Feb 052014
 
Parade Militer China (photo: CNN)

Parade Militer China (photo: CNN)

Ketakutan Australia Melihat Ancaman dari Utara, Khususnya China dan Indonesia:

1. China Calon Penguasa Asia Pasifik:
a). Modal utama: China diyakini mampu meluncurkan ICBM / rudal balistik antar benua dari kapal selam mereka. Rudal tersebut salah satunya Julang (JL-2) dengan kapal selam bertenaga nuklir kelas Jin (tipe 094). Dengan kemampuan ini maka China dapat menghancurkan kota-kota di seluruh daratan Asia Pasifik, dan China pun diyakini mampu melakukan serangan mendadak terhadap kota-kota di Amerika Serikat dengan rudal nuklirnya.

Kapal selam canggih bertenaga nuklir China lainnya yaitu Ksia 092 type, Khan 091 type, Sheng 093 type dan terakhir kapal selam baru tipe 095 yang bisa membawa 24 rudal balistik dan China sampai tahun 2020 menargetkan memiliki kapal selam bermesin diesel sebanyak 50 unit.

b). Amerika Serikat pun menaruh hormat kepada Angkatan laut China. Sampai tahun 2020 Amerika Serikat -lewat Armada ke-7 yang membawahi Asia pasifik terdiri dari 6 kapal induk, puluhan kapal perusak, kapal penjelajak dan kapal selam- menekankan China dan AS menjadi mitra untuk menjaga keamanan maritim di kawasan Asia Pasifik.

c). China setuju tawaran AS tapi China minta imbalan, agar AS menghargai klaim China di kawasan LCS.

d). AS bingung karena di kawasan Asia Pasifik ada Sekutunya seperti Jepang, Korea Selatan, Singapura dan Filipina yang bersentuhan dengan claim China.

e). Di darat, China memikili rudal (ANGIN TIMUR) pembantai kapal induk yaitu rudal balistik Dong Feng 21 D (DF-21D) kode NATO CSS-5 Mod-4. Jarak jelajak 3000 km, kecepatan luncur 12.000 km/jam. Dan china terus memproduksi rudal ini khusus menghadapi musuh yang mempunyai kapal induk. Kekuatan angkatan laut lainnya:

1 Aircraft Carrier, 26 destroyers, 50 frigates, 3 SSBN, 5-7 SSN, 56 SSK, 58 amphibious warfare ships, 27 Large Landing Ships, 31 Medium Landing Ships, 200+ fast attack craft, dan lain-lain.

Diver Royal Australian Navy, Latihan di  the Pacific military exercise (photo: HUGH GENTRY / REUTERS)

Diver Royal Australian Navy, Latihan di the Pacific military exercise (photo: HUGH GENTRY / REUTERS)

2. Australia, Negara yang dibuku putihnya merasa selalu bejibun ancaman dari UTARA:
a). Australia selalu memandang ancaman dari utara, mulai dari Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan terutama dari China.

b). China dengan kemampuan yang dimiliki mulai dari milter dan ekonomi yang menakjubkan, membuat negara Australia selalu dalam ketakutan.

c). Australia mempunyai kesepakatan rahasia dengan Singapura, Jepang, Korea Selatan dan didukung oleh Amerika Serikat dalam menghadapi klaim wilayah China. Nah Australia selama ini memandang sebelah mata kekuatan ANGKATAN LAUT INDONESIA, dengan selalu menggelar kekuatan kapal selamnya dengan kapal selam Singapura bermain-main di wilayah Alur Laut Indonesia/ kedaulatan Indonesia. Singapura ditugasi menjaga ALKI 1 dan Australia bertugas menjaga ALKI 2 dari serbuaan kapal selam milik CHINA.

d). Nah di sini akhirnya menjadi BLUNDER bagi Australia, ternyata Indonesia sudah tahu permainan yang mulai dilakuakan Australia dan singapura mulai 5 tahun yang lalu. Dan Indonesia mulai 3 tahun belakangan sudah memperkuat angkatan bersenjatanya khususunya AU Dan AL. Dan sekarang mereka tidak bisa lagi bermain-main di wilayah kedaulatan NKRI khususnya di ALKI 1 dan ALKI 2.

Arogansi Australia yang bersikap memandang rendah Indonesia akan menjadi boomerang bagi Australia sendiri. Apalagi khusus soal pelanggaran perbatasan Indoensia masalah pengusiran manusia perahu. Hal ini membuat Amerika Serikat memperingatkan Australia. Karena Indonesia adalah negara besar dan ekonomi dan militer yang telah meningkat, melalui politik “million friends and zero enemy” politik bebas dan aktif, mempunyai kedekatan dengan semua negara termasuk CHINA dan RUSIA.

e). Kesombongan Australia yang sebenarnnya sama Amerika Serikat digunakan untuk mengantisipasi soal pengaruh klaim China akhirnya malah harus berhadapan dengan Indonesia yang oleh AS dianggap Negara KAWAN karena strategisnya wilayah NKRI dalam membendung pengaruh China. Salah satu bukti China tidak mengklaim wilayah NATUNA masuk klaim lCS.

f). AUSTRALIA lewat program MOTS (military off the sheft) yang dinamai SEA 1000 project merencanakan memiliki /memproduksi 12 kapal selam untuk menggantikan KS Collin pada tahun 2025 dan bertenaga nuklir. Diperkirakan pengembangan dan produksi Kapal selam tersebut memakan biaya tinggi senilai 36 miliar dollar. Selain kapal selam, Australia lewat program Australian air warfare destroyer sejak tahun 2000 dengan AS, Inggris, Perancis. Program tersebut menghasilkan destroyer HOBART yang beroperasi perkiraan tahun 2016.

g). Destroyer itu bahkan sudah dinamai: HMAS HOBART, HMAS BRISBANE, HMAS SYDNEY DAN HMAS CANBERRA (khusus bisa mengangkut helicopter).

h). Persenjataan Hobart diantaranya:
1).Peluncur rudal mutakhir 48-cell mark 41 VLS
2).RIM – 66 standart 2
3).RIM – 162 envolved Sea Sparrow
4).Dan Australia menginginkan untuk antisipasi situasi memanas dengan Indonesia atau China meminta AS untuk melengkapi MARK 41 melalui modifikasi peluncur pada destroyer terbarunya. Apabila benar dan ACC maka efek deteren yang ditimbulkan akan sangat besar di kawasan ini.

5). Dengan system radar Raytheon AN/SPY-ID (V) S dab AN/SPY-ID (V), pesawt tempur (misalnya Sukoi Indonesia) yang bermaksud menyerang Hobart bahkan sudah bisa dideteksi sekaligus ganti diserang pada jarak 150 km.

6). Untuk menghadapi Kapal Selam (KS) China dan KS Indonesia, destroyer Hobart memiliki sonar canggih (ultra electronics Maritim system modular multistatic variable depth sonar system) Ultra electronics series 2500 dan sagem C AMPIR IR
7). Australia , mengawinkan kekuatan laut dan udara, lewat kekuatan:
Anzac-class frigate 8 unit, Adelaide-class frigate 4 unit, Collins-class submarine 6 unit. Helikopter : ASW, S-70B-2 Seahawk 15 unit, MH-60R Romeo Seahawk terima 2 (pesan/kontrak 22 unit, Angkut MRH 90 2 unit.

Royal Australian Air Force: McDonnell Douglas F/A-18 Hornet jumlah 71 unit, Boeing F/A-18F Super Hornet jumlah 24 unit (sebagian konversi ke EA-18G Growler), Hawk 127 Lead-in fighter trainer jumlah 33 unit, Boeing 737 AEW&C E-7A Wedgetail jumlah 6 unit, AP-3C Orion Maritime patrol/Strike jumlah 19 unit. UAV IAI Heron jumlah 3 unit, Pesawat intai maritim P-8A Poseidon.

Kopaska TNI AL

Kopaska TNI AL

3. Kekuatan Indonesia
a). Sudah banyak diulas oleh teman-teman di warjag kekuatan TNI AL dan TNI AU dalam menghadapi situasi di kawasan ini.
b). Khusus LCS, Indonesia bisa menerapkan politik bebas dan aktif dapat merangkul China dalam: pengembangan armada kelautan, dalam hal penginderaan maritim persenjataan dan seterusnya. Dengan AS dapat merangkul dalam pengembangan kekuatan pertahannan khususnya kekuatan Udara (melalui hibah/upgrade F-16, pembelian Apache, pembelian javelin dan seterusnya) dan kerjasama dalam hal radar maritim. Indonesia harus bisa bermain cantik dengan dua kekuatan utama di Asia Pasifik dan menetralisir semua ancaman dan segala resiko yang timbul dari dua gesekan dua kekuatan tersebut.

c). Indonesia tidak perlu bersekutu dengan Jepang, Korea Selatan, Singapura dan AS dalam menghadapi China soal konflik LCS. Saya yakin China kandidat calon penguasa Asia Pasifik dengan kekuatan militer dan kekuatan ekonominya.
d). Khusus dengan Australia: saya tetap menyarankan Indonesia tidak memakai politik “million friends and zero enemy” politik bebas dan aktif. Nah pandangan itu ada saat ini dan harus mulai diubah.

Sudah saatnya Indonesia perlu memilah mana kawan mana lawan, bukan semua dianggap kawan, dan PASTI ADA NEGARA YG TDK SUKA DGN INDONESIA DAN MENGANGGAP KITA ADL MUSUH… jadi INDONESIA HARUS selalu siap dalam menjaga kedaulatan NKRI.

e). Dalam menghadapi kekuatan udara dan laut Australia, mulai dari Hobart class sampai dengan pesawat F-35, ditemani EA-18G Growler, pesawat intai maritim P-8A Poseidon, Indonesia harus siap dengan anggaran gabungan MEF 2 dan 3:
1. Pembelian SU-35 series 1 skuadron lokasi Lanud Iswahyudi.
2. Melanjutkan pembelian rudal sukoi tahap 2.
3. Melanjutkan pengadaan kecebong siluman dari Rusia yang sanggup menembakkan rudal balistik 300 km dan dapat menghancurkan Hobart class Australia.

4. Pengadaan pesawat peringatan dini berbadan besar buat AU.
5. Pengadaan bateri pengangkut rudal yakhont yang berlokasi darat.
6. Kerjasama dengan SAAB untuk produksi radar AEW&C CN 295 serta versi ASW (setidaknya lawan dari Poseidon), serta pengadaan medium fighter Gripen E/F minimal 2 skuadron dengan ToT jangka panjang untuk alternatif pengembangan dan produksi IFX.
7. Pengganti Ahmad Yani Class dengan real frigate (yang sekarang sudah mulai final mungkin seperti komentar saudara Satrio).

8. Rudal Krypton Kh-31P TNI AU mempunya jarak 110 km sedangkan Hobart class sanggup menembak pesawat dari jarka 150 km , maka Indonesia khususnya TNI AU harus mengandalkan rudal Kh-59ME: 200 km (110 nm) untuk menembak destroyer Hobart, diteruskan dengan yakhont dan ditutup oleh KS kita. Krypton cukup membungkam pesawat EA-18G Growler dan pesawat intai maritim P-8A Poseidon serta Boeing 737 AEW&C E-7A Wedgetail. Nah rudal-rudal ini harus diperbanyak jumlahnya.

9. Sekarang lagi digodok rudal pertahanan udara jarak sedang dan menengah, dan kandidat utama mulai dari PANTSIR S-1 untuk jarak sedang, system pertahan undara BUK-M2E untuk jarak menengah dan Rudal pertahanan Udara jarak jauh S-300 series, serta kandidat lain dari china.

10. Pengadaan satelit militer dan pembentukan pasukan cyber army.
11. Pengadaan UAV militer dalam negeri
12. Pembuatan roket kendali jarak jauh kerjasama Lapan dengan TNI.
13. Pengadaan Radar Vostok E.

