Sep 122018
 

dok. Donald Trump dan Kim Jong-un di Singapore summit. (Dan Scavino Jr. via Commons.Wikipedia.org)

Washington, Jakartagreater.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima surat dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yang berisi ajakan untuk melakukan pertemuan yang kedua, demikian diungkapkan Gedung Putih, pada Senin 10-9-2018, dirilis Antara pada Selasa 11-9-2018.

Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan Gedung Putih sudah mempertimbangkan untuk merencanakan pertemuan tersebut. Donald Trump dan Kim Jong Un telah membahas program nuklir Korea Utara sejak keduanya berbicara dalam pertemuan bersejarah mereka pada 12 Juni 2018.

Pertemuan itu sendiri mendapat kritik karena tidak cukup memberikan perincian nyata soal bagaimana dan apakah Kim Jong Un bersedia menghentikan program persenjataan nuklirnya, yang telah mengancam Amerika Serikat.

Donald Trump mengatakan kepada wartawan pada Jumat 7-9-2018 bahwa surat pribadi dari Kim Jong Un sedang dalam pengiriman. “(Isi, red) surat itu sangat hangat, sangat positif,” ujar Sanders dalam acara jumpa pers.

“Tujuan utama surat adalah untuk meminta dan mencari jadwal untuk melakukan pertemuan berikutnya dengan presiden Donald Trump, kami terbuka untuk itu dan sudah dalam proses untuk mengkoordinasikannya,” kata Sanders.

Sanders mengatakan kepada para wartawan bahwa surat tersebut menunjukkan “komitmen yang berlanjut untuk memusatkan perhatian pada penghapusan senjata nuklir di semenanjung (Korea, red).” Ia mengatakan parade militer di Pyongyang pada Minggu 9-9-2018 merupakan “tanda niat baik” karena sama sekali tidak mempertontonkan peluru kendali nuklir jarak jauh.

Bagikan: