.

      • Salam Bung Wehrmacht dan yang lain ,
        saya kira sesederhana apa pun langkah pembuatan benteng laut itu akan membatasi setiap manuver tempur kita . Kalau kita memang diarahkan dan seakan dipaksa untuk menembus dari daratan , apa malah itu rencana mereka sesungguhnya ? Dengan keterbatasan dana yang mereka miliki , tentu mereka bisa saja dengan jurus kepepet akan memperkuat matra yang memungkinkan . Disini terlihat matra laut akan sulit mengejar matra laut kita, akhirnya mereka mengejar kuatnya matra darat dan anti udara . Inilah yang perlu diwaspadai . Tentu kita tidak mau pasukan payung kita mengalami nasib seperti seperti pasukan payung Jerman yang babak belur dan berdarah-darah saat merebut Pulau Kreta bukan , he he…. Kualitas mereka memang tidak sebaik pengawal nusantara kita tapi kita tidak boleh lengah . Dunia selalu berputar, setiap strategi akan berguna disaat yang tepat , begitu pun strategi lawas tidak haram digunakan apabila mampu menipu musuh .
        Maaf bukannya menggurui , tapi saya malah salah satu yang kagum pengetahuan Bung Wehrmacht tentang strategi perang apalagi tentang Perang Dunia II .salam Bung….

        • Salam bung awan…memang benar rig mereka akan jd obstacle yg menghambat pergerakan matra laut kita.tp itu cm sementara…paratroopers kita tdk akan bernasib seperti falschirmjaeger di kreta sebab mereka tdk mendapat dukungan laut sama sekali dan semuanya hrs di rebut dr udara.dlm kasus rig ini paratroopers dan kavaleri udara kita akan menyekat malon agar reinforcement mereka tdk dpt dikirim ke pantai apalagi ke rig,menyiapkan beach head untuk pendaratan laut dan bertahan hingga fortified datang…rig musuh akan di urus rocket saturation (sdh hampir mencapai line produksi mqsal) yg di lepas kapal kapal kita atau di rudal pembom strategis kita (kalau telah ada) atau AGM yg di lontarkan pesawat kita…percayalah rig rig ini hanya akan menjadi sitting duck…

          By the way makasih atas pujiannya…sy emang penggemar strategi PD1 dan PD2 akibat kecanduan maen empire series waktu kuliah hag hag hag πŸ˜€

          • Tapi sebagai mata dan telingga terluar musuh ,cepat atau lambat rig tersebut memang harus dihancurkan . Dan disini semakin banyak sumber daya kita yang dialokasikan untuk mengatasi serta mengeliminasi rig tersebut ,maka itu lah tujuan dari musuh . Sedikit gangguan tapi merepotkan, dan inilah mungkin salah satu gerilya bagi mereka yang merasa inferior dalam matra laut .
            Kalau strategic bomber dikirim buat ngancurin rig sayang juga Bung, kalau buat ngancurin kapal induk okelah, he he…

    • saya pernah membaca artikel tentang platform mengapung, mobile, lebih ditujukan sebagai pangkalan aju.

      Amerika menggagas ini untuk membuat sebuah pangkalan militer terapung di tengah lautan. Jadi, walaupun area yang akan diserang jauh dari mainland mereka, mereka tetap bisa mensupport unit-unit tempurnya, baik itu kapal perang maupun pesawat tempur.

      Fungsinya hampir sama dengan kapal induk, tapi lebih besar dan lebih luas. Mungkin lebih tepat disebut benteng terapung.

      Dan ternyata ide ini sudah mulai diujicobakan, mereka telah menemukan material yang bisa dipakai untuk dijadikan dasar platform mengapung ini

      link berikut bukanlah link yang pernah saya baca, tapi mudah-mudahan bisa memberikan gambaran awal

      http://www.alphabetics.info/international/2009/05/15/may-15/

      • @afiq0110
        salam kenal bung.
        gambarnya persis di film avenger, dan tiba-tiba “kapal induknya” bisa terbang

        • hehehe… kurang lebih seperti itu bung John…

          tapi belum sampe ke sana ilmu mereka, mereka baru sampai pada tahapan menemukan material yang cukup ringan dan cukup kuat untuk mengapung di laut sembari menopang beban berat…

          modul jadi dari material ini sih kalo saya nggak salah ingat nggak lebar-lebar banget… tapi bisa dirangkai hingga membentuk penampang yang amat luas

          maaf, artikel awal yang saya baca nggak ingat lagi link-nya

  25. Jgn Jgn Malingsia mendapat Hibah F16… 3 squardon setelah kedatangan Obama nih…

  26. saya yakin tni ga bakal membiarkan pembangunan menara ini berjalan lagi,,,pasti sudah ada mata dan telinga yang menjaga…hahahah pakcik,,,korang tak tau diri kah nak mahu menantang abang bos kau…mahu nak kita belasah???

  27. Aih, saya senyum – senyum sendiri setelah membaca ini, deduksi saya benar ternyata. Oh, ya salam hangat untuk anda dan merpatinya, bung Yayan πŸ˜€

    • Deduksi? Saya menyukai teori itu..! Saya pecinta berat novel-novel karya Sir Arthur Conan Doyle, terutama novel legendarisnya, Sherlock Holmes..! Sebuah petualangan detektif jenius yang briliant..! Hehehe..! Terima kasih, salam hangat bung..!

