May 272017
 

Prajurit Yonif Para Raider 432/Waspada Setia Jaya Kostrad melakukan patroli perbatasan RI-PNG

Prajurit Yonif Para Raider 432/Waspada Setia Jaya Kostrad, Satgas pengamanan perbatasan dari Poskotis di Skouw dengan kekuatan 10 orang dipimpin Lettu Ctp Joko Setiono telah melaksanakan patroli patok perbatasan RI-PNG Patok MM 1.

Posisi koordinat peta perencanaan patroli telah ditetapkan. Dalam perjalanan untuk mencapai patok perbatasan itu ternyata tidak sama dengan kenyataan medan di lapangan. Medan di lapngan sangat sulit dan sangat berat karena posisi patok berada di bagian paling utara, posisinya sangat dekat dengan bibir pantai setelah ditelusuri melalaui jalan setapak.

Medan yang dilalui adalah sebuah jalan setapak setelah mendekati pantai ternyata kita berada di suatu ketinggian, harus berhati hati dan mengutamakan faktor keamanan dalam menuruni tebing yang sangat curam dan terjal dengan batu batu karang yang sangat tajam, kedalaman kira kira sekitar lebih dari 139 meter diatas permukaan air laut rata-rata.

Prajurit Yonif Para Raider 432/Waspada Setia Jaya Kostrad melakukan patroli perbatasan RI-PNG

Dengan mengikuti jalan setapak dan anak tangga dari kayu yang sudah dibuatkan oleh Satgas yang terdahulu pada medan yang tidak bisa dilewati namun kondisinya sudah rusak sehingga kita menyusurinya menggunakan bantuan ranting-ranting kayu di sekeliling untuk pegangan atau bantuan, setelah rintangan itu dilewati perjalanan patroli patok ini bisa sampai di bibir pantai dimana tidak ada pasir yang menghampar, tetapi batu karang yang tajam yang mengahampar didepan. Pemandangan laut lepas yang ombaknya sangat keras dan posisi patok MM 1 ada di sisi kanan sekitar 50 meter dari jalan setapak.

Setelah tiba di lokasi patok kegiatan selanjutnya mengadakan pembersihan sekitar patok karena adanya tumbuhan semak dan mengamati di sekeliling patok khususnya seberang kanan, karena itu sudah masuk wilayah negara PNG. Setelah diamati situasi aman walaupun terdapat aktivitas masyarakat negara tetangga, karena posisi patok juga dekat dengan pemukiman Kampung Wutung- PNG.

Patroli Patok ini sangat menguras tenaga Prajurit Yonif Para Raider 432/WSJ Kostrad, namun demi keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai ini mereka tetap melaksanakannya dengan penuh semangat dan dedikasi yang tinggi, sehingga kegiatan bisa terlaksana dengan lancar dan aman sampai kembali ke Poskotis di Skouw.

Dansatgas Letkol Inf Ahmad Daud 26/5/2017 mengatakan, bahwa patroli patok akan rutin dilaksanakan oleh Prajurit Satgas Pamtas Yonif 432/WSJ Kostrad,

“Kepada Prajurit pada saat pelaksanaan Patroli patok batas agar mengecek rute-rute jalan jalan-jalan yang sering dilalui oleh masyarakat disekitar perbatasan untuk mengantisipasi terjadinya pelintas batas ilegal.” Demikian penekanan Dansatgas.

Kegiatan Patroli Patok bagi Prajurit Satgas Pamtas Yonif 432/WSJ Kostrad menjadi pengalaman yang sangat mengesankan dan sangat membanggakan karena merupakan tantangan dan kesan tersendiri bagi seluruh Prajurit yang ditunjuk untuk ikut Tim setingkat regu dalam pelaksanaan patroli patok ini.

Prajurit Yonif Para Raider 432/Waspada Setia Jaya Kostrad melakukan patroli perbatasan RI-PNG

Prajurit Yonif Para Raider 432/Waspada Setia Jaya Kostrad, bertanggung jawab atas wilayah perbatasan dari wilayah Skouw di Patok MM 1, membentang sepanjang garis perbatasan sampai Patok MM 3, wilayah Bewan Lama.