14. In sya’a Allah dana MEF kita masih banyak dan cukup untuk semua pembelian di atas dan saya yakin ekonomi stabil dan trend terus meningkat. Hukum dan demokrasi meningkat maka anggaran pertahan akan meningkat pula. (written by GUE).

  78 Responses to “Game Theory: Australia Indonesia China”

  1. 2016 sudah berlayar si hobart class untuk mengantisipasinya perlu butuh pendadakan sekelas destroyer/rudal* dari rusky atau dari si panda yg agak zig zag kalau memberi bantuan,setidaknya untuk mematikan langkah*monster dari selatan yg akan timbul nantinya dan sebagai pemacu MEF seri berikutnya….jangan sampai kita punya pahlawan berseri dengan judul tenggelamnya>> http://4.bp.blogspot.com/-bWwTjMcik7A/Uu8LFrFtSxI/AAAAAAAAkVk/xAwxGvlD-F8/s1600/Yos+Sudarso.JPG <<

    • Ga harus destroyer vs destroyer,bisa juga dengan di perkuatnya radar maritim dgn radius pantau ribuan km di kombinasikan dgn rudal pembunuh kapal induk DF 21+ yakhon dlm jumlah yg cukup,..
      Itu aja udh pasti bikin si hobart ga bisa bebas keluyuran di pekarangan kita,,

    • Colin Class + KS 12 baru yang harus jadi high priority target

      untuk survive dari ancaman armada KS kita harus menjadi yang terkuat dibandingkan tetangga

      • Betul bung yg hrs mjd high priority target adl 12 ks nuklirnya nanti, kita hrs segera mempunyai antidot utk 12 ks nuklirnya ini, bisa dgn akula atau ks penghancur ks buatan jerman.

  2. Once More…..bahasan yg apik bung Gue !!

    Hanya sedikit menitipkan aspirasi buat Pengambil kebijakan, di thn akhir thn 2014 ini atau awal 2015 khususnya air power (Hi-end).untuk 4 Kogabwilhan sudah bisa terealisasi masing2 minimal:
    1skuad Su-35, 1skuad SU-34 dan 2 baterai Perisai Rudal 350/400/450 /kogabwilhan.

    syukur2 acuan MEF berkelanjutan ini seperti yg disampaikan bu Connie Rahakundinie yg menyadur buku putih tni au (2003), tentang kepemilikan 112 skuadron tempur Maritime strike.

    (# koreksi ya baca spintas sih)

  3. *gripen sebaiknya di ganti dengan JF 17 block 2/3.dan .yang bebas embargo dan lebih canggih dan murah..bukan murahan
    *rudal su 27/30 sebaiknya brahmos..300km
    *dan anda jangan lupakan ANIMAL ARMY…darat.laut dan udara
    *perbaikan sistem perangkat fisik komando (komputer,listik,komunikasi,..dll) tidak menggunakan jaringan kabel sipil
    * pengadaan perangkat perang cyber army darat,laut,udara..(jangan pasukannya ada, tetapi perangkatnya tidak ada)
    * YANG PALING PENTING..kalau bisa MISIL ANTI SATELIT..atw super gun juga boleh untuk menutup mata dari lawan diatas.. (sukur 2 cyber army bisa mengatasinya)

    kalau mau aman dan damai yah indonesia harus punya nuklir…….titik….:)).
    he he he
    santai aja bang

    • @bung oke…nuke…nuklirr…olesin aja yakhont sama orang balai serpong…brilyan lo otak sdmnya…pandangan orang awam…okellah klo begitu…

    • sy kok tdk yakin setiap ada usulan pembelian produk china. jangan kan yang canggih@, alat pemukul nyamuk aja, baru dibeli sdh memble. lebih baik buat produk dalam negeri sebanayk banyanknya. terbukti pesawat CN 235 aja jauh lebih baik dari pesawat MA 60. Maju terus bangsaku, jangan biarkan produk murahan masuk kesini

      • pantes iphone saya cepet rusak, pas saya liat ada tulisan buatan cinanya. kemarin juga peniti sama jarum saya beli ke toko minta yang buatan indonesia takut cepet rusak , malah diketawain penjaga tokonya. katanya ga ada yang buatan indonesia

    • Saya lihat d stiap komenmu okelah kok sll nuka nuke…indonesia sudah punya nuklir.bahkan pabrik nuklir pun sudah punya… Di USA.. Tapi nuklir untuk kesehatan dan perkembangan trutaama untuk radiologi di rumah sakit untuk mlihat/ rontgen scr 3D,bahkkan indonesia sudah expor nuklir ke china,dan singapur ,

      Bila unuk kesehatan itu sudah bisa di buat,brarti tidak sulit untuk mengembangkan sbgai peluru kendali / bom nuke,,,,

      Okelah dan mbah bowo sm2 agen asing, yg diwaktu kecil kbanyakan sayur rebung ssehingga ktika besarnya jadi gedhek ((tembok bambu)) ygsudah jelas2 sll salah tapi ngeyel dan tdk mau di koreksi sesepuh warjager yg lain..banyak silent rider .dan d bc slruh indonesia,jadi muka tembok anda tlg dibbuang….

      Saya harap anda segera priksa kan kepalamu okelah..ssiapa taau bautt/mur d kpaamu aada yg kendoor krn ilmu ngeyelmu….

      • Saya jadi inget joke mengenai tourist dan rebung. Sang tourist kagum, jika bambu yang masih muda saja sudah lezat bagaimana yang sudah tua :mrgreen:
        Makan tuh pagar

        • ehhhh ada agen gas 3 kg..dan korban alat peraga…gopek sdh keluar…?
          cuma nanya…..:)).
          he he he
          santai aja bang

        • Saya stuju dg bung nowyou….contoh rebung tua ya siapa lg slain okelah anggota gank jf sulfur 🙂

          • Kasian dia bung @patech, jualannya belum juga laku walau sudah banying harga plus bonus he he he

            Neng @oke dong, kalo sudah ga sanggup jual JF17 belo 1 atawa belo 2 kerja dipangkalan gas 3kg saya saja ya, kebetulan saya perlu menguji ketahanan tabung terhadap benturan he he he..