  28. anehh benar strateginya malaysia…. atau jangan2 ini semacam kapal induk statis untuk pangkalan militer negara2 sekutu sekaligus tempat logistik bagi keperluan mereka… jika bangun pangkalan militer di darat pasti menimbulkan sengketa dengan rakyatnya dan kaum islam ultranasionalis malaysia

  29. apapun itu … GESER GESER RUBUHKAN HIHIHIHIH

  30. Salam @bung yayan. Maaf mau nanya sedikit, menurut anda itu Rig pengeboran migas yg dipersenjatai atau markas mengapung?
    Tapi apapun itu menurut saya bagaikan menodong Indonesia dengan senjata. Sepertinya mereka sudah siap “modal” untuk konfrontasi dengan kita. Mau nanya 1 lg bung yayan bagaimana sih kesiapan tentera AL/AU mereka di banding dengan TNI AL/AU sekarang, siapa yg lebih unggul, terutama untuk konflik berlarut/ makan waktu lama?
    THx.. πŸ™‚

  31. Artikel yg sangat mengagetkan bung@yayan..!! Ini project yg sangat2 serius apalagi malay seperti tdk takut lagi dg membangun suar tsb di wilayah Indonesia..ada apa gerangan..??? Ada dukungan dari asu sepertinya..!! Bila dilihat dg gelagat & prilaku malay seperti ini bagaimana kelanjutan perdagangan bebas ASEAN th 2015 nanti..buat si malay musuh sebenarnya bangsa mereka itu siapa bung@yayan..?? Indonesia.??/ China..??? Menurut saya pribadi demi menjaga NKRI si malay harus perlu dikasih pelajaran..karena dg cara Diplomasi pun selalu mengulangi lagi perbuatanya..bila perlu ultimatum si malay jika masih ngelunjak trs TNI akan menghancurkanya mau itu kapal yg melanggar ataupun suar yg di bangun di wilayah NKRI..sebab selama ini pemerintah masih trs menahan diri dg jalan diplomasi..sekali- kali bolehlah di hancurkan buat si maling kambuhan seperti malay…salam hangat bung@yayan..!!! NKRI HARGA MATI..!!

    • Malaysia sudah sering dikasih pelajaran bung oleh Indonesia, tapi otaknya upin ipin jadinya ya gak paham2 juga. Ini ibarat siswa sekolah udah ndablek, mbolosan, dikasih les sama kursus tiap hari tetep aja nggak mudeng. Telmi kali…. πŸ˜€

    • Untuk saat ini, kayaknya Malaysia berasumsi bahwa Indonesia, Russia dan China adalah tiga serangkai. Namun kekhawatiran ini cukup bisa menjadi agak tawar, karena di situ juga ada US, UK, France dan Germany. Yang membuat Malaysia menjadi paranoid adalah dengan adanya sikap Russia dan China yang terlihat lebih pro terhadap Indonesia. Ini benih permasalahannya bung..!

      • Mungkin kita bisa berdiskusi dgn malay, tapi apakah ada dusta di antara kita?.. hmm diplomasi bukan hal yg mudah dimengerti bagi saya karena unsur pengendalian diri bukan hal yg mudah dan sangat menatang.

      • Anehnya lagi bung@nara..malay ngaku sbg bangsa serumpun..tapi ga percaya dg INDONESIA ..mungkin menurut ane malay rada parno karena pernah konfrontasi dg kita …ada luka dalam yg membekas..!!!

      • Malay termakan umpan antek usa di internal mereka kali agar bisa dimanfaatkan usa .. apakah demikian?

      • Karena ambisi Malaysia ingin menjadi pemimpin di ASEAN dan menguasainya Bung.

        Brunai sudah sadar dan merapat
        Filipina coba bermain di dua kaki u ambil keuntungan
        Thailand masih issue Politik dan namun trust ke kita
        Negara ASEAN yg lain masih sibuk sendiri

        Mungkin itu analisa saya bung.

        Salam Hormat dan Kenal.

      • IMHO, orang yg pernah berbuat salah menyakiti orang lain biasanya selalu ketakutan klo perbuatan salahnya itu akan mendapatkan balasan dan menjadi paranoid, seperti malaysia ini

  32. bung Yayan,
    Bagus nih ada insight dari langkah sonora di Tg Datu.
    Yang saya belum paham, kalo maksud pendirian platform tersebut adalah untuk “floating bastion”.
    Kenapa mencampuradukkan tujuan dengan isu perbatasan dengan Indonesia?

    Jadi sepertinya blunder.

    • Terima kasih bung..! Itulah yang harus kita cari jawabannya. Yang pasti, ini bukanlah sebuah fasilitas pengeboran minyak lepas pantai. Dan meskipun untuk suar, konon luas area yang mereka pakai sangat besar.

  33. Bung Nara & bung Yayan klau floating terminal ri harus banyakin marinir & mid sub marine sea skimming tuk intrusi, kita percepat pangkalan natuna & tuk spill off banyakin pertahanan pantai di kaltim esmosi bos liat busuk/bangkai upin berarti benar info pak moel. Bung Nara upin siapin 13 yg di install 1 di tanjung datu, la yg 12 di perbatasan ri mana lagi ya bung

    • jangan lupa,”menara suar”yang mereka buat juga berfungsi sebagai SPBUnya kapal2 patroli mereka karna mereka tidak memiliki kapal besar untuk memasok bbm ke kapal patroli mereka dan jika kembali ke pangkalan akan memakan waktu dan biaya yang besar sementara mereka punya kapal patroli yang sedikit untuk menjaga perairan mereka.

