Dec 112014
 
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

PONTIANAK – Kodam XII Tanjungpura terus menambah alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk meningkatkan kekuatan TNI. Batalyon Armed 16/105 Tarik dipastikan menerima KH-179 Howitzer 155mm. Meriam Tarik mempunyai kaliber terbesar.

Pangdam Tanjungpura Mayor Jenderal Toto Rinanto menyatakan, Yonarmed 16/105/Tarik rencannya mendapatkan KH-179 Howitzer 155mm. Meriam Tarik mempunyai kaliber Terbesar Armed TNI-AD.

’’Sebelum mendapatkan senjata itu, sumber daya manusia yang akan mengawaki senjata tersebut harus dipersiapkan sehingga pada tiba waktunya prajurit Armed dapat mengoperasionalkannya,’’ katanya setelah memimpin serah terima jabatan Aslog Kasdam Kolonel Inf Imam Firdaus Budiharto kepada pejabat baru Letnan Kolonel Inf Wawan Hermawan di Pontianak, Kalimantan Barat, kemarin.

Toto meminta satuan Yonarmed 16/105/Tarik agar terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kondisi siap operasional, baik kesiapan personel, materiil, maupun alutsista serta sistem yang mendukung pelaksanaan tugas. ’’Prajurit Yonarmed harus benar-benar menguasai kemampuan teknis dan taktis tentang Artileri Medan,’’ ucapnya.

Tidak hanya meningkatkan kesigapan, Toto juga berharap pejabat-pejabat di Kodam XII Tanjungpura seperti asisten logistik serta Dandenma untuk bidang logistik agar bertanggungjawab menyelenggarakan kegiatan bidang logistik. Sebab, itu merupakan peran dan fungsinya untuk mendukung tercapainya tugas pokok Kodam. Karena itu, tambah dia, pejabat Aslog harus responsif, antisipatif, dan proaktif (inisiatif) dalam melaksanakan tugas.

Toto berharap seluruh prajurit mampu menjaga soliditas, kekompakan, kedisiplinan, serta mempunyai rasa kebanggaan dengan senantiasa menjaga kehormatan. (www.jawapos.com)

Bagikan Artikel :
 Posted by on December 11, 2014

  33 Responses to “Kodam XII Dapat Tambahan Meriam Tarik Kaliber Terbesar”

  1. Didekatgan ke perbstasan

  2. absen dl

  3. Antisipasi yg bagus

  4. mantab

  5. Harus ditaruh di kalimantan jangan ditumpuk di pulau jawa

    • Itu link lama prof. tepatnya 07 Mei 2014
      Masing-masing batalyon mendapatkan enam unit meriam. MabesAD mengakui, persenjataan di ketiga Kodam tersebut masih minim dibandingkan Kodam lainnya.

      Link tsb pendukung dari artikel diatas.

      Jadi kritikan bung majapahit itu bagus. Jadi perlu diakui persenjataan di ketiga Kodam tersebut masih minim dibandingkan Kodam lainnya.
      Semoga pada renstra 1 dan diteruskan pada renstra 2 ini semuapersenjataan akan dicukupi, Amin

  6. Jangkauan tembaknya berapa km ???
    kalo di taro di batam bisa menjangkau singaporn gak yaa ???

  7. Tambah terus alursista d perbatasan… Jgn hanya d jawa aja

  8. alhamdulilah sdh mulai memperlihatkan taji semoga nkri semakin jaya…

    harapan saya cuman dua yaitu:pembagian alutsista harus merata jgn d tumpuk d pulau jawa sj terus kesejahtraan prajurit harus d tingkatkan lebih2 yg bertugas d KRI maupun d perbatasan,sdh cukup sy mendengar kabar miris mengenai kesejahtraan prajurit yg blm d perhatikan pemerintah…

  9. pertahanan wilayah tiap pulau besar di negeri kita masih sangat lemah, titik lemah ada di pertahanan udara dimana masih saja mengandalkan sistem pertahanan udara titik; militer Indonesia harus bisa membendung serbuan udara kilat dan bersifat masif, sekali serangan udara besar-besaran itu lolos, maka kerugian yang akan ditanggung akan cukup besar

    • insyaalloh 2017 medium range SAM akan jd daftar belanja tni, semoga terlaksana amin……..

    • kalau melihat kondisi geographis Indonesia , penempatan alutsista strategis pasti ditempatkan jauh dari Negara tetangga atau di tumpuk di jawa. kemungkinan jika suatu negara tetangga/musuh expansi ke Indonesia dengan melakukan serangan mendadak, peralatan tempur yang mematikan masih bisa diselamatkan karena posisinya jauh dari tetangga sehingga aman dan bisa menyerang balik. namun jika alutsista strategis ditempatkan didekat perbatasan dengan negara tetangga , apalagi yang potensi menjadi musuh, peralatan tersebut dengan mudah bisa dihancurkan dan tidak perlu bersusah payah untuk menguasai NKRI…mungkin ini alsanya kenapa peralatan strategis ditempatkan di jawa. dan sebagian kecil saja yang ditempat di perbatasan…..CMIIW

  10. alhamdulilah daerah saya dapat mainan bagus,,kalo boleh request tambah yg lebir gaharr..
    radar,rudal,drone d stadby kan korem sintang.

