Kilas Dunia Militer Sepekan

133

US aircraft carrier USS Theodore Roosevelt (CVN-71) ammunition impact test

image

image

image

BrahMos cruise missile launchers at India’s Republic Day parade rehearsal

image

US F-35 fighters assault weapons

image

image

image

image

image

Indian Air Force gets first Tejas light combat aircraft

image

Jet Tempur HAL Tejas pertama akhirnya diserahkan ke Angkatan Udara India, setelah menunggu selama 32 tahun. Pesawat ini mulai dibuat sejak Indira Gandhi menjadi perdana menteri India pada tahun 1982 dan selesai setelah India berganti 9 perdana menteri selama proyek berlangsung.

Tidak ada yang bisa menghitung jumlah total biaya yang dihabiskan untuk proyek ini selama 32 tahun terakhir.

Japan should launch second Izumo class aircraft carrier August 2015

image

Izumo class atau 22DDH adalah jenis kapal carrier helikopter baru yang dibangun untuk Angkatan Laut Bela Diri Jepang (JMSDF). Jika kapal Izumo mengoperasikan pesawat sayap tetap, itu akan terbatas pada pesawat STOVL (short take-off, landing vertikal)F-35A yang baru saja diakuisisi Jepang dan kemungkinan F-35B.

Dengan panjang 250 meter (820 kaki) kapal ini memiliki berat kosong 19.000 ton [27000 ton loaded] dan kapal dapat membawa 14 helikopter. Izumo adalah kapal perang terbesar Jepang tsejak Perang Dunia II, dan sekitar 50 persen lebih besar dari kapal perusak-angkut helikopter Hyuga.Jepang juga menyiapkan drone pengintai tanpa awak di kapal ini. Kapal Izumo class kedua rencananya diluncurkan Agustus 2015.

26 KOMENTAR

    • India saja butuh waktu 32 tahun baru bisa buat pesawat tempur sendiri dan dengan biaya yg tak terhingga, betapa sabar dan konsistennya india, ini yg harus dicontoh oleh indonesia kalau pengen buat pesawat sendiri secara mandiri kalo mau sukses ya harus sabar jangan bisanya cuma mengeluh biayanya mahal lah, waktunya kelamaanlah, ayo konsisten dong kalo mau sukses ya harus berkorban, lanjutkan ifx

  1. Tes carier vs brahmos itu menarik. Pertama mereka menjalankan carier pada kecepatan sedang atau bisa juga diam ditempat. Trus sistem aegis dan rudal anti pesawat/ rudal diaktifkan. Lalu seluruh personel dievakuasi dengan heli sekaligus mengabadikan peristiwa dengan video/kamera. Keempat diluncurkanlah brahmos dari berbagai platform. Dan booom, brahmos ternetralisir pada jarak tertentu dari kapal induk. Sistem perlindungan kapal terhadap brahmos battleproven, dan segera yakhont kehilangan deterentnya.

    • Tetap sulit bung, kapal induk dikelilingi banyak kapal perang lain sebagai pengawal dan tiap-tiap kapal memiliki beberapa penangkis rudal. Pesawat peluncur rudal juga dapat di-intercept oleh pesawat dari kapal induk. Kapal-kapal besar amerika pada PD II tidak ada yang tenggelam oleh kamikaze karena mereka dilindungi kapal-kapal yang lebih kecil. Mungkin torpedo lebih bisa diandalkan daripada rudal ala brahmos.

      • bener bung Loai, lebih efektif menyerang dari bawah laut. bayangkan seorang ibu yang dilindungi banyak anaknya pasti mati”an tuh anak untuk melindungi ibunya (RCWS, SAM Dll) untuk mencegah tuh hantaman rudal, tp berbeda bila serangan dari bawah laut yang sulit dideteksi dgn dalamnya laut yang berfariasi dan kemampuan submarine yang senyap.

  2. Kapal Induk nya sedang impact test dengan peledak lain, bukan pake brahmos…. Brahmos diluncurkan saat Parade di India…
    1. US aircraft carrier USS Theodore Roosevelt (CVN-71) ammunition impact test.
    gambar…….

    2. BrahMos cruise missile launchers at India’s Republic Day parade rehearsal.
    gambar……

    jangan kebalik-balik bacanya….
    peace!!..