  34. Bung Yayan@ Mantab…artikelnya… ini yang saya tunggu tunggu
    salam hangat bung Yayan…

  35. barusan liat batas laut Indonesia – Sonora di Laut Natuna, sebenarnya memang posisi Sonora yang terpisah antara Serawak/Sabah yang di Semenanjung adalah mimpi burok buat mereka πŸ™‚

    Pulau Natuna dan Andaman adalah aset kita yang sangat strategis yang akan selalu direcokin. Penguatan Natuna dengan pecah atau tidaknya konflik LCS adalah keniscayaan.

    • 1.natuna harus didijadikan sekelas pearherbourd amerika dipasifik mengingat ini letaknya sangat strategis pangkalan angkatan laut yg kuat mandiri dgn sistem pertahanan udara dan radar yg kuat,jgn lupa kita memberi pemahaman kepd cina bahwa itu bkn bermaksud menghambat tujuan di LCS slama tdk menyentuh wilayah indonesia,indonesia punya alasan kuat dikarenakan p.natuna memisahkan wilayah malaysia semenanjung dgn serawak dan sabah klo pertahanan indonesia lemah malaysia akan berusaha dgn segala cara mengakuisasi p.natuna sehingga wilayah mereka menjadi satu.

      dan untuk saudara kita yg baik malaysia kita beri tipuan bahwa penguatan TNI di p.natuna dlm rangka mengantipasi cina,jgn lupa kasih kbr ke vietnam,filipina supaya mrk mendukung penuh maksud indonesia.

      2.pembangunan dan pemberdayaan masyarakat p.natuna,membangun bandara,pelabuhan pengisian untuk kapal-kapal niaga.intinya p.natuna dan sekitarnya harus dibangun.

      3.semuanya tergantung pemerintah pusat dan daerah itu sendiri.

  36. Hmmm….lawan serius leopard 2 bung nara…abrams kah? Memang ASU berniat mempensiunkan abrams nya karena sdh tdk efisien lg meladeni hobi perang asimetrisnya…

    Kalau benar abrams maka gantian kita yg tertawa karena tuh raja tegak bbm akan bikin ATM ngedongkol karena selera minum mesin turbinnya bikin kantong mereka yg udah kering tambah angus…

    Mengenai pantes apa nggaknya MBT di kalimantan sy gak mau bahas karena akan jd ketoprak humor…yg jelas kalimantan akan jadi tempat loak kalo MBT main di sono…

  37. Perlu kewaspadaan, sekarang Papua lagi hening, si assu lg mikir ntuk mengobok2 NKRI, tapi….. alhamdulillah TNI kita cermat menambah pasukan beberapa batallion sehingga perusuh pengacau rada takut nongol. Begitu pula harapan kami Kalimantan, semoga TNI nambah pasukan dekat Tanjung Datuk, jngn lengah, hukum rimba akan berlaku, siapa yang kuat dan duluan menduduki maka akan jadi pemilik. Suka atau benci, itu akan terjadi lambat atau cepat, apalagi kalau pecah perang di lingkaran LCS dan LCT. Semoga Indonesia sudah siap pertahanannya. Salam buat Bung Yayan, dari alumni IIU Gombak KL

  38. Di KL Burung gagak lambang kematian atau keburukan yg populasinya lbh bmyk daripada burunf5 merpati lambang kehidupan.. hmmm bisa dibabar lebih spesifik bung? Apakah ini tersurat atau tersirat?

  39. Salam hormat bung@yayan. .
    Artikel bagus. .
    Ada sedikit rasa geli,kok bisa2nya mereka berpikir sperti itu. .
    Namun pertanyaannya. .
    Mengapa mereka bngun rig di area abu2,yg jelas2 akan ada di hentikan TNI,dan menghmbat pembangunganya. . ?

    • Hehehe..! Mungkin mereka ingin mencuri start untuk memulai perundingan di Mahkamah Internasional. Biar terkesan lebih dulu membangun, maka dibangunlah rig-rig itu. Maka akan terpojoklah Indonesia dalam perundingan. Ini juga perlu diwaspadai. Kita harus menjadikan kekalahan dalam kasus Sipadan dan Ligitan sebagai sebuah pelajaran pusaka yang amat berharga. Demi keutuhan wilayah NKRI..! Salam hangat bung..!

  40. bung yayan,sebuah artikel yg dalam untuk ditelaah dan dimaknai
    trima kasih
    sepertinya saling terkait dgn artikel bung stmj walaupun tidak terkait
    kembali merangsang daya pikir,daya ingat dan daya imajinasi,menerawang ke masa lalu,menggali data informasi dimasa kini
    sebuah tanya,apakah ASEAN akan tetap sebagai ASEAN atau beralih rupa menjadi satu kesatuan ikatan NUSANTARA?
    salam bung

  41. yang menarik juga, bung Yayang ternyata punya tukang las dari Mindano he he he

  42. Slam kenal bung @Yayan, maksud KS yang aneh dari negara Ratu Elizabeth itu apa? Emang bentuknya atau apa bung?? Ma’af OOT nich.

  43. berita terbaru katax tni al mau bangun pangkalan militer di tanjung datuk,,,begitu besarkah potensi ancaman ini sampai tni meresponx dgn membangun pangkalan militer sgala…
    cz slama ini yg saya tau tiap ada pelanggaran di wilayah kita paling2 yg dilakukan tni cm mengusirx…
    ada apakah dgn smua ini???