            Santai saja neng :mrgreen:

      • @ bang patech

        anda ngeyel sekali yah….indonesia belum punya bom nuklir…!
        uranium-235 atau plutonium-239

        sumpah….loe bodoh….loe silahkan tanya di BATAN….yang punya pabrik di USA.
        oopsss…..sana bantu ibu mu di warung..?

        he he he
        santai aja bang

        • bung oke lah ……. mungkin maksud bung patech, produksi radioisotop oleh PT Batan Teknologi (Batantek) dgn penemu Yudiutomo dan Kusnanto yg sukses menghasilkan radioisotop pengayaan tingkat rendah. Penemu nama “Formula YK” (Yudiutomo Kusnanto).
          Radioisotop adalah bahan yang tidak bisa dipisahkan dengan kedokteran nuklir.

          Silahkan ke mbah google…. banyak beritanya.

          • @ BANG GUE..

            IA BANG GUE MAKANYA SAYA SURUH TANYA KE BATAN YANG SUDAH PUNYA PABRIK DI USA…THX

            he he he
            santai aja bang

          • Pihak asing menyebut Indonesia mempunyai kemampuan nuklir pasif atawa lagi tidur ,,
            bila terbangun…???

            Oh ya mau mnejelaskan kenapa kita harus membangun pabrik isotop diUSA
            kita sudah punya pabrik isotop di Indonesia dan itu untuk keperluan mencukupi ASEAN dan asia timur (china dan jepang)

            Untuk pasar di USA kita harus membuka pabrik disana mengapa demikian
            itu karna sumber radioaktiv nya memiliki waktu paruh yg pendek sekitar 5-7jam
            Jika perjalanan pesawat Indonesia ke USA memerlukan waktu 10jam dan kebutuhan sumber buat pengobatan sebesar 30Ci dengan waktu paruh hanya 5jam berarti dari Indonesia mesti dikirim isotop dengan intensitas 60Ci
            Itu terlalu besar dan untuk containernya cukup tebal
            Untuk praktik memakai Intensitas 15Ci aja containernya udah 20kg (timbal)
            kenapa dipilih virginia USA
            itu karena disana ada reaktor nuklir generasi 5 kita butuh netronnya untuk menjadikan bahan itu aktiv
            Batantek membutuhkan sumber neutron untuk menembak unsur yg mau dijadiin radioisotop
            sumber neutron terbesar hanya ada di reaktor nuklir

            CMIIW

  4. Langkah Paling Cerdas NKRI adalah tidak larut dalam pertarungan 2 gajah sambil menjadikan diri sendiri Gajah Baru.

    Pertarungan Terbuka AS vs China, posisi China ke AS sama dgn posisi Indonesia ke Oz, jadi ke-2 gajah tsb tidak akan bertarung, kecuali kita malah aktive ngegosokin, dan mendorong LCS meletus yg massive sekalian… dan Lahirlah Gajah baru dari Asean.

  5. say baca road map arhanud sampai 2029 akan di bangun lebuih dari 5 batalyon maupun detasemen rudal,,diman mengusung rudal jarak menengah sampai 300km,,gambarnya sih buk dan s300..s 300 di letakkan di papua sumatra dan kalimantan..utk jawa 40km semua

  6. Yg paling sy sukai dari uraian di atas adl.pesawat peringatan dini (AEW) berbadan lebar.selama ini kita hanya memiliki pesawat pengintai yg efektif (gak usah sebut boeing 737 surveillance ya,dah gak up todate radarnya) berbadan kecil yg tiak efektif meronda garis pantai kita.dgn pesawat sekelas poseidon atau orion kita memiliki kepanjangan mata yg sangat tajam dalam memantau pergerakan musuh jauh sebelum mencapaI garis pantai kita.ada cara yg lebih singkat dan murah bagi kita yaitu dengan mengkonversi beberapa herky kita yg memiliki jarak tempuh jauh menjadi pesawat AEW/maritime patrol kelas berat dengan sensor rotodome dipunggungnya.bisa kerjasama dgn thales atau saabuntuk menginstalnya.ingat kata sun tzu,siapa yg mengetahui isi perut musuh lebih dulu dia pemenangnya

  7. klo gituh ane jd petugas jaga absensi warjager yg mo jadi martir….di medan tempur…klo nkri ke seret perang lcs..ujuk2 tomahawk menghajar daerah ane….manggarai….heeee..so pasti pemuda sini …marah banget…biasanya dikirim bom molotov ..batu…ehhh tomahawk malah ikutan……hidup warjager tetap semangat

  8. hentikan pembelian daging, susu, gandum dan buah2 an dari australia…..

    no money no hobart

  9. maka Indonesia khususnya TNI AU harus mengandalkan rudal Kh-59ME: 200 km (110 nm) untuk menembak destroyer Hobart

    Bung Gue, kalau baca disini: http://en.wikipedia.org/wiki/Kh-59 (me-refer ke situs berbahasa Russia: http://bmpd.livejournal.com/290141.html), disebutkan kalau Indonesia sudah jadi operator Kh-59. memang ada info begitu ya? Yang versi mana?

    Dalam artikel wiki itu disebutkan juga bahwa: Although the original Kh-59 could be carried by the MiG-27, Su-17M3, Su-22M4, Su-24M, Su-25 and Su-30 family if they carried an APK-9 datalink pod, it was only fielded on the Su-24M in Russian service. Apa selama ini Kh-59 sudah jadi salah satu cangkingan Sukhoi kita?

  10. Sama2 bekas negeri jajahan barat maka dari itu dukung pembentukan aci = aliansi China Indonesia untuk menghadapi Australia – new Zealand – Malaysia – singapura

  11. Terima kasih bung diego, comment saya di artikel sebelumnya (di artikel Pertahanan Udara Kapal Perang Indonesia), ternyata sama bung diego dibuat artikel tersendiri.

