Nov 262018
 

Dalam arahannya Dirlat Kodiklat TNI Brigjen TNI Tri Martono, S. I.P., menyampaikan bahwa setiap unsur yang terlibat dalam Latbantem Terpadu TNI harus mengetahui dan wajib mempelajari mekanisme latihan yang akan dilaksanakan.

Ngawi, Jakartagreater.com  – Dirlat Kodiklat TNI Brigjen TNI Tri Martono, S.I.P., melaksanakan pemeriksaan kesiapan personel dan materiil Yonarmed 12 dalam rangka Latihan Bantuan Tembakan (Latbantem) Terpadu TNI tahun 2018 pada Kamis 22-11-2018 bertempat di lapangan hitam Yonarmed 12 Kostrad Ngawi, Jawa Timur.

Kedatangan beliau disambut langsung oleh Danmenarmed 1 Kolonel Arm Rama Hendarto Budhiyanto yang didampingi oleh Danyonarmed 12 Mayor Arm Ronald F Siwabessy beserta seluruh Perwira Yonarmed 12 Kostrad. Kegiatan pemeriksaan kesiapan personel dan materiil ini diikuti oleh 102 orang personel yang terlibat Latbantem TNI dipimpin langsung oleh Danyonarmed 12 Kostrad.

Adapun rangkaian kegiatan diawali dengan paparan kesiapan Komandan Batalyon kepada Dirlat Kodiklat TNI yang dilanjutkan peninjauan kesiapan personel dan materiil serta diakhiri dengan ceramah pembekalan dan penjelasan singkat kepada seluruh pelaku serta pendukung Yonarmed 12 Kostrad yang terlibat Latbantem TNI.

Dalam arahannya Dirlat Kodiklat TNI Brigjen TNI Tri Martono, S. I.P., menyampaikan bahwa setiap unsur yang terlibat dalam Latbantem Terpadu TNI harus mengetahui dan wajib mempelajari mekanisme latihan yang akan dilaksanakan.

Selanjutnya Brigjen TNI Tri Martono, S. I.P., menyampaikan Yonarmed 12 Kostrad adalah salah satu satuan Artileri Medan yang memiliki Alutsista tercanggih saat ini yaitu meriam 155 Caesar, sehingga dengan semakin canggihnya Alutsista TNI ini, maka personel awak juga harus lebih menguasai secara teknis, jelas Brigjen TNI Tri Martono.

Sebelum mengakhiri arahannya Brigjen TNI Tri Martono, S. I.P., berpesan kepada seluruh prajurit agar lebih mengutamakan faktor keamanan khususnya personel dan materiil selama pelaksanaan latihan, meskipun latihan tersebut dilaksanakan secara taktis.

Sementara itu Danyonarmed 12 Kostrad, Mayor Arm Ronald F Siwabessy menyampaikan bahwa kegiatan Latbantem Terpadu TNI ini adalah suatu ajang latihan tertinggi di level TNI yang merupakan latihan gabungan dari satuan bantuan tembakan dari seluruh satuan di TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

Adapun tujuan dari pemeriksaan kesiapan ini adalah dalam rangka mengetahui secara nyata sejauh mana kesiapan Yonarmed 12 Kostrad baik secara personel dan materiil serta kemampuan prajurit sesuai kelompoknya masing-masing dalam rangka menghadapi Latbantem terpadu TNI yang sesuai rencana akan dilaksanakan pada tanggal 26 s.d. 30 November 2018 di daerah latihan Banongan, Situbondo-jawa Timur.

“Untuk seluruh prajurit pada kesempatan ini saya berpesan laksanakan kegiatan latihan nanti dengan penuh semangat dan tanggung jawab, patuhi semua aturan dan prosedur yang telah ditetapkan oleh penyelenggara sehingga tujuan dan sasaran latihan akan tercapai secara optimal, buktikan bahwa prajurit Angicipi Yudha adalah prajurit yang cerdas, modern dan tangguh,” jelas Mayor Arm Ronald F Siwabessy. (Penkostrad).

Bagikan:

 Leave a Reply