Mar 272017
 

Insiden tergulingnya INS Betwa milik Angkatan Laut India

Ketidakdisiplinan adalah merupakan alasan utama penyebab terjadinya kecelakaan operasional, yang mengakibatkan hilangya 10 nyawa.

“Dalam kasus kecelakaan, Dewan Permintaan (BoI) dibentuk untuk menentukan penyebab dan mengidentifikasi pejabat yang harus bertanggung jawab. Dalam sebagian besar kasus tersebut, penyelidikan telah diselesaikan. Sebanyak 42 perwira/pelaut telah dinyatakan bertanggung jawab. Tindakan tegas sudah diambil terhadap 32 perwira/pelaut”, kata Subhash Bhamre, Menteri Pertahanan India sebagaimana dilansir dari Defense Update.

Angkatan Laut India telah mendirikan Organisasi Keselamatan Angkatan Laut India (INSO) pada bulan Oktober 2012 untuk menghindari kecelakaan laut, akan tetapi berdasarkan data yang diperoleh menunjukkan bahwa jumlah kecelakaan laut malah semakin meningkat, bukannya turun.

Ada sebanyak 32 kecelakaan laut yang terdaftar dari tahun 2007 hingga 2012. INSO bertanggung jawab untuk menganalisa insiden dan kecelakaan, meninjau prosedur dan peraturan keselamatan, mengeluarkan arahan pada kebijakan serta melakukan penilaian keamanan.

Pada bulan Oktober 2014, INS Kora bertabrakan dengan kapal dagang Jerman, Madeleine Rickmers karena kesalahan awak dalam mengambil keputusan. Bulan berikutnya, kapal pemulihan torpedo TRV 72 Angkatan Laut India tenggelam di luar pelabuhan yang ada di pantai timur.

Pada bulan Februari 2015, kombinasi antara kurang memadainya kesadaran situasional dan kegagalan untuk menilai situasi yang berkembang menyebabkan terjadinya kecelakan hingga menimbulkan kerusakan pada kapal selam INS Sindhughosh.

Pada bulan Juni tahun lalu, 2 orang dinyatakan tewas dalam kebocoran asap beracun dari “sewage plant” yang ada pada kapal induk INS Vikramaditya buatan Rusia, yang sedang menjalani perbaikan di Karwar, Karnataka, India.

Pada bulan Desember 2016, kapal berbobot 4000 ton, INS Betwa selip dari blok dermaga yang ada pada fasilitas perbaikan kapal di Mumbai.

Awal bulan ini, 4 pelaut muda menolak untuk mengikuti perintah dari perwira senior yang ada di kapal survei INS Sandhayak di negara bagian timur dari Odisha. Angkatan Laut India terpaksa mengangkut pelaut ini menggunakan helikopter untuk menghindari kecelakaan di laut.

Bagikan Artikel:

  28 Responses to “Ketakutan Terbesar Angkatan Laut India adalah “Human Error””

  1. Guling

  2. Disiplin adalah kunci prestasi.

  3. Hihihi di samping Tuh Fregat ada kapal apa ya kok ada cannon tapi betuknya aneh

  4. orang india mah etos kerjanya rendah
    ditambah lagi rendahnya pendidikan moral dan kesenjangan komunikasi antara atasan dan bawahan hasil dari kesenjangan sosial yg tinggi

    orang kebanyakan makan sinetron india mana tahu soal beginian

  5. Hihihi Sales jad jadian… bukannya bung Anu jg jadi Sales jadi jadian

  6. Di India memakai sistem Kasta sehingga yg bs bekerja dan jd pejabat ya Kasta yg tinggi, sehingga terjadi kesenjangan ekonomi dan kesempatan. Mana mau kasta Brahmana dan Kesatria diperintah Sudra. Syukur aja di NKRI tdk begitu. Just imho!

  7. Test

  8. lebih ngeri human eror di alutsista nuklir hiii

 Leave a Reply