JakartaGreater.com - Forum Militer
Feb 112015
 
Rapat Pemprov Lampung dan TNI AL, bahas perpindahan Koarmabar, Kolinlamil, Divisi I Marinir (foto: Puspen TNI AL)

Rapat Pemprov Lampung dan TNI AL, bahas perpindahan Koarmabar, Kolinlamil, Divisi I Marinir (foto: Puspen TNI AL)

Bandar Lampung – Asisten Bidang Pemerintahan Lampung, Tauhidi menerima Tim dari Mabes TNI AL di Kantor Gubenur, untuk membahas Rencana Pemindahan Koarmabar (Komando Armada Angkatan Barat), Kolinlamil (Komando Lintas Laut Militer) dan Divisi I Marinir ke Provinsi Lampung.

Asisten Logistik Pangarmabar Kolonel Puguh Santoso yang juga bertugas sebagai Kepala Tim Survey Pemindahan Koarmabar, Kolinlamil dan Divis I Marinir dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memfasilitasi rencana pemindahan atas fasilitas TNI ini ke Provinsi Lampung.

Ke depan, lanjut dia, perlu adanya kegiatan yang mendalam dari kedua pihak antara Pemerintah Provinsi dan TNI AL dalam mendukung visi pemerintah, yang mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia, yang sudah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

Rencana Pemindahan Koarmabar, Kolinlamil dan Divisi I Marinir ke Provinsi Lampung ini dimaksudkan untuk mewujudkan Koarmabar, Kolinlamil menjadi satu kesatuan utuh terpadu dalam pengendalian operasional dengan dan antar satuan operasional dalam menjaga NKRI.

Rencana pemindahan Koarmabar, Kolinlamil dan Divisi I Marinir sudah dipersiapkan secara matang oleh Mabes TNI AL sejak tahun 2005. Pemilihan Provinsi Lampung dengan pertimbangan Lampung memiliki lahan yang ideal sebagai pangkalan militer baik dari aspek operasional, intelijen, logistik, perencanaan dan pembinaan personel.

“Pada dasarnya Pemerintah Lampung sangat mendukung program-program relokasi Koarmabar, Kolinlamil, Lantamal III dan pengembangan Brigif 3 Marinir menjadi Div 1 Marinir,” ujar Asisten I Bidang Pemerintahan Tauhidi, Senin, 9 Februari 2015

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung ini juga menyampaikan bahwa peran Angkatan Laut dan Marinir di Provinsi Lampung sangat tinggi khususnya dalam membantu mengatasi gangguan keamanan, konflik sosial, pembinaan nelayan dan pembangunan lainnya. (Saibumi.com)

Bagikan :

  20 Responses to “Koarmabar – Kolinlamil akan Pindah ke Lampung”

  1.  

    permisi

  2.  

    Siiip semoga cepat terlaksana

  3.  

    Numpang permisi semoga terlaksana.

  4.  

    Rencana pemindahan koarmatim ke sorong apa jg jadi ya..

  5.  

    Sipp udah pada mulai digeser agak keluar. Yang paling strategis itu memang lampung, sabang, natuna, palu, biak, dan merauke untuk penjagaan dan preemptive strike. Sedangkan defensif postcommand paling ideal tentunya batam, babel, balikpapan, makasar, ambon dan tentu aja the biggest one in surabaya.

    •  

      Setuju.
      Sudah saat digeser dan disebar agar merata dan semakin strategis.
      Pulau-pulau dan wilayah terdepan sudah saatnya diperkuat. Mereka adalah “kapal induk yang tidak bisa ditenggelamkan”.

      Yang belum disebut di bagian utara Indonesia antara lain: Nunukan atau Tarakan, Manado atau Bitung, Ternate atau Morotai. Di bagian selatan kita memiliki Kupang atau Rote, Sumba dan Lombok. Meski demikian potensi ancaman dari selatan lebih kecil dibanding dari utara.

