Koalisi Pimpinan AS Tempatkan Ranpur Bradley ke Timur Laut Suriah

Washington, Jakartagreater –  Koalisi pimpinan AS berencana mengerahkan kendaraan tempur Bradley ke Timur laut Suriah untuk melindungi pasukannya, kata juru bicara Combined Joint Task Force-Operation Inherent Resolve (CJTF-OIR) Kolonel Wayne Marotto dalam siaran pers pada hari Jumat 19-9-2020. Dirilis Sputniknews.com.

Pejabat pertahanan AS mengatakan kepada NBC News bahwa pengerahan itu bertujuan untuk memproyeksikan unjuk kekuatan untuk mencegah pasukan Rusia menyeberang ke wilayah yang dikendalikan oleh koalisi. Laporan itu mengatakan 6 kendaraan tempur Bradley dan hampir 100 pasukan tambahan AS akan dikerahkan ke Timur Laut Suriah dalam penyebaran 90 hari.

“CJTF-OIR berencana untuk memposisikan aset Infanteri Mekanik, termasuk Kendaraan Tempur Bradley, ke Suriah untuk memastikan perlindungan pasukan Koalisi dan menjaga kebebasan bergerak mereka sehingga mereka dapat melanjutkan operasi Kalahkan Daesh * dengan aman”, kata Marotto dalam rilisnya.

Militer AS mengatakan sebuah kendaraan Rusia pada 25 Agustus 2020 menghantam kendaraan koalisi di Timur Laut Suriah. Pusat Rekonsiliasi Suriah untuk Rusia mengatakan patroli polisi militer Rusia di Suriah mengambil semua tindakan yang mungkin dilakukan untuk mencegah insiden dengan militer AS.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan informasi tentang jalur patroli Rusia, kekuatan, dan fakta bahwa itu akan disertai dengan Helikopter serang, semuanya dikirim ke militer AS sesuai dengan perjanjian bilateral antara kedua negara.

Satu pemikiran pada “Koalisi Pimpinan AS Tempatkan Ranpur Bradley ke Timur Laut Suriah”

Tinggalkan komentar