Apr 132017
 

Jet tempur multiperan Sukhoi Su-30MKI. (Angkatan Udara India)

Perjanjian yang telah ditandatangani bulan lalu antara produsen pesawat tempur Sukhoi Su-30 Rusia dan Hindustan Aeronautics Limited (HAL) India untuk pasokan suku cadang tidak mengharuskan alih teknologi, diberitahukan oleh parlemen pada hari Selasa, 11 April 2017, seperti dilansir dari Business Standard.

“Hindustan Aeronautics Ltd (HAL) telah menandatangani perjanjian dengan produsen peralatan asli (OEM) Rusia yaitu United Aircraft Corp (UAC) dan United Engine Corp (UEC) untuk pasokan jangka panjang suku cadang dan rendering bantuan teknis selama lima tahun dan tidak mencakup alih teknologi”, kata Menteri Pertahanan Negara, Subhash Bhamre Rajya Sabha dalam jawaban tertulis kepada parlemen India.

Perjanjian ditandatangani pada Konferensi Industri Militer Indo-Rusia yang diadakan di India pada tanggal 17-18 Maret 2017, mengijinkan HAL untuk membeli suku cadang Su-30 langsung dari produsen, sehingga meningkatkan layanan purna jual dengan mempersingkat waktu untuk pengadaan mereka.

Pesawat tempur garis depan dari Angkatan Udara India telah menderita masalah servis di masa lalu. Salah satu kesepakatan yang ditandatangani antara HAL dan UAC adalah untuk penyediaan suku cadang dan bantuan teknis selama lima tahun, sedangkan yang kedua antara HAL dan UEC adalah untuk pasokan suku cadang untuk mesin asal Rusia.

Sebuah laporan dari Comptroller dan Auditor General (CAG) pada bulan Desember 2015 mengatakan bahwa pesawat tempur Su-30MKI milik Angkatan Udara India menderita servis yang buruk, hanya 55 persen kesiapan armada yang ada dari target 75 persen.

Pada bulan Januari 2017, Menteri Pertahanan Manohar Parrikar mengatakan kemampuan melayani pesawat tempur Su-30MKI telah membaik, dan sekarang telah mencapai 60 persen. Beberapa sumber mengatakan kemampuan melayani armada Su-30 MKI sekarang antara 60-65 persen.

  10 Responses to “Kesepakatan Suku Cadang Su-30 India Tanpa Alih Teknologi”

  1. Kasihan india,,,

    • Sangat sering ditipu RUSIA
      Mendatangkan suku cadang saja susahnya minta ampun
      ini nama nya EMBARGO

      • embargo? di mana tulisan yang bilang russia tidak bersedia jual suku cadang? india kesulitan apa hubungannya dengan russia? kasus mesin bekas buat jet baru itu yang rakit drdo sama hal sendiri, yang korup dan ga kompeten itu orang indianya sendiri. mereka juga coba buat komponen kw buat meningkatkan kandungan lokal pesawat sukhoi, tapi rupanya “kesulitan” dan gagal. ujung ujungnya beli yang ori lagi dari russia

  2. test

  3. Ane ngerti sih india haus teknologi..tp kyk nya terlalu maksa mintanya ama rusia

  4. Nah india aja kesulitan suku cadang asli pabrikan Rusia, ini malah month barter suku cadang SU-30 dgn Mig-29 Malaysia jd gmn korelasinya?

 Leave a Reply