Wilayah tersebut merupakan tugas pokok yang harus diperiksa secara rutin oleh Prajurit Yonif Para Raider ke depan, karena disinyalir masih terdapat adanya Pelintas Batas illegal, iIlegal logging, penyelundupan dan lain lain.

Pen Kostrad

  13 Responses to “Kisah Patroli Perbatasan 10 Prajurit Kostrad”

  1.  

    pertamax siapa mau ?

  2.  

    Di Jogja juga banyak Patoknya..

  3.  

    Difoto cm 8 personel, yg dua kmn??

  4.  

    Sudah bukan rahasia Komnas HAM itu mendua, di satu sisi membela hak mendasar manusia dan ada sisi lain, membela majikan Barat:
    Terkait tindakan tegas aparat terhadap orang-orang yang terkait teror, Komnas HAM lantang berteriak, tetapi diam saat jatuh korban tak bersalah akibat aksi teror.
    Terkait aksi TNI di papua, Komnas HAM berteriak lantang tapi diam saat ada anggota TNI/Kepolisian yang jadi korban.
    Terkait aksi TNI dulu di Timor Timur, KomnasHAM berteriak lantang, tetapi diam saat ada anggota TNI yang gugur.
    Dari sini kita tahu siapa sesungguhnya majikan Si HAM ini. Kalau mereka murni berjuang demi HAM seharusnya bijak, tidak berat sebelah seperti itu.

    •  

      di negara2 maju sama saja bung
      rata2 ttg isu imigrasi dan rasisme
      ditelusuri aja pendanaannya pasti ujung2nya ya ke mana lagi kalau bukan para banker dan konglomerat2 perusahaan multinasional

  5.  

    Update terakhir tentang aliran dana dari George Soros ke Indonesia terkait aduan Freeport, kini kaum religius-radikal merapat ke Komnas HAM intuk mencoba menggoyang pemerintah melalui isu HAM.
    Bukan rahasia umum bahwa Jokowi didukung sejumlah jenderal aktif dan nonaktif dalam mengawal pemerintahannys, masalahnya adalah sebagian dari mereka tersangkut masalah HAM di masa lalu, jadi untuk menjatuhkan Jokowi harus merontokkan terlebih dulu “para pengawalnya”
    Sejak MUI tidak mau didikte kaum radikalis, mereka merapat ke Komnas HAM, hitung-hitung masih satu majikan.

    Sebagaimana amerika adalah majikan ISIS dan Abu Saraf di Philiphina.

    Pikirkan ini: jika memang benar Philiphina adalah sekutu amerika yang berharga (setidaknya sebelum Duterte memerintah) mengapa amerika diam saja ada sekutunya yang digerogoti paham radikalisme dan separatisme? Ngapain saja pangkalan amerika di Guam, Jepang bahkan di Philipina sendiri? Tutup mata seperti orang bodoh? Dari mana teroris itu dapat suplai senjata, peralatan dan pelatihan membuat bom?

  6.  

    Pesan: Yang putih tidak selalu benar-benar putih. Jangan mau dibodohin dengan warna putih. Ingat bahwa putih juga bisa dipakai untuk membungkus bangkai! Putih karena keputihan juga tidak nyaman karena jelas-jelas penyakit!
    Banyak yang kelihatannya benar dan membela yang benar tapi jangan mudah terpengaruh! Jika agama membimbing kita pada hal yang positif maka itu benar, tetapi jika kalian mencurigai ada sesuatu yang ” berbelok” atau “sengaja dibelokkan” sekalipun menurut ulama kondang, WASPADALAH!

    Sebarkan pesan ini kawan!

  7.  

    Salut dan semangat terus mengawal NKRI, mudah2an suatu saat akan kita bangun tembok raksasa sepanjang perbatasan agar aman.

  8.  

    Jangan sampai spt kamar sebelah yg jadi media opini berkedok militer

 Leave a Reply