Mar 092018
 

Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, mengatakan bahwa outbound TNI AL tahun 2018 dilaksanakan dengan tujuan untuk menciptakan kesamaan pemahaman dan persepsi terhadap kebijakan pimpinan, menjalin silaturahmi dan meningkatkan soliditas antarpeserta.

Surabaya, Jakartagreater.com -Danlantamal V Surabaya Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto, S.E., M.M., menghadiri acara Apel dan pengarahan peserta Outbound 2018 oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.AP., pada Kamis 8 Maret 2018 di Lapangan Banda Depan gedung R. Soebijakto Mako AAL, Surabaya.

Komandan Resimen AAL, Kolonel Laut (P) Edwin, S.H. bertindak selaku Komandan Upacara dengan Perwira Upacara Letkol Marinir Akhmad Mukhro, S.Pd, M.A.P., Kama Milum Depmar AAL. Tampak hadir dalam acara tersebut, Kasum TNI, Danjen Akademi TNI, Pejabat Utama Mabesal, para Pemimpin Kotama TNI AL dan para peserta outbond lainnya.

Acara outbound ini diawali dengan pelaksanaan foto bersama, kemudian dilanjutkan dengan penghormatan pasukan, laporan Komandan apel, Pembacaan laporan kesiapan oleh Gubernur AAL dan pernyataan pembukaan serta penyematan tanda peserta Outbond TNI AL oleh Kasal kepada perwakilan.

Kasal dalam pengarahannya kepada seluruh peserta outbound TNI AL 2018 menyampaikan bahwa pengembangan TNI Angkatan Laut sebagai kekuatan pertahanan negara matra Laut telah beralih dari perencanaan berbasis ancaman (threat based planning) menjadi perencanaan berbasis kemampuan (capability based planning).

Pengembangan kapabilitas ini tidak terlepas dari 3 hal, yaitu personel, material dan kesiapsiagaan. Personel adalah salah satu komponen utama pembentuk kemampuan militer. Tersedianya personel yang profesional dan berkarakter sebagai pengawak materiil yaitu SSAT beserta organisasinya akan menjamin kesiapsiagaan TNI AL dalam melaksanakan tugas-tugasnya yang semakin kompleks dan dinamis.

Oleh sebab itu, personel TNI AL harus dibentuk dan dibina menjadi prajurit matra laut yang berkualitas dan berintegritas dalam rangka mewujudkan hal tersebut maka diperlukan sebuah sistem pembinaan yang tepat pada level makro maupun mikro, sehingga memberikan jaminan bagi personel untuk mengabdi dan berkarya sesuai kemampuan diri dan tuntutan organisasi.

Peran Binkorps dan Binprof hendaknya dapat menjadi ujung tombak dari pembinaan personel itu sendiri. Selain itu dibutuhkan sinergitas antar korps dan profesi untuk bersama-sama membangun dan memajukan TNI AL kedepan. Pembinaan personel melalui kegiatan outbound akan menguji kebersamaan dan kekompakan kita melalui materi-materi yang membutuhkan konsentrasi dan kerja sama antartim.

Outbound TNI AL tahun 2018 dilaksanakan dengan tujuan untuk menciptakan kesamaan pemahaman dan persepsi terhadap kebijakan pimpinan, menjalin silaturahmi dan meningkatkan soliditas antarpeserta. Kegiatan outbound juga hendaknya menjadi wahana yang efektif untuk melaksanakan introspeksi, evaluasi, transformasi kepemimpinan, sekaligus meningkatkan kebersamaan dan kerja sama.

Tema yang digunakan dalam kegiatan outbound kali ini adalah “Bersama kita wujudkan TNI Angkatan Laut hebat”, tentunya memiliki arti penting dalam membangun soliditas antar personel dalam berkomitmen untuk terus membangun TNI Angkatan Laut yang hebat menuju World Class Navy.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk menyatukan cipta, rasa dan, karsa sebagai prajurit matra laut berjiwa ksatria yang senantiasa berpegang teguh pada Trisila TNI AL dalam menggerakkan roda organisasi guna mewujudkan TNI AL yang handal dan disegani serta berkelas dunia,” harap Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.AP.

Usai menyampaikan pengarahannya, Kasal membuka kegiatan outbound tahun 2018 ini secara resmi. ”Dengan mengucapkan Bismillahirrahmaanirrahiim pada hari ini, kamis tanggal 8 maret 2018, kegiatan outbound TNI Angkatan Laut tahun 2018 secara resmi saya nyatakan “dibuka”. jelas Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.AP.

Peserta outbound akan mengikuti kegiatan outbound dengan materi outbound yang disiapkan sebanyak 12 materi, terdiri dari menembak pistol dengan Jarak 20 meter, bergandengan tangan transfer ban panahan 15 meter, pipa bocor, dayung perahu karet dengan jarak lintasan 50 meter, lempar pisau kapak, spider web, titian tali, crazy spidol, piramida serta perlombaan yel-yel yang menunjukkan semangat dan kekompakkan dari setiap timnya.

Pada outbound TNI AL tahun ini diikuti kurang lebih 400 peserta yang merupakan para perwira alumni AAL mulai dan lulusan AAL angkatan 28 tahun 1983 sampai dengan angkatan 62 tahun 2017 serta para perwira lulusan Sepamilsuk 2 tahun 1989 sampai dengan Sepa PK 21 tahun 2014. Selain itu ikut serta 24 orang perwakilan Taruna AAL yang merupakan para calon pemimpin TNI AL. (Pen Lantamal V)