Dec 142018
 


Eurocopter Tiger (foto : Common Wikipedia)

Kesalahan saat menjalani perbaikan dan pemeliharaan menjadi penyebab terjatuhnya helikopter serang Tiger Angkatan Darat Jerman pada 26 Juli 2017. Helikoper tersebut jatuh menghujam tanah dan menewaskan kedua pilotnya.

Hasil penyelidikan dari Bundeswehr pada hari Rabu menyimpulkan bahwa kesalahan manusia di darat menyebabkan kecelakaan helikopter yang fatal di dekat Gao, sebuah kota gurun di Mali utara.

Kesalahan mengkonfigurasi bilah rotor menyebabkan autopilot secara otomatis mati dengan sendirinya ketika pilot mengarahkan hidung Eurocopter Tiger ke bawah. Hal ini menyebabkan blade rotor utama berputar tidak terintegrasi, dan mengakibatkan rotor utama hancur tiga detik saat pilot menukikkan hidung Tiger sehingga menjatuhkan heli tanpa pilot sempat menghindari kecelakaan, tulis laporan itu.

Dikerahkan ke Mali dalam misi penerbangan pengintaian untuk misi PBB di Mali (MINUSMA), pilot Tiger yang berpengalaman telah menguji sistem kontrol helikopter sebelum lepas landas, tetapi tidak menyadari bila sudut aliran angin bilah rotor utama “mengalami salah pengaturan “.

Pada saat-saat kritis, ketika terbang dengan kecepatan 250 kilometer per jam dan 500 meter di atas tanah, sistem autopilot Tiger beralih dengan sendirinya dan menyebabkan helikopter miring ke depan secara tiba-tiba.

Rotor utama kemudian hancur di bawah gelombang besar tekanan udara dan hanya dalam tiga detik, kecelakaan menukik menjadi tak terhindarkan.

Mengutip laporan rahasia dari Bundeswehr sebelumnya, kantor berita Jerman DPA dan Reuters menyatakan, kesalahan itu dibuat oleh tim Airbus di Fritzlar, pangkalan udara Bundeswehr, dekat Kassel di negara bagian Hessen di Jerman tengah.

Airbus Helicopters, menyatakan akan segera menerapkan tindakan pencegahan” setelah kecelakaan itu, untuk memastikan bahwa insiden semacam itu tidak akan pernah terulang lagi.”

Kecelakaan yang terjadi pada tahun lalu menambahkan serangkaian kemunduran untuk sistem senjata baru yang dikirim ke Angkatan Bersenjata Jerman. Dengan perbandingan hanya dua dari tujuh Tiger yang telah beroperasi secara penuh tahun 2017 lalu.

DW.com

 Posted by on December 14, 2018