  44. Bung Nara, Maginot laut rasa malay ini kalau dibiarkan saja bisa mengunci pergerakan militer Indonesia pada bawah laut, permukaan dan udara di sekitar Natuna dan itu sudah seperti memasang pagar berduri didepan halaman rumah kita. Tujuannya jelas, membatasi ruang gerak militer Indonesia yang imbasnya pada ruang gerak diplomatik. Sebagai salah satu warga Indonesia, titipan saya “jangan biarkan, ganjal kalau perlu TENGGELAMKAN saja”. Saya tukang main game beginian dan saya paham betul potensi penggunaan outline tower. Belanja alut sista mereka saya tidak terlalu perduli, yang ini baru benar – benar ancaman nyata di depan muka.

    • Jangan khawatir bung STMJ…tingkatkan saja kemampuan udara dan airlift kita maka rig rig ini cm jadi benteng tanpa arti karena kita menguasai behind enemy lines yg menyekat logistik mereka…

      Itulah kenapa PT.DI harus kuat

    • hehehe……

      bung nar……

      ……yg sudah pernah kita coba ngintip pangkalan AL mereka undetected.

      cuma penasaran
      maaf cucu lancang
      bisa di babarin… πŸ˜€

    • wah, Bung Nara bikin tetangga jantungan aja nih kalo sea ghost sudah beraksi sperti itu .
      Apa g skalian buang sampah juga di pangkalan sebelah Bung buat mereka adem panas, asal bukan bungkus In**mie ya Bung , kayanya mereka ngefans dan maniak mie kita itu, he he….

  45. MANTAP BUNG YAYAN artikelnya semoga sukses selalu
    matur nuwun

  46. Bisa saja dua kekuatan diadu untuk melemahkan dan kemudian si paman datang mengambil alih isinya. Tapi sampai kapan itikad baik bisa ditunjukkan dengan bukti nyata bukan dimulut dan imajinasi ?

  47. Thanks bung yayan lagi2 anda memberikan info yg menarik lansung dri garis depan
    Itu lah malasia negara serumpun dengan kita tetapi terlalu sombong kpd kita tpi akhirnya kelemahannya hmpir terbuka semua sehingga mereka rela tanpa malu menjual jati diri negaranya ke negara lain hanya demi sebuah pencitraan utk menutupi borok didalam negaranya…
    Sekali lagi thanks bung yayan ditunggu info menarik lainnya dri garis depan hehehe..jaga diri anda dan keluarga di sana bung…salam NKRI

  48. Butuh pemimpin tegas yg segera aktivasi aliansi Rusia-China-Indonesia (+Iran) buat menjagal & menghapus Malaysia dari PETA dunia

    • Kalau Indonesia-Iran sudah running bung..! Anaknya udah dua..! Hehehe..! Itu keluarga saya..! Maaf, cuma gurau bung..! Salam hangat untuk anda..

      • Si Iran yang Cantik dan Cerdas Itu yah bung yayan…
        Yang bisa memikat si Indonesia…
        ^_^
        Salam hangat dari kami…

      • wkwkwk, iya hampir lupa saya. Tadinya kirain udah menghasilkan 2 kerjasama yaitu roket ama midget, eh ternyata buah hatinya bung Yayan yah he..he…

        Semoga sehat selalu sekeluarga bung Yayan….besok saya maen ke penang, nengok teman yang sakit….

  49. Hallo… Bung yayan!,anda produktif sekali hari ini ikut kasih jempol buat bung yayan.nampaknya mereka ingin membuat pertahanan titik lepas pantai yg kuat ,lebih murah dan hemat waktu daripada beli kapal.cara tepat untuk menyulut perang,tapi tak mudah untuk membangunnya,pasti akan ada gesekan.bantuan banyak?byrnya pake apa ya?mereka kan lagi krisis.mungkinkah harga diri ?atau indonesia?

  50. met malam warjager
    dan salam hangat bung yayan..

    obrolan ringan,penuh arti…

    untuk masalah perbatasan sampai kapanpun sulit terselesaikan karena faktor dasar history “kepemilikan “kedua negera yang berbeda,
    doktrin “ke malaysia an” akan selalu prioritas project di perbatasan seperti telekomunikasi,perdagangan,infrastruktur dsb, seolah tahu betul akan kelemahan pemerintah indonesia yang “masih belum maksimal”, sehingga mengakibatkan ketergantungan saudara kita yang jauh disana.
    sehingga saudara kita disana merasa mereka lebih diperhatikan “tetangga” ketimbang pemerintah kita.

    provokasi perbatasan yang dilakukan hanyalah retorika dimana ingin memancing ketegangan dan bila pemerintah indonesia masuk dalam strategi tetangga,maka pemerintah tetangga akan memblow up ketegangan tersebut melalui expos berita besar2an kedunia internasional pun,sehingga masyarakat internasional akan meminta kedua belah pihak duduk di meja internasional ( perundingan ).
    pada saat itu malaysia sudah melangkah 1 kemenangan.

    strategi tetangga pun dilanjutkan dengan ;
    1.dasar history kepemilikan administratif jaman dahulu (malaysia-british raya, indonesia-belanda)
    2.pembangunan infrastruk dll yang sudah dilakukan malaysia
    3.ketergantungan saudara kita disana dari bisnis(dagang),bahasa,dll

    bagi saya sudah saatnya pemerintah yang akan datang memprioritaskan dana anggaran dalam porsi lebih besar ke daerah2 terluar pada saudara kita yang jauh disana.