    Nah yang bikin destroyer Hobart ditakuti di kawasan asia pasifik, kalau AS mengijinkan maka ada modifikasi penambahan Mark 41 Vertikal Launching Sistem dangan Rudal tomahawk di destroyer Hobart.

    Apakah dgn rudal Starstreak HVM, mistral, Oerlikon Skyshield, TD-2000B,Rudal MANPADS QW-3 atau si mbah kakung S-60 ? Tidak mungkin kita menangkis rudal tomahawk yg datang dgn menerbangkan sukoi 27/30/35, keburu rudalnya sampai di ibukota hi hi hi, atau cukup berdoa saja.

    Semoga, rudal pertahanan udara jarak sedang, menengah, dan jauh yg tengah digodok di TNI + kemhan skrg cepat deal.

    Saya suka memakai istilah kata kunci: Apabila musuh mengancam kita dengan “Rudal balistik untuk menghancurkan kota2 di Indonesia” dgn tomahawk misalnya, maka kita ganti membalas dengan “Rudal”.

    Maka Indonesia harus mempunyai rudal canggih dari jarak pendek s/d jarak jauh. Jadi kita harus mempunyai sistem persenjataan peluru kendali tsb mulai dari:
    1. Rudal pertahanan udara,
    2. Rudal udara ke udara,
    3. Rudal kendali anti kapal
    4. Rudal udara ke permukaan dst

    Dikombinasikan dgn mata satelit militer kita kelak dan dgn pesawat awacs atau pesawat mpa/aew&c atau ASW, maupun mata dari KRI, Pesawat Tempur kita SU-35 (apabila masuk MEF 2&3 ini) maupun :

    Contoh sederhana :
    1. Kenapa kita harus mempunyai rudal pertahanan udara jarak jauh misalnya sekelas S-300 series, atau malah S-400. Keunggulan dari rudal pertahanan udara jarak jauh adalah keefektifannya dalam menjaga ruang udara agar bersih dari ancaman apapun. Keefektifannya sendiri terletak pada waktu siap tempur yang relatif lebih singkat daripada mencegat ancaman dengan menggunakan pesawat tempur yaitu 5 menit dan ±10 detik untuk akusisi sasaran (misal rudal S-300 series dgn payung udara sistem rudal PANTSIR S-1). Bandingkan dengan menggunakan pesawat tempur sebagai pencegat misalkan klo kita menerbangkan Sukhoi Su 27/30 , sukhoi selalu siap mencegat ancaman dari Makasar dalam waktu 5 menit tetapi butuh waktu puluhan menit untuk mencapai target/ancaman yang berada ratusan kilometer.

    Pesawat tempur kurang efektif mencegat rudal balistik/rudal jelajah. Selain itu, efek deterrence dari rudal pertahanan jarak jauh oleh Indonesia akan membuat para pelaku black flight di wilayah blank spot takut untuk memasuki wilayah udara Indonesia tanpa ijin. Keunggulan lain dari rudal pertahanan jarak jauh sendiri adalah kemampuannya sebagai anti rudal balistik. Keefektifan rudal pertahanan udara jarak jauh yang tinggi terutama dalam areal defense menyebabkan rudal pertahanan jarak jauh menjadi satu-satunya sistem yang feasible sebagai anti rudal balistik apalagi Indonesia dihadapkan pada kenyataan dimana Australia di kemudian hari dapat mengirimkan rudal balistiknya (Tomahawk ke ibukota misalnya) mau tidak mau memaksa Indonesia untuk dapat mengintercept rudal-rudal balistik tersebut jika suatu saat benar-benar melintasi ruang udara kita. Oleh karena itu, sebuah sistem rudal pertahanan udara jarak jauh yang memiliki kapabilitas anti rudal balistik dan sanggup menyediakan areal defense haruslah menjadi sebuah kewajiban untuk merealisasikan Indonesia yang berdaulat penuh atas ruang udaranya.

    2. Hal tsb diatas juga berlaku apabila kita mempunyai system pertahanan anti kapal baik berbasis di darat maupun di laut ataupun di udara. Misalkan kita punya sistem pertahanan pantai seperti K300P Bastion-P System yg berisi rudal yakhont. (selain yg mempunyai platform di kapal permukaan). Dan yg menjadi efek deterent juga kalau kita punya kapal selam kecebong siluman daru rusia yg sanggup meluncurkan rudal balistik 300-400 km, maka kapal selam ini akan sangat ditakuti di kawasan ini termasuk oleh angkatan laut Australia. Belum lagi apabila sukoi kita yg terbaru bisa diinstal rudal brahmos atau menunggu SU-35 nantinya.

    3. Belum lagi kalau sekolah rudal Indonesia bisa lulus dgn predikat cum laude maka bisa membuat roket kendali/peluru kendali dari permukaan ke permukaan jarak jauh bisa menjangkau DARWIN, maka Australia akan berpikir satu juta kali untuk menyerang Indonesia.
    4. Dan seterusnya. Apabila Australia jadi mengakusisi rudal Tomahawk (dan diijinkan oleh amerika serikat), jelas bahwa Australia mempunyai senjata untuk menggertak Indonesia. Istilahnya” Indonesia kalau mencari perkara, maka Australia akan luncurkan Tomahawk ke ibukota Jakarta”. Maka, mau tak mau konsep pertahanan Indonesia akan berubah, mulai saat ini konsep Pertahanan Rudal harus mulai disiapkan.

    Ingat seperti anak nakal di asia (Korea Utara), Negara korut ini yg alutsista paling diandalkan adalah rudal jarak jauhnya. Efek deterentnya luar biasa. Korea Utara ada upaya pengembangan rudal jarak jauh Taepo-dong-2 (TD-2) yang terdiri dari empat mesin No-dong yang bisa menyerang AS. Dan membuat wilayah asia pasifik sampai amerika meradang. AS memerkirakan bahwa TD-2 mampu membawa muatan bagi senjata nuklir yang diarahkan ke masyarakat Barat, khususnya AS.

