Komandan Kapal Selam Cakra dan Nanggala Diganti

58
18

Surabaya – Dua Jabatan Komandan Kapal Selam jajaran Koarmatim yakni Komandan KRI Cakra-401 dari Mayor Laut (P) Ahmad Noer Taufiq, S.T., diserahkan kepada Mayor Laut (P) Dedi Komarudin, S.H., dan Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Koarmatim Kolonel Laut (P) Indra Agus Wijaya mengukuhkan jabatan Komandan KRI Nanggala-402 kepada Mayor Laut (P) Ahmad Noer Taufiq, S.T., dalam Upacara Militer di KRI Nanggala-402 yang bersandar di Dermaga Dok Lawang. Kamis, (29/09/2016).

Komandan Satsel Koarmatim dalam amanatnya menyampaikan serah terima jabatan komandan merupakan pembaharuan semangat dan penyegaran pemikiran yang merupakan bagian dari pembinaan personel di lingkungan TNI AL. Untuk itu, semua alutsista setiap saat dituntut hadir di laut agar mampu menegakkan dan mempertahankan kedaulatan, serta mengamankan keutuhan wilayah perairan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

kapal-selam-indonesia

Lanjutnya, setiap operasi, KRI harus didukung dengan kondisi teknis yang handal serta diawaki oleh personel yang profesional dan memiliki kejuangan tinggi. “Perlu disadari juga bahwa tolak ukur keberhasilan Komandan bukan saja, namun ditinjau dari aspek operasional saja, namun juga dari pembinaan personel”, ujar Dansatsel Koarmatim.

Kepada Mayor Laut (P) Dedi Komarudin, S.H., yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 46, dan baru saja menyelesaikan pendidikan Sesko Angkatan di Jerman, Dansatsel Koarmatim mengucapkan selamat atas jabatan baru sebagai Komandan KRI Cakra-401, semoga amanah yang diberikan oleh negara ini, dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

kapal-selam-indonesia-1

Sedangkan, kepada Mayor Laut (P) Ahmad Noer Taufiq, S.T., yang merupakan Alumni AAL Angkatan 45, Dansatsel Koarmatim menyampaikan ucapan terima kasih atas kebehasilan dan kesuksesan dalam menunaikan tugas sebagai Komandan KRI Cakra-401, semoga dengan jabatan baru sebagai Komandan KRI Nanggala-402 semakin sukses dan terus melanjutkan dharma bhakti demi kejayaan bangsa serta negara.

Serah terima jabatan dan pengukuhan dua jabatan komandan kapal selam Koarmatim dihadiri oleh Kolonel Laut (P) Iwa Kustiwa yang menjabat sebagai Sahli Pangarmatim serta Para Perwira, Bintara dan Tamtama lingkungan Satsel Koarmatim.

Dispen Armatim

58 COMMENTS

    • Lihat secara seksama… Di salah satu foto terlihat 2 orang mayor yang sedang disumpah menjadi komandan KS, yaitu untuk cakra dan nanggala. Di foto yang lain ada 7 orang mayor yang difoto bersama-sama termasuk 2 orang untuk cakra-nanggala. Bukan suatu ketidak sengajaan mereka difoto bersamaan. Akan tetapi terlihat satu leting dan dengan semangat yang serupa. Ada apa? Besar kemungkinan mereka semua dilantik untuk menjadi komandan kasel masing-masing. Lihat raut muka dan kepalan tangannya. Antusiasme yang setara. Letingan yang setara. Di acara yang sama. Hanya dalam hal ini untuk cakra dan nanggala saja yang disorot.
      Coba kita lihat dari sudut pandang yang lain. OK.

      • Lebih gampangnya gini bung ucup, mayor dedi gantiin mayor noer taufiq sbg dansel ks cakra 401, mayor noer taufiq cuma digeser jadi dansel ks nanggala 402. Pertanyaannya Mr. X dansel ks nanggala 402 yg lama geser kemana??? masa dari dansel KS geser ke komandan kaprang permukaan?? Gak mungkin toh…hihihi…

  1. Keren…..401 dn 402 parkir bareng….
    Hahahahahhaha….Wong Edyan iki….Aji Gile…lautan indonesia seluas gaban Di tinggalin dari patroli Satuan Kapal selam….
    Mentang Mentang Kapal selem meley cuman bisa ngambang…scorpene australalala dah bocor dokumen nya…yg singaporn cuman segitu lautnya…. Yang indonesia santay..udah cuman dua…parkir bareng..so sweet dah….wkwk
    Jalasvevajayamahe