  11. nitip link video gan

  12. Ini nih,jenis senjata yg bikin musuh kalang kabut.
    Boom!
    Hancur deh pertahanan garis depan musuh.
    Tp sygnya msh krg besar. Inovasi dong,utk buat yg lbh besar, yg 200 mm gitu, dan yg jangkauannya klu bs lbh dari 100 km,agar tni ad makin keren!
    Boom!
    Hancur deh gudang senjata musuh.
    Boom!
    Musuh nyerah.
    Hehehe!
    Kemarin wkt perang gaza iron dome israhell ga bs bereaksi saat meriam mortir hamas dibidikkan.
    Berarti meriam itu snjata ampuh,hrganya lbh murah,dan anti psu. (Imho)
    Jayalah tniku!

    • Mortir dan meriam sdh krg signifikan utk menjadi senjata artileri masa depan. apalagi msh jenis meriam tarik sprt ini. mau dibuat dgn kaliber gede diatas 150mm, teknologinya peluru yg dilontarkan akibat efek ledakan sprt jenis peluru sdh mentok dibanding dgn jenis roket artileri sprt jenis MLRS. mau dibuat kkaliber 200mm itu udh kegedean utk kategori meriam tarik mwpn mobil sprt nexter. laras hrs dibuat sebesar apa? efek daya tolak dari lontaran hrs diredam dgn alat yg pastinya hrs cukup besar dan itu artinya bobotnya menjadi besar dan lamban. blm lg peluru amunisi sdh sebesar apa? sdh sebesar batang pinang, blm amunisi yg besar hrs punya tempat penyimpanan yg besar, personil pengisi peluru tentu sdh tdk sanggup mengangkat sendirian. berati hrs menambah personil lg. blm lg dari daya jangkau meriam artileri dan mortir tdk sejauh jenis roket dgn kaliber yg sama. itu mangkanya artileri masa depan itu akan disandang oleh jenis MlRS yg mobil dan cpt berpindah tempat setelah meluncurkan puluhan roket. yg daya hancurnya berkali2 lipat dibanding amunisi meriam yg menembak satu persatu amunisi dan hrs membutuhkan personil yg lbh banyak dari personil yg mengunakan MLRS. Jenis meriam dan mortir apalagi jenis tarik dijaman sekarang sdh bergeser menjadi senjata lapis kedua alias pendukung digaris belakang. dan sdh tdk menjadi lapis pertama diera PD2 dulu, setelah jenis MLRS dibuat setelah era PD2 berakhir. perang dimasa depan mensyaratkan kecepatan dalam menembak dan mobilisasi serta punya kekuatan penghancur yg relatif tinggi serta efisien yakni dalam persedian amunisi dan operator yg mengawakinya dan itu bisa dilakuakan oleh artileri berbasis roket sprt MLRS.
      Salam..

    • kalau mortir dan meriam bisa bikin musuh kalang kabut. kalau MLRS bisa bikin musuh mati terkencing-kencing.. bung.. 😆

  13. mantaaaap,…!!

  14. Kalau Indonesia kaya kenapa pake model tarik? #tanyakenapa

    • Pake towed (tarik) karena mudah dipindahkan walau di hutan atau atas gunung sekalipun…kalo platformnya self propeled (gerak sendiri) terbatas hanya di dataran rendah dan jalan raya saja…

      Sesuai taktik artileri,daya tembak akan maksimal apabila berada di tempat yg lebih tinggi dari lawan seperti bukit,gunung atau dataran tinggi….Untuk medan sulit, Cal 105 mm bs diangkut airborne pake Mi17…Khusus cal 155 bs dipindahkan airborne kalau kita punya chinook atau Mi8 :mrgreen:

      Kita kaya tp tdk stupid…semua sdh dipikirkan efektifitas dan mobilitasnya…

  15. Terkencing2 baru mati kali. Hehehe!
    Trimakasih bung pedro bareta, atas penjelasannya!
    Salam kembali.

  16. Ini msuk daftar list pertama forum sebelah,,berarti g’ ngapusi donk???klo semua benar ,,???wow,,,bisa gilak,,,,semoga benar,,,,amiin

  17. Perang ukraina dgn pemberontak pro rusia memberitakan tragedi yg memilukan dimana satu brigade artileri meriam dan ranpur infanteri ukraina, hanya dlm tempo hitungan menit hancur tak berbentuk diduga di salvo oleh beberapa unit MLRS pro rusia. dari kejadian ini semakin membuktikan kalau artileri meriam dan pasukan infanteri, melihat MLRS sperti astros, grad, himars yg bisa meluncurkan puluhan roket berbagai jenis dan ukuran ledakan bahkan senjata kimia. pasukan darat lbh takut berhadapan dgn MLRS dimedan perang dibandikan jenis alutsista darat sprt tank mwpn mortir. RHan kunci kita utk membuat MLRS dan rudal2 dimasa depan dgn bekerja sama dgn salah satunya roket MLRS astros dari brazil dan rudal dari saab swedia.
    Salam..

  18. Saya sangat setuju mlrs r han di taruh di perbatasan kalimantan.

  19. seharusnya yg di perkuat itu perbatasan kalimantan,papua dan sumatra bkn pulau jawa…pulau jawa tdk terlalu beresiko tp klo kalimantan,papua sm sumatra dikuasai asing bgmn?
    indonesia bs jd negara afrikanya asia..makan jagung sm singkong lg hehe

 Leave a Reply