Jul 022017
 

Helikopter Mi-35 Hind, Afghanistan (Angelita Lawrence, U.S. Air Force)

Kabul – Seorang Komandan Penting Taliban di Provinsi Wardak, Afghanistan Timur, telah tewas selama operasi khusus, kata Kementerian Dalam Negeri di dalam satu pernyataan yang disiarkan di Ibu Kota Afghanistan, Kabul.

“Mullah Bashir, alias Fato, Komandan Penting kelompok Taliban di Provinsi Wardak yang juga menjadi Gubernur bayangan Wilayah Burkh, tewas selama operasi khusus yang dilancarkan pada Jumat 30-6-2017,” kata pernyataan tersebut.

Dua pengawal Komandan itu menderita luka selama penindasan tersebut, tambah pernyataan itu.

Mullah Bashir bertugas mengatur serangan terhadap pasukan Keamanan dan melancarkan kegiatan penyusupan, kata pernyataan tersebut, sebagaimana dilaporkan Xinhua, yang dipantau Antara pada Sabtu malam 1 Juli 2017 di Jakarta.

Ditambahkannya, tak adanya Mullah Bashir dapat menjadi pukulan keras bagi Taliban di Wardak dan daerah sekitarnya.

“Petempur Taliban melancarkan serangan yang teratur untuk merebut markas Kabupaten di Dasht-e-Archi pagi ini, tapi pasukan keamanan membalas dan menewaskan 8 orang Gerilyawan termasuk seorang Komandan Penting, Mullah Mudasir di tempat, sehingga para penyerang melarikan diri,” kata Gubernur Wilayah tersebut Nasrudin Nazari kepada Xinhua.

Dua Polisi cedera dalam pertempuran itu, ujar pejabat tersebut.

Bentrokan antara Pasukan Keamanan dan Gerilyawan Garis Keras sudah berlanjut di beberapa daerah di dalam markas Kabupaten itu, ujar pejabat itu. Ia menyatakan pasukan keamanan telah memburu Gerilyawan untuk menjamin perdamaian yang langgeng di Kabupaten itu.

Anggota faksi Taliban yang menguasai beberapa bagian Provinsi Kunduz belum mengeluarkan komentar mengenai situasi di Kabupaten Dasht-e-Archi tersebut.

Sebanyak 13 orang Gerilyawan termasuk 5 orang yang setia kepada kelompok Garis Keras ISIS telah tewas selama 24 jam belakangan saat pesawat Pemerintah Afghanistan menggempur tempat persembunyian mereka di negara yang dirongrong konflik itu, kata satu pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri pada Sabtu 1 Juli 2017.

Setelah Angkatan Udara Afghanistan menyerang tempat persembunyian Gerilyawan di Desa Khowaja Khil, Paktika di Kabupaten Barmal, Desa Qora Qol, Desa Sar-e-Pul dan Aqsai di Kabupaten Sayad, Kabupaten Qosh Tipa, dari Kementerian Dalam Negeri menyatakan bahwa, dalam 24 jam belakangan, 13  orang Gerilyawan bersenjata termasuk 5 orang anggota kelompok ISIS telah tewas, di Provinsi Jowzjan.

Senjata dan kendaraan milik Gerilyawan bersenjata juga hancur dalam serangan Udara tersebut, kata Kementerian Dalam Negeri di dalam satu pernyataan yang disiarkan.

Dokumen Pertempuran di Provinsi Wardak, Afghanistan Timur

Antara/Xinhua-OANA

Bagikan:

  2 Responses to “Komandan Penting Taliban Tewas di Afghanistan”

  1.  

    komenku hilang…hikss

  2.  

    MI – 35 Afghanistan hadih dari india

 Leave a Reply