    Tapi Amerika serikat semoga berpikir seribu kali untuk mengijinkan australia memiliki rudal Tomahawk di destroyernya, karena bisa mengancam kawasan di sekitarnya. Dan pasti akan ada perlombaan kepemilikan rudal balistik jarak jauh, semoga……

    • Pantas perasaan saya pernah baca artikel diatas sebelumnya 😀

      Untuk memaksa Australia bersikap santun idealnya kita harus punya kemempuan menjangkau seluruh wilayah mereka yang luas, bentuk alutsistanya bisa apa saja, tapi memang yang paling ramah biaya operasional adalah rudal balistic dgn jangkauan 5000km atau berjangkauan 1000-2000km tapi bisa dibawa platform mobile seperti kapal permukaan, ks atau bomber

      Untuk sementara setidaknya mampu melakukan serangan terhadap kota dan object vital di utara Australia yang relatif dekat. Kemampuan deffensive dgn menjaga ALKI juga bisa jadi efektif melumpuhkan ekonomi Australia di masa perang. Memutar ke Pasifik atau samudera Hindia akan sangat tidakneffien dan tetap bahaya, terutama jika kita mempunyai banyak ks untuk mengganggu logistik di jalur laut seperti yang pernah dilakukan Jerman pada PD2

      • iya bung nowy……. (ini yg kedua, setahun lalu bung diego pernah menjadikan comment saya jadi artikel tersendiri, terima kasih bung diego).

        Omong2 kira2 emang ada yg mau jual rudal balistik yg canggih minimal jangkauan 1000-2000 km ke kita secara rahasia (jelas ini pasti bukan produk amrik atau sekutunya)???? kira2 negara mana ya??? Karena klo urusan dgn rudal yg bia dgn jangkauan 300 km lebih sangat sensitif sekali…..

        klo ketahuan Amrik +sekutunya entar kira2 kena embargo apa nggak ya ???
        klo saya, kasih data litbang yg banyak ke lapan agar terus bisa buat roket kendali sampai 3 digit target 2015 udah uji coba, dan th 2017 harus bisa 4 digit dan sekaligus gunakan intelgen untuk mencuri tehnologi yg berhubungan rudal balistik/jelajah klo bisa lho……

        • Memang rudal jarak 300 up sudak kena pantau, itu upaya barat menjaga keunggulan, curang sekali. Mmg idealnya harus dibangun dalam negeri, awalnya bisa minta bantuan pihak luar walau juga ga bisa terlalu terbuka dan punya konsekuensi2 tertentu. Misalnya saja bahkan sekedar rudal C705 saja masih alot negonya, apalahi teknokogi rudal balistik

          Ketika jaman perang dingin dulu dgn blok barat vs timur masing2 blok berebut pengaruh dan menyebar kemempuan milier diantara mereka. Sekarang sejarah berulang dgn pemain dan cara main yang agak berbeda.

          Untuk negara2 seperti Russia dan China agar dapat menahan pengaruh pihak barat adalah dgn cara menyaingi teknologi militer barat dan menyebar teknologi tesebut ke pihak2 blok mereka dan negara netral serta bahkan berusaha menarik negara dari blok saingan

          Misalnya sajancontoh mudah dan jelas adalah menyebarnya flanker di kawasan asia yang dianggap mengancam dominasi militer blok barat. Russia ga perlu kiim flanker sendiri menghadapi (misal) sekutu US di kawasan seperti Sg dan Au, cukup menjual alutsista canggih mereka di kawasan berdekatan dan secara tidak langsung juga menjadikan kekuatan blok barat tersaingi bahkan trancam. Secara luas hal ini nadalah keuntungan politik dan ekonomi bagi Russsia.

          China juga sama, walau scala mereka masih terbatas namun arahnya sudah terlihat. Mereka juga walau anggarannya besar namun banyakmdihabiskan untuk produk dalam negeri. Sekarang mereka jadi salah satu produsen senjata dunia. Menjualnya keluar adalah keuntungan politik dan ekonomi

          China jelasnmengganghu pengaruh US terhadap Saudi dgn penjualan DF21, demikian juga dgn rencana HQ9 unyuk Turki yang adalah anggota NATO.

          Indonesia tidak kalah strategisnya dibanding Saudi atau Turki, untuk kawasan asia tenggara kita pemain utamanya. Imho-Indonesia punya daya tawar kuat dan alasan mengapa harus punya kemampuan jangkauan luas. Bentuknya, mungkin adalah rudal balistic

          • Bung nowyou………

            Untuk negara2 seperti Russia dan China agar dapat
            menahan pengaruh pihak barat adalah dgn cara
            menyaingi teknologi militer barat dan menyebar teknologi
            tesebut ke pihak2 blok mereka dan negara netral serta
            bahkan berusaha menarik negara dari blok saingan

            Bukankah rusia malah melarang malaysia kususnya malaysia membeli pespur ala rusia untuk su35 .krn takutnya tekhnologi pespur rusia d paste oleh Uk / Us…scr msh 1 koloni blok B.

            Mungkin kalao dari segi teknologi dan kemampuanya d kurangi …tidak sebatle milik ruski atau indonesia.

          • Mengenai hal itu tidak bisa dikonfirmasi bung @Patech, kalaupun seperti itu kondisi sebenarnya tapi tetap saja pasti pihak jiran dan Russia akan menyanggahnya 🙂

            Sementara memperluas pengaruh deminkeuntungan politik, pengaruh dan ekonomi akan tetap berjalan. Satu pihakn selalu lebih utama dari pihak lainnya karena berbagai alasan. Contoh sederhananya AU Pilipina yang sering diejek sebagai angkatan udara helokopter karena tidak lagi mengoperasikan pesawat tempur. Mereka jauh lebih hutuh hibah pesawat tp justru kita yg ditawari.