  2. Loh, itu kan yang kelihatan, nah yang gak masuk hitungan kan, sedang lagi patroli… kalian sih gak peka apa Kata KSAL… maka nya tuh, rusia pernah rencanakan buat bengkel Di Indonesia, karena begitu banyak Kapal Selam Indonesia yang mulai harus di retrofit, sehingga kalo bengkel nya gak di buat di Indonesia, maka Indonesia akan kewalahan menjawab tuduhan – tuduhan dari pihak asing

    • @mr.gabriss

      Ngedabrus mas….heli mi-17 aja servisenya di vietnam

      Tuh di formil sebelah ada artikel pengiriman heli mi-17 utk misi minusma…sampai di afrika sana yang merangkai kembali helinya tyt teknisi dr vietnam

  3. Jabatan komandan kri cakra 401 diganti pejabat baru.Pejabat yg lama bergeser menjadi komandan kri nanggala 402. Lalu konandan kei nanggala 402 yg lama digeser ke mana.? Atau mungkin masuk masa purna bakti.?
    Kalo komandan 401 di tugaskan jd komandan 402 berarti naik level (bukan naik pangkat/jabatan). Ini berarti posisi kri 402 jembatan karier utk posisi kri 403. Ada kemungkinan 402 lebih canggih dr abangnya si 401 kalo dilihat dr sisi pergeseran pamen TNI AL nya. Tidak mungkin pergeseran ini akibat prestasi yg menurun. Seandainya prestasi menurun maka bukan digeser tapi ditarik ke Mabes.
    Jd kemungkinan pergeseran ini adalah dalam rangka penyiapan kader utk kasel yg baru. Semoga.

  4. Coba hitung kembali berapa jumlah kapal selam yang kelihatan? Apa benar cuma hanya dua, silahkan lihat sekali lagi?Kalo saya bilang itu ada tiga, coba lihat yang paling ujung utara… Memang hebat nih fotografer, memperlihatkan siluet kapal selam rusia bagi yang tidak percaya…Maka itu percayalah Sob… itu sama saja ngomong Siapa bilang harta orang Indonesia itu banyak?Coba deh lihat laporan harta WNI yang diungkapkan di Tax Amnesty… wkwkwk

  5. Cakra dan nanggala emang sedang KOPDAR (kopi darat),changbogo msh sea trial (nagabanda class). Sdg yang patroli tuh 5 unit seri U214 ex yunani yg gak jadi dibeli dg alasan gak ada duit,makanya dibeli RI. Mana pake nomer lambung kembar dan ditaruh di negara kecil yg kaya raya dan sangat bersahabat dg indonesia. Dititipkan lg di pangkalannya di M…..NAVAL BASE. Hehehehe….

  6. Sdh nomer lambung 410,411,412, jenis kilo class dititipkan di armada tersembunyi milik rusia (armada pasifik males yah). Nomer lambung khas tni al dan kru personel indonesia. Bendera di cat rusia. Emang negara macam si upil aja yg bisa nitipin senjata ke negara lain??? Indonesia jg bisa kok….mana gratis lagi. Wkwkwkwkwkwk…..

  7. Kalau pemerintahan nya Masih Dari dynasty nya OrBa …kita tidak akan punya submarines baru ..kecuali yang bekas ..type 205/206….komisi nya besar ..
    Itu kenyataan kok…
    Dulu kita jaman akhir OrBa ..ditawari submarines kelas zwardvish…atau …dolphins..atau..entah apa itu Dari belanda….tapi ditolak…karena alasannya komisi nya Kecil…

  8. foto 1: para perwira berada di atas dermaga beton, di pelataran terlihat rel overhead crane (kaki crane yang berwarna kuning di belakang). crane ini bisa bergerak sepanjang dermaga untuk keperluan maintenance (mengangkat parts yang berat dan akan diservis). o/h crane memiliki sepasang kaki (yang satu lagi tidak terlihat), berarti ada 1 maintenance bay yang tidak terlihat, dan o/h crane melintang di atas bay tsb.

    selanjutnya ya hanya ada 2 kasel yang terlihat, sesuai berita xixixi..

    https://i.ytimg.com/vi/AUMbo0aNGvI/hqdefault.jpg

  9. betul, kapal selam kita memang cuma 2 Cakra dan Nanggala dan disandarkan bareng saat sertijab, lagian berapapun jumlah kapal selam kita yang jelas nomer lambungnya selalu 401 dan 402, kecuali 403 yang memang sedang dipersiapkan di Korea.

  10. fto no 2 pelantikannya shrusnya di 401, stlh itu berjejer 402 dan ks misterius. yg aneh malah fto no. 1, selfie para perwira di dpn 402 !!! lha dblkg 402 brjejer 2 lg kasel misteri..entah kaselnya yg di pindah2 atau drum2nya doang yg pindah…??

LEAVE A REPLY