Oct 192018
 

Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna juga mengingatkan seluruh personel Lanud Atang Sendjaja agar tetap meningkatkan kinerjanya, bekerja secara baik dan benar serta tidak melupakan kegiatan keagamaan.

Bogor, Jakartagreater.com – Keselamatan terbang dan kerja merupakan perioritas utama dalam setiap pelaksanaan kerja guna mewujudkan Zero Accident, dan karena itu keselamatan terbang dan kerja TNI Angkatan Udara merupakan tanggungjawab kita semua atau seluruh anggota TNI Angkatan Udara.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasau, Marsekal TNI Yuyu Sutisna di hadapan pejabat Lanud Atang Sendjaja dan Lanud Suryadarma serta ratusan perwira, inspector, JMU dan spesialis crew avionic lisment pada saat melaksanakan kunjungan kerjanya pada Rabu 8-10-2018 di Lanud Atang Sendjaja, bertempat di hangar Skadron Udara.

Lebih lanjut Kasau mengatakan, sebagai upaya preventif menghadapi akhir tahun dilihat dari segi cuaca di Indonesia yang sering berada pada level “buruk”, maka berpotensi sangat tanggi terjadinya accident, untuk itu diperlukan pembinaan secara terus menerus, melalui peningkatan dan pemahaman tentang keselamatan terbang dan kerja.

“Untuk itulah program safety management system dan safety culture tahun ini disosialisasikan, guna untuk mengatur segala kekurangan agar tidak terjadi accident maupun incident,” kata Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna .

Pada kesempatan tersebut, Kasau menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas segala upaya yang telah dilakukan oleh Lanud Atang Sendjaja sehingga selama ini telah tercipta Zerro Accident, dan terkait dengan bencana gempa bumi diserta tsunami di Palu.

“Dalam hitungan waktu 12 jam, Helicopter kita sudah mendarat di Palu dan melakukan pemetaan tentang dampak kerusakan, melaksanakan perbaikan bandara, sehingga 4 jam setelah itu, pesawat TNI AU, baik CN, Hercules maupun Boeing sudah dapat mendarat di Palu,” terang Marsekal TNI Yuyu Sutisna .

“Ini sebuah prestasi yang membanggakan, karena dalam kondisi yang seperti itu, TNI AU sudah langsung menunjukan eksistensinya sehingga dapat membuka jalan untuk proses pengiriman bantuan ke lokasi gempa, dan hanya Helicopter yang dapat menjangkau lokasi-lokasi yang sulit dijangkau dengan jalan laut maupun darat,” ujar Kasau.

Kasau juga mengingatkan seluruh personel Lanud Atang Sendjaja agar tetap meningkatkan kinerjanya, bekerja secara baik dan benar serta tidak melupakan kegiatan keagamaan. “Doa merupakan hal yang sangat penting bagi kita, karena itu, dalam melakukan kegiatan apapun, ingatlah untuk selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.

Setelah memberikan pengarahan, Kasau beserta rombongan, didampingi Komandan Lanud Atang Sendjaja, Marsma TNI Erwin B. Utama, melaksanakan kunjungan di Skadron Udara 8, Skadron Udara 6, dan Skatek 024 Lanud Atang Sendjaja, dan diakhiri dengan sholat Dzuhur berjamaah di Masjid Ajnihatul Wathoni.

Turut hadir bersama Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, yakni :

  1. Asops Kasau, Marsda TNI Johanes Berchmans SW, Aslog Kasau Marsda TNI Eko Supriyanto.
  2. Pangkoopsau I Marsda TNI Nanang Santoso, Kadisbangopsau Marsma TNI Irawan Nurhadi.
  3. Kadislambangjaau Marsma TNI Agung Heru Santoso, Kadisopslatau Marsma TNI Jemi Trisonjaya.
  4. Kadisaeroau Marsma TNI Kukuh Sudibyanto, Kadisfaskonau Marsma TNI Ir Muchtar Mawardi,M.M.
  5. Kadiskomlekau Marsma TNI Bambang Tengki P.

(tni-au.mil.id)

Bagikan:

 Leave a Reply