            Alasannya karena US tidak mau memprovokasi China yg sdg bersengketa dgn Pilipina, demikian juga dgn Taiwan yg sangat menginginkan F35 bahkan sekedar F15SE namun tidak dikasih sama US, kita malah ditawari F35 🙂

            Maksud saya Indonesia punya banyak keunyungan saat ini, baik karena potensi strategis kita sendiri dan karenan keuntungan sikap non blok serta posisi netral di sengketa LCS. Kita juga tidak erikat dgn fakta pertahanan dengan negara asing, Mal, Sg walau juga negara non blok tp punya perjanjian keamanan dgn Aus dan UK. Dan UK adalah anggota NATO bersama US, saingan blok timur 🙂

            Waktunya sangat kondusif untuk belanja alutsista, kendala hanya di kemampuan negara dalam memenuhinya

          • Maaf kl banyak salah tulis tombolnya kecil banget, kudu diliat pake sedotan

        • Sama-sama Bung Gue.
          Salam

        • Bung gue

          Omong2 kira2 emang ada yg mau jual rudal balistik yg canggih
          minimal jangkauan 1000-2000 km ke kita secara rahasia (jelas ini
          pasti bukan produk amrik atau sekutunya)???? kira2 negara mana
          ya??? Karena klo urusan dgn rudal yg bia dgn jangkauan 300 km
          lebih sangat sensitif sekali…..

          Alternative yg pas untuk beli rudal balistik strong..1000~2000 adalah meloby iran atau korut,iran yg mendapatkan tekhnologi peroketan dr cina(kl tdk salah) sm spt korut ktika sama2 bljajar di ruskie era 50an. Atau stidak mengemhargo diri sdiri. Sbagai kemandirian alutsista,mskpun d embargo oleh blok B.tapi msh bs menjual SDA kt ke china,korut,iRan,ataupun ruskie,untuk mendapatkan teknologi / rudal balistik.kalaupunn arab bisa mdpatkan DF21 kenapa indonesia tidak?? Sbagai apenjaga kawasan,kalaupun masih alot,alternatifnya daribiran dan korup yg siap berbagii tapibharus silent…..syaratnya,

          Semuanya kembali ke pemerintahan dan anggaran,

        • PAKISTAN…!…PASTINYA,…

          • Mas Pakistan tok ae.. yang ditakuti terutama itu bukan Nuklirnya, liat tu Irak isu punya senjata WMD di tebas juga, kenapa Iran sm Korut ngga? soalnya ada RUSSIA & CHINA dibelakangnya. gimana orang lain mo percaya kualitas senjata rudal balistik ribuan kilometer kl bikin rudal anti kapal yg ratusan kilometer aja ngga bisa, India aja bikin Brahmos itu cm nerusin riset rudal Yakhont russia makanya kita beli yg ori. kita cm tertarik sm Brahmos krn bisa di luncurkan lewat pespur, Russia ngga butuh ada rudal jenis KH. liat tu Iran sm Korut udh di pepet mo di gangbang, emang takut2 tu negara2 besar? krn mereka yakin bisa cegat rudal2 dari negara tersebut makanya PD. coba Russia ama China.

            Russia baru simpen warhead Nuke di perbatsan Poland aja udh ribut.. kirim S300 ke Syria udh ribut. India Pakistan test rudal mereka ngga ada yg ribut. wong cm teknologi Russia n China yg lama kali. bikin guidance yg ratusan km aja ngga bisa kok macem2. Yakhont aja cm 300 km butuh OTHT apalagi yg ribuan km..

  12. @okelah tanpa bantuan pakistan sebenarnya riset nuklir di indonesia sudah sejak tahun 1954 dengan kata lain indonesia sudah bisa membuat hulu ledak nuklir bahkan ada beberapa titik di pulau jawa yang sudah ada reaktornya walau disebut research reactor….tapi karena ikut menanngani dataTreaty on the Non-Proliferation of Nuclear Weapons (NPT) maka nuklir di indonesia untuk tujuan damai seperti listrik dan kesehatan ( walau saya haqul yaqiim ) ahli2 nuklir di serpong sanggup membuat hulu ledak nuklir untuk misile2nya… yg diperlukan cuma teknologi guided chip untuk missil2nya agar tidak salah sasaran…

    menghadang musuh utara dan selatan indonesia cukup bangun reaktor di kalimantan dan kupang…. 2 titik ini jika ada reaktor nuklir walau untuk kebutuhan listrik cukup menggetarkan karena 2 titik ini sangat dekat dengan titik persinggungan musuh utara dan selatan hihihih

    • @ bayu

      ia bang bayu….ane tau…

      “yg diperlukan cuma teknologi guided chip untuk missil2nya agar tidak salah sasaran…”

      guided chip nya ADA DI PAKISTAN..!!
      WALAUPUN ADA YANG MAU KASIH DARI CHINA chip C705..
      jangan2 rudal2 indonesia nantinya tak bisa MERUDAL kapal china…bila terjadi konflik…

      he he he
      santai aja bang

  13. kalau slmgapura ikut2an,namanya negara kecil mini kaya daus mini ini,tidak tau diri namaya!di sikut dikit aja amblas.

  14. indonesia harus mengimbanginya dgn punya pertahanan udara 2 skuadron su35, 1 skuadron su34, 2 skuadron pesawat kelas medium gripen, beberapa baterai rudal s300 family dan pantsir s-1, min 12 ks yg bisa menembakkan rudal jarak jauh, min 2 destroyer sekelas hobart dan yg ta kalah penting upgrade kemampuan/alutsista marinir dan pasukan elit lainnya (kogabwilhan harus ada dan sukses). semoga ekonomi negara kita smakin meningkat dan berkembang pesat..

    maaf masih newbie..

