Dec 122017
 

Pesawat N219. (LAPAN)

Bandung, Jakartagreater.com – Ketua MPR Zulkifli Hasan mendorong penjualan pesawat buatan dalam negeri N219 dengan meminta instansi Pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membeli pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) tersebut.

“Kita dukung industri dalam negeri, ini penting sekali untuk masa depan Indonesia. Oleh sebab itu, Pemerintah mendukung penuh ini, apakah itu TNI AD, AL, AU, Polri, pesan ke sini (PT DI),” kata Kata Ketua MPR, Zulkifli Hasan dalam kunjungan kerjanya pada Senin 11 Desember  2017 ke Bandung, Jawa Barat.

Menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, pesawat N219 bisa digunakan untuk penerbangan komersial jarak dekat seperti Bandung-Jakarta atau Bandung-Semarang. Biaya yang dikeluarkan apabila menggunakan Pesawat N219 (jenis turboprop) akan lebih murah dibandingkan dengan menggunakan pesawat berjenis jet.

Pesawat N219 merupakan pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia bekerja sama dengan Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan). Pesawat N219  tersebut diberi nama sesuai dengan pahlawan Indonesia, yakni Laksamana Muda Udara (Anumerta) Nurtanio Pringgoadisuryo.

Pesawat Nurtanio dirancang untuk terbang ke daerah terpencil dengan landasan udara pendek sekitar 500 meter.
Berkapasitas angkut 19 penumpang dengan total muatan 2,3 ton, pesawat itu digerakkan dengan dua mesin turboprop produksi Pratt and Whitney Aircraft of Canada Limited PT6A42 masing-masing bertenaga 850 SHP. (Antara).

Bagikan Artikel :

  15 Responses to “Ketua MPR Dorong Penjualan Pesawat N219”

  1. Siiip bangga dan gunakan produk dalam negeri

  2. klo GA bisa dorong..tarik aja..

  3. Pak Zul sendiri pesawat pribadinya merek apa?

    Mbok pesen satu Pak, kasihan kan daripada namanya apa, euu….satu untuk memuliakan orang yang sudah tua, kan kasihan kalo harus jalan kaki jarak jauh. Keduanya memberi teladan cinta produk nasional…

  4. Metalurgi permesinannya gimana

  5. metalurgi permesinan…???
    engine kita masih import bang…jadi kagak tau metalurginya….!!!

  6. mungkin maksudnya reengineering….yaa bang….bukan metalurgi….???

  7. Klu pihak asing membeli pesawat ini, bila terjadi kerusakan mesin akankah membeli sucad ke PT.DI atau lgsg ke Kanada sebagai produsen mesinnya?

 Leave a Reply