Nov 232018
 

Lomba Tembak AARM 2018. (credit: AARM 2018 – @aarmMY2018)

Yogyakarta, Jakartagreater.com – Kontingen TNI Angkatan Darat meraih tujuh trofi dan 28 emas dalam Lomba Tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-28 tahun 2018 pada hari kelima pelaksanaan lomba menembak itu, di Lapangan 400 Terendak Camp, Melaka, Malaysia, Kamis, 22-11-2018.

“Berdasarkan laporan harian yang diterima dari kontingen kita disana (Malaysia), pada Kamis 22-11-2018, kita kembali menyapu bersih trophy dan medali emas yang diperebutkan,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Candra Wijaya dalam keterangan tertulisnya, di Yogyakarta, Jumat, 24-11-2018, dirilis Antara.

Lomba Tembak AARM 2018. (credit: AARM 2018 – @aarmMY2018)

Menurut Kadispenad dengan tambahan tiga trofi dan enam medali emas di hari kelima, saat ini kontingen TNI AD bisa mengoleksi 7 trophy, 29 emas, 10 Perak dan 8 perunggu. “Namun karena emas karaben overall tidak jadi diumumkan maka perolehan emas sementara kita hanya tercatat 28 medali,” ujar Candra.

Sesuai agenda lomba, hari ke-5 itu memperebutkan 4 trophy dan 8 emas, akan tetapi karena hujan maka cabang lomba Senapan M3 yang memperebutkan 1 individual dan 3 emas (emas Individual M3, emas Team M3 & emas Overall Individual) ditunda.

Jenderal bintang satu ini mengatakan, tambahan medali emas itu berasal dari cabang lomba Karaben Match 5 Falling Plate team dan Overall, Pistol Putra Match 4 team dan Overall, serta Pistol Putri Match 3 team dan Overall.

Lomba Tembak AARM 2018. (credit: AARM 2018 – @aarmMY2018)

“Capaian ini semakin membuat kita bangga atas perjuangan tim kita, khususnya tim pistol putra yang berhasil bangkit memperoleh 1 trophy dan 1 medali emas. Demikian juga dengan tim pistol putri dan tim karaben yang mempersembahkan medali satu emas dan satu trophy,” katanya.

Kadispenad menambahkan bahwa jika pada Rabu 21-11-2018 masih terdapat empat negara yang belum mendapatkan medali, maka pada Kamis 22-11-2018 tinggal satu negara yang belum memperoleh medali yaitu Kamboja. “Hal ini positif karena pertandingan lebih kompetitif. Semoga ini semakin memacu tim kita untuk lebih fokus dan semangat dalam meraih kemenangan, apalagi cuaca sudah mulai hujan,” harapnya.

Lomba Tembak AARM 2018. (credit: AARM 2018 – @aarmMY2018)

Klasemen sementara pada hari ke-5 AARM 2018.

1. Indonesia (7 trophy, 28 emas, 10 perak dan 8 perunggu)
2. Thailand (2 trophy, 6 emas, 21 perak dan 7 perunggu)
3. Filipina (2 emas, 2 perak dan 11 perunggu)
4. Malaysia (1 perak dan 7 perunggu)
5. Brunei (1 perak)
6. Myanmar (1 perak)
7. Vietnam (1 perunggu)
8. Singapura (1 perunggu)
9. Laos (1 perunggu)
10. Kamboja (-)

Dijadwalkan pada hari ke-6 pada Jumat ini, Kontingen Indonesia akan bertanding kembali, memperebutkan emas pada cabang senapan Match 3 dan Match 4 (Section Match), Pistol Putra Match 5 (Falling Plate), Pistol Putri Match 4 (Falling Plate), dan SO Match 4 (Section Match).

Bagikan:

  5 Responses to “Klasmen Sementara Lomba Tembak AARM 2018”

  1.  

    diharapkan tahun depan kontingen TNI istirahat dari mengikuti AARM 2019, dikarenakan untuk memberi kesempatan negara lain memperoleh trophy dan medali, serta sebagai wujud rasa simpati terhadap negara lain yang belum mendapatkan trophy dan medali

  2.  

    Kalau tidak salah, beberapa tahun lalu Malaysia berkeinginan agar tim asykarnya dilatih oleh KOPASSUS agar memiliki “daya juang” lebih baik lagi, namun dlm lomba tembak kali ini, walau Malaysia bertindak sebagai tuan rumah AARM 2018 msh blm memperoleh hasil yg bagus, apalagi sangat bagus. Apakah tim Malaysia blm jadi dilatih KOPASSUS? Atau memang tim Malaysia masih harus berlatih dan berusaha lbh giat lagi? Jika begitu, sabarlah karena tahun depan masih diadakan AARM dan juga AASAM di Australia ..

    •  

      ya mungkin cuman keinginan saja, tapi pihak malaysianya yang belum menandatangani atau belum konfirmasi kesepakatan yang sebenarnya kepada pihak TNI. sesungguhnya pihak TNI sebenarnya sudah bersedia untuk melatih tentara dari luar negeri, bahkan pihak Amerika pun minta dilatih oleh pihak Kopassus setiap tahun. ini menandakan bahwa pihak TNI sangat bersedia untuk melatih tentara dari negara manapun

  3.  

    Alhamdulillah…

  4.  

    Brunei sdh dilatih senjata sdh ss2 meteka bilang latihannya sangat berat yg diterapjan tni tetapi ada hasil, kalo malaysia ndak tau sanggup ndak latihannya

 Leave a Reply