    Hei pemerintah RI !!!! jangan engkau ulangi kesalahan terus menerus seperti yang terjadi pada sipadan dan ligitan…!!!

    cuma pendapat
    maaf cucu lancang

  51. Nice artikel bung Yayan,

    Sepertinya ini ada hubungan nya dgn potensial adversary yang akan menjadikan Indonesia sebagai “primary target” seperti yang sempat dibaban oleh bung Nara.

    Who know’s…

  52. Haruskah kata DIPLOMASI selalu dipegang keukeuh oleh pemimpin negeri ini sebagai sebuah hal yang sakti sementara Jiran gak bosan2nya melakukan aksi premanisme di perbatasan bahkan pake gugatan international ? Padahal kalo TNI diberi mandat paling banter dalam 7 hari kerajaan malingsia juga tinggal sejarah ! Negara 7 eyes akan berpikir untuk intervensi karena faktor LCS effect maka China & Russia akan mendukung NKRI

    • Harus dong bung, buktinya sampe sekarang negara tetangga se Asean lebih hormat dan segan kepada kita, sementara memandang rendah malaysia….

      PBB juga sekarang lebih mempercayai tni untuk gugus tugas terdepannya…
      Itu semua karena kita selalu konsisten dengan kekuatan diplomasi, tentunya dengan dukungan militer yang sangat kuat, sebab tanpa beking power yang kuat, ya percuma juga diplomasinya…just IMO.

  53. Bisa ga ya intelegen kita bermain di malaysia. Pengaruhi kebijakan luar negeri mereka spy lebih pro kakaknya. Masukan antek Indonesia kedalam pemerintahannya spy mereka bs lebih berfikir ke jalan kebenaran. Kl emg ga bissa buat rusuh saja negara mereka supaya ada kudeta seperti thailand. Hehehe. Sorry agak ngelantur.

  54. Yah begitulah ujian dan cobaan untuk bangsa yg mulai bangkit dr tidurnya pasti ada saja ujiannya. Proses dari tidak bisa menjadi bisa, dari yg ketergantungan menjadi mandiri, dari lemah menjadi kuat, from nothing to something. Ujian harus dihadapi jika kita lulus dari ujian tsb kita akan menjadi bangsa kuat berdaulat adil dan makmur. Amin.

  55. bujubuneng CSG ?

  56. test

  57. Kalau diamati sejak kasus sipadan ligitan, ambalat, klaim budaya, pergerakan gam, terorist, etc. terakhir kasus suar di tanjung datuk, seharusnya pemerintah RI mencatat jiran sebelah sbg jiran yg berbahaya bagi kedaulatan NKRI.

  58. INDONESIA recana beli F-35???

    Baca ini ——>

    The Defense Ministry said on Monday that future cooperation with Brazilian aerospace conglomerate Embraer SA could be at risk after a seven-month delay in the delivery of four EMB 314 Super Tucano turboprops ordered by Indonesia.

    Defense Minister Purnomo Yusgiantoro said he doubted the ministry would forge a new cooperation with the firm in the future.

    β€œThe delay is not because of us, but them [Embraer],” Purnomo said at the Defense Ministry in Jakarta on Monday.

    β€œWhy it is delayed? If our initial procurement ends up like this, what about our next procurement project?”

    In 2010, the Defense Ministry signed a US$284 million contract with Embraer to build a squadron of Super Tucanos to replace its OV-10 Bronco aircraft, which have been in service for three decades.

    Embraer was obliged by contract to hand over the first batch of eight aircraft by August last year and then another batch in March 2015. So far, however, the ministry has only received four turboprops.

    β€œThe company argued that [the delay] was due to the far distance [between Brazil and Indonesia]. Our main concern is that they fulfill their commitment as stipulated in the contract,” he said.

    Purnomo said that Deputy Defense Minister Sjafrie Sjamsoeddin would fly to Brazil to discuss defense cooperation, including the troubled Super Tucanos procurement project.

    β€œThe deputy minister will visit Brazil, we want to confirm their commitment. [They] have promised to deliver the squadron before Oct. 5,” the minister said, referring to the day of celebration for the Indonesian Military’s (TNI) anniversary.

    To compensate Indonesia for the delay, Embraer has paid the maximum penalty of around $7 million.

    β€œThey have paid the penalty. But, this issue also has political ramifications, especially for the relationship between Brazil and Indonesia,” Purnomo said while acknowledging that the Brazilian Embassy in Jakarta had been supportive in solving the matter.

    The Super Tuscanos procurement fits into Indonesia’s goal to modernize its weapons systems. The country aims to have 128 up-to-date jet fighters by 2024.

    The ministry is in the process of selecting a replacement for its old Northrop F-5 Tiger fighter jets. The Air Force and the TNI have named Lockheed Martin’s F-35 as its top choice, while state aircraft manufacturer PT Dirgantara Indonesia (DI) suggested the Eurofighter Typhoon β€” manufactured by a consortium of three companies: BAE Systems, Airbus Group and Alenia Aermacchi. PT DI suggested that the consortium would be willing to transfer their technology in producing the aircraft.

    β€œWe must carefully consider many aspects in choosing the F-5 replacement […] that includes price,” Purnomo said when asked about the ministry’s aircraft of choice.

    Also on Monday, Purnomo welcomed the Crown Prince of Brunei, Haji Al-Muhtadee Billah, who was on a visit to the country.