  15. Must have 2 skuadron su 35bm, 1 skuadron su 34, 2 skuadron gripen+tot, system rudal s300 family & panstir-s1, 2 destroyer sekelas hobart, 4 real fregat, 60 unit kcr, 12 ks+rudal jarak 300km lebih, radar vostok E, upgrade kemampuan&alutsita marinir, pasukan elit lainnya..insyallah dgn alutsista minimal spt diatas indonesia bisa menetralisir bahkan gebug balik keangkuhan dan kesombongan OZ..amin
    yang paling penting semoga ekonomi indonesia semakin meningkat & berkembang pesat

  16. Cegat aja kapal2 berbendera ausy di perairan batam dan sulawesi, suruh memutar lewat papua nugini, sukur2 kalo ada jalur fiber optic ausy yang lewat indonesia bisa langsung dipotong 🙂

  17. yg dibahas yg canggih2…..kok enggak ada yg membahas tentang SOTONG SAKTI ya ? Saya pikir SOTONG sakti ini perlu diproduksi yang cukup banyak………sehingga setiap choke point minimal di jaga 4 SOTONG. Dan jika terjadi gesekan benar …. dan fihak RAN mengerahkan Hobart Class….kerahkan saja SOTONG sebanyak2nya…..dan KRI2 cukup saja duduk manis sambil mancing ikan….he..he…

  18. Idem dito dgn paparan koment bung @ Makrov, begitu juga analisis The Global Refiew Jakarta.

    titik kerawanan NKRI ada pada 2014 (Pemilu) dan 2019,
    Jika hal ini menjadi Bencana Nasional ..Hancur pula Mimpi memiliki TNI yg segani Luar dicintai rakyatnya, hancur pula kemandirian Nasional.

    2014-2019 kebijakan ditahun ini pula yg akan menentukan warna kedepannya.

    Asian’s age has come, asia for asia not longer for anglo saxon.

    • Setuju bung @donnie dan bung @makrov, seharusnya ini juga menjadi concern yg harus di bahas di sini :).
      Ancaman interfensi asing di pemilu 2014 dan prediksi ke depan nya.
      Mgkn Bung @Diego dan bung @Satrio bisa memberi pencerahan

  19. Era rudal canggih sudh smkin mpan, negara2 sprti AS, China, Rusia tngh berusaha mengembangkan rudal Hipersonic yg bs diluncurkan dr berbagai platform bahkan dr satelit sxpun (Thor Project). Dikhawatirkan, implikasi dari Rudal War ini mendorong bnyk negara utk berlomba lomba mengimbanginya, so negara yg g pnya rudal strategis bin canggih bkl jd bawang kotong.

  20. cukup menyimak aja ah 🙂

  21. Apapun yg terjadi,,kami slau setia bersama mu wahai indonesia ku,,,,jayalah tni,maju lah nkri ,,,,

  22. * Membuat Platform statis bawah air sebagai Pos terluar Negara Maritime *

    Sebuah wahana yg kurang lebih mirip Pos Pengamatan yg dilengkapi Torpedo, Rudal S-club dan persenjataan bela diri yg diperlukan, fasilitas komunikasi, Pengindraan bawah laut, kemampuan serang submarine warfare dan kapal permukaan, terbuat dari baja tahan korosi yg ketebalannya extra, mampu menahan serangan torpedo dan bomb laut.

    Lokasi : ZEE
    Kru : Optional (8-10) personel
    Fasilitas : Observasi kelautan, Militer..dll
    Rancang Bangun : Modular,
    lain2 : Docking KS, untuk keperluan Rotasi Personel.
    dikombinasikan antara Wahana Utama (depot logistic) dan Pos pengamatan z, radius tiap wahana kurang lebih tiap 300-500 KM/mil.laut

    # sekedar ide, ini semacam Bunker/benteng bawah air, tanpa mesin pendorong, gue taksir teknologinya tidak serumit membuat KS. hanya kemampuan meng-Install S-club memang diperlukan.

    maaf ngelantur…

    • hehehe.. di thread sebelah udh gw udh kasih ide tongkang stroong.. dpt dipindah2 sesuai kebutuhan.

      • Oh iya..ide sampean juga tuh asal nya…baru inget @bung Pedro

        • bung donnie, kalo menurut saya, “platform statis” itu saya sarankan adalah kapal selam lama yang sudah pensiun, dicor di kedalaman samudera di tempat rahasia yang sering dilewati lontong ataupun armada laut asing.

          Tentu saja ini akan menjadi keuntungan bagi kita, karena kapal selam ini sudah memiliki sistem peradaran, mekanisme peluncuran rudal dan aman digunakan dibawah laut. tinggal di cor aja di dasar laut, dan akan menjadi radar bawah laut yang mematikan, bisa menyengat musuh yang datang diam2…… dari bawah laut…..

          🙂

  23. Mantap ulasan kami bangga jadi orang indonesia

  24. Okelah……. tolong mata anda d serpis kan.tidak ada dlm tulisan saya “ kalao ndonesia sudah bisa buat bom nuke.tapi hanya sy blg ada pabrik nuke, dan radiostopbuntuk kesehatan neng.tolong di saring kata2 saya diatas sblm dtanggapi,,,neng…

    Bung gue……
    Iya bung maksud saya juga seperti itu, bahkan tadi sempaat mau tulis siapa penemu nuklir indonesia spya d jawab sama tantebokelah yg super ngeyel ,
    Yg sll sok pinterr,,

    Thanks bu bung gue… 🙂

  25. @Bung Dawala & Silent Killer : itu mirip AUV ya,autonomous? apa khabar crocodille sub nya ITS 2-3 tahun lalu, sudah uji coba kah?bisa share

  26. Pemerintah Amerika Serikat mengaku terus memantau Warga Negara Indonesia, yang berangkat ke Suriah untuk ikut terlibat di negeri konflik tersebut. AS khawatir, saat berada di Suriah, para WNI tersebut bisa berubah menjadi radikal dan menyebar paham radikalisme ke Indonesia.
    ===========
    yang jelas Indonesia mesti update terus doktrin peperangan teranyar, bukan radikalisme sesuai definisi AS. pantau z gpp..knapa merasa jengah ya…

    • cara “Memantau”nya gimana ya bung.???
      Apa melalui FB, twitter, angry bird yang di install di hp, email, hp..???

      kok bisa2nya mereka memantau yacgh….

  27. Ngeri tow kapale OZ yang baru ada 3 …indonesia harus cepat bangun kapal Destroyer & S400/Pantsir Rusia,

  28. ????????? ??? ????? http://oursoko.com/images/oh6ea/IZGlM/JwOvI ??????????

 Leave a Reply