      Jika kita lihat di peta, wilayah Indonesia itu seolah-olah busur yang memagari antara benua Asia dan Australia, antara samudera Pasifik dan Hindia, antara Laut Cina Selatan dan selat Malaka dan laut Jawa. Nilai strategisnya bukan main.

      Indonesia adalah benteng alami Australia terhadap invasi dari utara. Jika Australia cerdas dan berpikir jauh ke depan, menjadikan Indonesia sebagai mitra dekat pertahanan akan sangat menguntungkan. Apalagi ada gelagat bahwa ‘sang naga’ berniat menjadikan Timor Leste sebagai proxy-nya. Jika itu terwujud maka sama saja dengan menghunus pedang di muka Australia.

      •  

        Kalau makonya hendak digeser..mestinya arsenalnya sudah mendahului ya bung xtrada..?..dibilang ghoib nanti dibuat troll di forum lain..ha..ha..ha..
        Salam tabik bung…

  6.  

    wah bakal tambah rame nih piyabung… piyabung memang sangat pantas jadi mako armabar terletak di teluk kiluan, menghadap laut lepas lautan hindia teluknya sangat menjorok kedalam di kelilingi pulau 2 kecil..

  7.  

    Mbah lebih setuju ditambah, misal: komando armada utara, komanda armada selatan, komanda armada tengah, komanda armada timur, komanda armada tenggara, dst, dst…. bukan dipindah2….

  8.  

    sungguh sangat cerdas sekali. Kormabar di pindah di lampung dngan demikian efesiensi tugas tidak tumpang tindih…

  9.  

    Wuih bedol desa nih ceritanya koarmabar + kolinlamil + Div I marinir pindah dri Jakarta..setuju2 saja krn di jakarta udah banyak yg jaga dri 3 matra TNI ada disana semua, harus disebar jangan terpusat saja

  10.  

    Pangkalan di lampung bisa untuk melindungi Jakarta. Juga bisa untuk preemptive strike ke pulau2 Cocos dan Christmas. Namun juga terlindung dari serangan dari Utara. Bisa juga untuk pangkalan jet AL misal su34 atau su33 (jika AL sudah punya jet2 ini lho ya). Untuk Indonesia Timur kalo AU tidak buat skuadron baru di sana, ya pindahkan saja skuadron lama f16, hawk, t50i dan juga mig yg lama ke sana. Sedang sku flanker baru ditempatkan di tengah2 (makasar, pontianak, iwj). Sku baru yg bukan flanker (gripen, typhoon, ifx, rafale seri C) dapat ditempatkan di medan, riau, palembang, bandung, natuna, tarakan. Nah jadi AU tidak bentuk sku baru di timur. Kalo AL bisa bentuk skuadron baru di timur misal rafale seri M, su34 atau su33. Kalo pembom Tu terserah di mana aja boleh. AD bisa tempatkan S300 dan Tor di Indonesia Timur dan juga di Jawa bagian selatan. Dengan catatan kalo punya duit. IMO only.

  11.  

    makin rame ni prajurit al di rumah gue, tapi memang msyarakt dimari lebih seneng ma marinir dari pada brimob

  12.  

    FIR…FIR bung afiq mana FIR nya, ini bukan manggil sofir…makin jelas armabar digeser mengatisipasi alur laut baru melalui terusan tanah genting kra…

  13.  

    iya2 ada sesuatu nih pembagian kekuatan

  14.  

    armada hindia, armada pasifik n armada utara menyusul

  15.  

    Berarti marinir nantinya jadi 3 divisi ya. Mantap

  16.  

    Kalau benar nanti jadinya Armada Barat di lampung, Armada Tengah di surabaya. Armada Timur di sorong. Dijamin aman dah NKRI.

  17.  

    Kenapa gk dipindahin ke dumai aja? Kan letaknya lebih strategis dekat dg malay dan singapur jdi kalo trjadi konflik bisa langsung daratin pasukan marinir ke kuala lumpur ato singapur lagian pelabuhannya juga terlindungi oleh pulau rupat jadi tidak langsung menghadap laut lepas dan bisa juga dibuat landasan perintis di pulau rupat untuk pesawat tni al

 Leave a Reply