    Earlier in the day, the prince was inducted as a TNI honorary member, receiving berets from three elite forces: the Army Special Forces (Kopassus), the Marine Corps and the Navy’s elite Frogmen Command (Kopaska).

    Purnomo said the honorary title signified the strong defense cooperation between the countries. In the last few years, Indonesia and Brunei have established partnerships on military education and training. Purnomo expressed hope that the defense cooperation would become stronger.

    β€œThe prince will take a look at Indonesian defense industry state-owned arms manufacturer PT Pindad. I also suggested he visit PT DI, which has manufactured many CN 235 and CN 295 helicopters,” Purnomo said.

    Tolong di konfirmasi kebenarannya!!!

  59. Oh iya itu tadi dari JAKARTA POST…

  60. Salam kenal Bung Yayan, semoga sehat selalu.

    Sudah beberapa minggu terakhir sering sekali update tulisan dan tidak lupa di tunggu chapter selanjutnya ya!!. Dari isinya sudah terlihat kapasitas anda sebenarnya, tidak mkn hanya seorang chief chef (menurut pendapat ane sendiri… heheheh)

    Hanya mungkin Malaysia sedikit beruntung masih mempunyai merpati yg terbang bebas, walaupun tinggal sedikit. Tidak mungkin kita mau bikin lalapan gagak kan…!!!
    Jadi ingat lalapan di daerah tugu pahlawan, kepengen kesana lagi.

    Semoga masih ada merpati yg akan hinggap dan tidak lupa rantingnya ditinggalkan lagi untuk menambah api di perapian.

    Salam hangat untuk keluarga anda, terima kasih untuk ‘sedikit berbagi dengan kami ditanah air.

    kang bagus…

  61. Artikel yg bgus bung yayan,sya sbagai wni yg tinggal di klimantan bisa waspada,malay dri dulu memang sering buat ulah baik diprbatasan darat dan laut kbetulan paman sya pernah mengurusi masalah itu diperbatassn kaltim,saya harap tni mnambah personil dan alutsistanya di kalimantan,jgn lupa leopard dan apache secepatnya ditaruh di klimantan,dan 1 skuadron pespur juga bisa ditmbah disini ,salam hngat dri kaltim

  62. Murah amat jual diri si malon

  63. assalammualaikum wr wb
    ijin melintas sebentar diartikel nya bung yayan
    kejadian di tanjung batu hanya kamuflase bagi sonora mengapa begitu?!!! sebab ada permintaan dan induk semang mereka untuk mengetest alutista matra laut kita.supaya mereka mempunyai dapat mengetahui apa saja yang dimiliki oleh indonesia saat ini.seperti warjag ketahui mengapa armada TLDM kemarin itu lari ketakutan hanya dengan 1 team kecil yang berisikan 5 hantu laut,2 kapur dan 1 layangan.sebelum kapur kita mendekat ternyata armada TLDM sudah kea lock sama hantu laut yang selama ini hanya bernomor lambung 401 dan 402 ( hantu laut yang ini termasuk kelas super duper loh πŸ˜€ :mrgreen: ).maaf hanya opini tukang sapu πŸ˜€ salam hangat buat bung yayan dan terima kasih atas artikel anda bung.

  64. Ow maaf bung yayan,lupa absen πŸ˜€ ….artikel yg sangat menarik dan mengundang rasa ingin tahu atas misteri permainan poker di asean ini….dtunggu artikel selanjutnya bung,sy sangat penasaran sekali kalo soal malon :mrgreen:

  65. saya pikir mereka kreatif jg, letakkan sistem pertahanan di wilayah abu-abu, ketika terjadi konflik dg cina ini membahayakan armada cina, dihancurkan akan bersinggungan dg kepentingan sahabatnya indo, namun tidak bisa dibiarkan. cina akan serba salah. maaf para sepuh, ini hanya analisa awam, salam semuanya.

  66. 13 rig, saling berhubungan, berkesinambungan, seperti pagar.
    berfungi sebagai kapal perang, dok kapal, pengisian bbm dll.
    Bahkan mungkin lebih efektif menurut mereka.
    Dan hikmahnya…………………………….
    mereka seolah-olah memberi contoh, coba kalau konsep mereka
    bisa di analisa dengan baik, ambillah sisi positifnya.
    Dengan menjadikan pulau terluar kita menjadi “RIG” alami.
    Salam NKRI

  67. @ mas Yayan…

    semoga Allah memudahkan urusan anda dan keluarga dimanapun anda berada.. amiin…

    • Amien..! Terima kasih untuk doanya. Saya juga berdoa semoga segala kebahagiaan dan kesejahteraan senantiasa menjadi milik anda beserta keluarga. Salam hangat dari kami, keluarga yang penuh cinta, di Kuala Lumpur..!

  68. Saya setuju dengan anda bung tampan, tetapi untuk itu saya kira hanya dengan pergantian rejim penguasa di Malaysia saja hubungan kedua negara akan dapat berubah ke arah yng lebih positif. Tetapi berhubung kita ga suka mencampuri politik dalam negeri negara lain.. kita hanya dapat menuggu perubahan mereka dr dalam.

  69. saya juga berharap demikian bung…
    tapi maling sial ini sifatnya culas dan licik…
    terbukti sipadan dan ligitan…..
    nah…dengan ndak malu ngaku2 saudara serumpun pula..
    jadi kelaut aja deh….

