Apr 102018
 

Dok. KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355. (photo: Koarmatim)

Jakarta, Jakartagreater.com – Komitmen Pangarmabar Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E, M.M,. dalam penegakkan hukum di laut serta memberantas kegiatan ilegal fishing di wilayah perairan barat Indonesia membuahkan hasil.

Hal ini terbukti dengan keberhasilan KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 yang tergabung dalam Operasi Laga Sagara-18 (Siaga Tempur Laut-18) Unsur BKO Guspurla Koarmabar menangkap 4 kapal ikan asing Vietnam pada Sabtu 7 April 2018 di perairan ZEEI Laut Natuna.

KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 menangkap 4 kapal ikan asing bermula saat unsur BKO Guspurlabar tersebut melaksanakan patroli di perairan ZEEI Laut Natuna Utara melihat 4 kontak kapal ikan sedang melakukan kegiatan penangkapan dan pengangkutan ikan. Tepatnya pada posisi 06º 46’ 00” U – 109º 38’ 00” T, dimana posisi penangkapan tersebut termasuk dalam wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia ZEEI Laut Natuna.

Koarmabar Tangkap 4 Kapal Ikan Asing Vietnam di Laut Natuna, 7/4/2018.

Berdasarkan identifikasi tersebut, maka Komandan KRI memerintahkan prajuritnya untuk melaksanakan Posedur Pengejaran, Penangkapan dan Penyelidikan (Jarkaplid) dan dilanjutkan dengan Peran Pemeriksaan dan Penggeladahan terhadap Kapal Ikan tersebut.

Setelah dilaksanakan pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen ke-4 KIA tersebut, ditemukan Kapal tersebut berbendera Vietnam masing-masing TG 91199 TS, BV 5225 TS, BV 5368 TS dan BV 5367 TS. Ke-4 KIA tidak memiliki dokumen penting yaitu SIPI (Surat Izin Penangkapan Ikan), SIKPI (Surat Ijin Kapal Pengangkut Ikan) dan keduanya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari SIUP (Surat Izin Usaha Perikanan).

Sehingga kapal-kapal tersebut melanggar Undang-Undang RI No. 45 Tahun 2009 tentang Perikanan. Atas pelanggaran tersebut, maka ke-4 kapal ikan asing Vietnam tersebut dikawal oleh Tim Kawal KRI AHP-355 menuju Pos TNI AL Sabangmawang Lanal Ranai dalam rangka penyelidikan lebih lanjut.

“Dengan masih ditemukannya kapal-kapal nelayan asing yang beroperasi melaksanakan penangkapan dan pengangkutan ikan di Laut Natuna (ZEEI), maka Koarmabar akan meningkatkan perhatian dan intensitas patroli laut baik dengan menggunakan unsur KRI maupun Pesawat Udara untuk menegakkan kedaulatan negara di wilayah perairan Laut Natuna” tegas Pangarmabar Laksamana Muda TNI Yudo Margono. (Dispen Koarmabar).

Bagikan Artikel :

  20 Responses to “Koarmabar Tangkap 4 Kapal Ikan Asing di Laut Natuna”

  1. Palingan juga kapal ikan-nya malon……. 😆

    Tetap semangat malon……. jangan lupa bahagia……

  2. Ternyata malingnya si Ho Chi Minh…….. ana jadi sudah berburuk sangka sama malon…… xixi….

  3. satu kata

    BAKAR!!

    ikannya juga dibakar pake bumbu asam manis

  4. btw check dokumen kapal interogasi awak kapal,
    jaman now kapal ikan berbendera palsu marak

  5. Ada yg bisa jelasin ga dari natuna zee 200 km,jika dari paracel zee 200 km juga apa ga berbenturan???

  6. Liat freegate Jadul ini jadi kepengen nambah

  7. Bakar dan tenggelamkan

  8. Tenggelamkan kapalnya, orangnya kerja rodi dulu baru dipulangkan,he3.Kok kapal nelayan China gak pernah ketangkap lg, emang gak berani masuk lg atau ada kesepakatan dibawah tangan?he3

  9. Bukannya di Sabang, Aceh juga ya? Admin tolong kalo buat berita yang jelas dan rinci. Pesawat NC 212 yang kemarin juga dukung Pangarmabar untuk meninjau kapal yang ditangkap di laut ZEE(Zona ekonomi eksklusif) Indonesia. Kapal menjadi buronan interpol.

 Leave a Reply