  70. Artikelnya sophisticated Bung Yayan.. Masalah tersebut akhirnya menjadi tebak-tebakan..Kekacauan di Thailand serta diikuti pembatalan bantuan AS senilai 3,5 juta dolar..Perpindahan CSG menurut commandante Nara ke pinoy. Jadi Malay dapat 2 keuntungan, drama sulu berhasil dikondisikan pemunculan kekuatan AS menjadi “wajar” mengantisipasi konflik LCS. “Skenario” titik acu pijakan operasi Amphibi pada Rig tersebut untuk menjadi Stelsel pergerakan marinir Amerika juga jadi daya tawar Malay atas Cina. Dana bantuan yang batal ke Thai yang tersebut bisa “sementara” diperbantukan ke Malay. Keguncangan Thailand menjadikan hambatan kemitraan strategis Cina di sana. Jadi akhirnya memang USA memang melakukan jugling untuk mendapat Straight Flush..

    • Walaupun punya straigh flush. Kita punya black jack. Kita yang menang bung blaze
      :mrgreen:
      Salam kenal bung blaze

      • Betuulll Bung Freaxout…salam kenal pula…saya kira floating dock ini menjadi semacam pijakan serangkaian kompanion LHD USA untk menciptakan “simulasi” perang sesungguhnya. Jika konflik dengan Cina masih menjadi “Jika-jika”..ya pasti mereka akan merecoki kita kemudian saat..

  71. Salam Bung Yayan,
    terima kasih buat artikelnya yang menyingkap tabir yang tak tersurat di media massa . Memang semua yang terjadi antara Indonesia dan tetangga sebelah ini ujungnya dari saling pengertian dan saling curiga . Entah sampai kapan hubungan akan akur dan saling percaya . Tapi bagi saya, sepanjang Sipadan Ligitan belum kembali ke pangkuan NKRI , maka selama itu pula saya tidak mempercayai tetangga sebelah ini .

  72. Artikel bagus bung yayan , ! Salam hangat untuk anda beserta keluarga..!semoga malaysia mengerti dan ngak perlu di gembosin dri dlm dan hujan r-han dari luar , atau pingen kna rudal itb hehe
    Jayalah indonesiaku

  73. jangan di rubuhkan tapi rampas dan kuliti apa yang mereka perbuat dan untuk apa gunanya itu barang jadikan senjata makan tuan

  74. salam sejahtera bung yayan

    ijin clometan…saya rasa…
    rig tu hanya berkesan kepada alutsista… sedangkan untuk orong2 kita langsung tidak ada kesanya sedikitpun,,,,,saya ulangi langsung tidak ada kesan….setiap hari berapa ratus orang sipil (SIPIL)menyelundup keluar masuk mele ??bahkan ada yg bisa menyelundupkan barang berton-ton beratnya….

    mele membuat sub pangkalan militer ditengah laut salah satu sebabnya karena untuk mengantisipasi sabotaj orong2 kita yg dengan mudah bisa masuk daratanya. karena terpaksa mereka harus menanyai satu persatu untuk memastikan..sebab secara fisik melayu serupa…hal ini mempersulit mereka

    ditambah dengan kesalahan pemerintahan periode lepas yg mengadakan program permohonan IC secara besar2an untuk memenangkan partai….hal ini berhasil dimanfaatkan oleh orong2 kita untuk dapat barbaur dan mempunyai hak yg sama sbg warga negara mele…( dan juga yg sudah dimanfaatkan pasukan sulu )

    untuk memfilter hal itu akhir2 ini gencar diadakan ops pemberantasan preman,,,(walaupun tidak berbuat tindak pidana asal dicurigai langsung bisa ditangkap untuk diintrogasi) dan terbaru pemberantasan teroris

  75. Kalau bicara geram, saya yakin kita semua geram dg ulah Malaysia ini. Tidak menutup kemungkinan Malaysia akan terus melakukan usaha “pencaplokan” seperti ini. Kasus Sipadan-Ligitan dan Ambalat adalah contoh sebelumnya; intinya occupation. Disini kesabaran kita memang terus diuji, karena bukan tidak mungkin Malaysia memang berharap kita yg “memulai”, sehingga Malaysia akan mendapat simpati dan lalu menyalahkan negara kita. Saya yakin Malaysia secara satu lawan satu tdk akan berani face to face dg kita, tapi tetap akan berusaha merongrong kita.

    Hikmah dari ini semua adalah supaya kita lebih siap, sigap dan waspada dlm menjaga keutuhan bangsa dan negara kita. Kasus Sipadan-Ligitan memberi kita kesadaran atas pentingnya penguasaan (termasuk pembangunan dan perberdayaan) atas wilayah kedaulatan NKRI khususnya yg bersinggungan dg negara lain. Kasus Ambalat juga memberi pelajaran dan peringatan kpd kita akan pentingnya perkuatan alutsista; TNI yg tangguh, profesional, dan militan ditopang oleh alutsista yg kuat, besar, dan modern. Anggap saja ulah Malaysia ini supaya kita lebih siap menghadapi ancaman yg lebih besar. πŸ˜€

  76. Salam bung yayan, saya tergelitik untuk mengomentari tulisannya krn saya lihat tulisanx bung yayan begitu “fresh and delicious” di mata saya… sama seperti masakan yg anda sajikan hehehe…terima kasih dah mau meluangkan waktux d tengah kesibukan bt bangsa ini.sukses sll bt bung yayan dan keluarga di KL

  77. Sy terkesima info2 dr sibung. Cari info kg di depan p Nunukan kaltara, dulunya pada kayu2 mati ada patok batas daerah Inggris dan Belanda. Tp sekarang sudah diakui Malaysia? Was.

  78. maaf bung @yayan…ame pgn nanya nih,
    melihat tingkah laku negri jiran selama ini terhadap
    negara yg di akui mereka sebagai saudara serumpun tetapi
    mereka selaku menelikung baik secara sembunyi ataupun terang2an…
    lalu DI MANAKAH PERAN PARA ULAMA MEREKA ??? …bukankah
    mereka mengklaim sebagai negara Islam…tetapi jelas2 perbuatan mereka
    telah melanggar kedaulatan..kehormatan negara Indonesia yg di akui sebagai
    saudara ini..itu jelas2 HARAM…! di manakah ulama mereka…adakah mereka telah
    melakukan amar ma’ruf nahi munkar thd pemerintah mereka sendiri ! …maaf bung @yayan
    bisakah anda menjelaskan bagaimana hubungan antara ulama dgn pemerintahannya ! …ane geram sekali dgn kenyataan selama ini…terima kasih,

    • di malingsial bukan seperti ditanah air tercinta bung pdl+aja ..
      mereka islam, namun kebebasan disana sangat dibatasi.
      ulama harus mendapat legitimasi negara malingsial. kalau berseberangan maka akan di copot status ulama nya.

  79. sip artikel nih bung yayan,tolong di cari info aktivitas apa yang di buat sonora di lautan sebelah timur lahadatu berbatasan perairan philipina. patroli n aktivitas kpl survey sonora ramai. salam semua tks

  80. Mama ely mungkin lebih memilih Indonesia supaya indonesia bisa melindungi brunai….. X lo ya…. Hehehe

  81. @ lare alit

    http://www.youtube.com/watch?v=NqrcYcUGmEU

    maju terus pantang mundur

  82. ini yang gak enak, dimana ada CSG berlabuh, kudu nyiapin PSK sebanyak personel CSG. Dan bisa ditebak dari mana PSK malay yang akan di umpankan ke CSG tersebut. From us. Ini pelecehan harga diri bangsa bung!

  83. one ring to rule them all – The LOTR

  84. artikel yang menarik bung nara, kelihatannya enak jg yaa membaca artikel ini dengan teh tarik dan nasi lemak ala malay

  85. Makasih artikelnya Bung Yayan (salam kenal). Moga sehat2 semua. Moga kita bisa lebih dekat dengan Iran dan banyak belajar dari kemandirian mereka, kelihatannya lebih tulus….., kata temen yg baru dr sana. Salam NKRI

  86. apa bener nama perusahaan pembuatnya Mc D****t, saya pernah masuk ke dalam.

  87. situasi dan teknologi saat ini memungkinkan benteng laut dibangun modern dgn fasilitas super lengkap yg dibuat untuk sukar ditembus, sekaligus memberikan serangan balik.

    apakah TDM akan sampai sejauh itu? AS membantu dari belakang, jangan meremehkan strategi mereka…

  88. bener_ bener ketahuan memang ada yang mo usil menjelang pemilu ini yah ” colek bung NARA “.
    tapi belum sempat usil udah kita kelitikin duluan yah bung YAYAN.

    smoga allah memberikan pemimpin kita yang cocok dengan kebutuhan dan sejalan dengan kepentingan bangsa ini, dan mengetahui serta melengkapi kelebihan dan kekurangan pemimpin terdahulu.

    smoga juga pemimpin yang terpilih nanti tetap mengawal apa2 yang telah dan di rencanakan oleh dehan terdahulu.

    salam kenal semuanya.
    termikasaih kepada pini sepuh atas cara membuka mata kami dari sisi yang berbeda terhadap kemapuan dan harga diri bangsa ini.

  89. bagaimana hasil pertemuan delegasi RI dengan delegasi sonora hari ini… any surprise??

  90. Saran buat bung @ yayan & bung Diego !!!
    Gimana kalo judulnya diganti “Ada rudal dibalik mercusuar” !!!
    Just IMHO πŸ˜€

  91. Rig setengah jadi itu kenapa gak ditorpedo saja biar rata sama air..puing2nya baru kita paketin Balik ke Malaysia, atau buat ngurug natuna biar tambah luas…imho

  92. semakin menyimak informasi yg bung yayan sampaikan dlm tiap artikelnya…
    sebagai temen turut mengingatkan, “Safety first..”
    informasi diatas termasuk classified untuk ukuran Indonesia jika sebagai yg punya hajat.

    Jika malaysia lebih condong pembangunan wahana permukaan, dulu di warjag ada usulan kita sebaliknya, undersea, alias ks.statis atau pos terluar ZEE.

    Tulisan bung yayan selalu keren, two thumb up..

    • Hi, bung Donnie, apa kabar? Senang sekali bisa berinteraksi kembali dengan anda. Sudah lama saya gak nyimak komen-komen anda yang kadang agak melawan arus. Hehehe..! Terima kasih karena anda telah mengingatkan saya. Insya Allah, saya akan selalu eling dan waspada. Sehat dan sukses selalu untuk anda dan keluarga di rumah. Salam hangat..!

  93. mungkin tidak akan dihancurkan oleh TNI tapi dibiarkan dibangun lalu diambil alih…. itung2 hemat ongkos pekerja dan material hahahahahaha

 Leave a Reply