JakartaGreater.com - Forum Militer
Sep 152017
 

dok. Kapal Perang Chaohu (AOR 890) PLA Navy Task Group 150 merapat di Davao, Filipina, 1/5/2017. (Naval Forces Eastern Mindanao)

Jakarta – Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos, menerima kunjungan kehormatan Commander in Chief of The PLA Navy Task Group 150, Rear Admiral Shen Hao di Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jalan Gunung Sahari No.67 Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Pada kunjungannya ke Mako Koarmabar, Commander in Chief Of The PLA Navy Task Group 150 Rear Admiral Shen Hao didampingi tiga Komandan Kapal Perang Angkatan Laut China, yaitu : Captain Hu Jie Komandan Kapal Perang Changchun (DDG 150), Captain Wang Hongbing Komandan Kapal Perang Jingzhou (FFG 532), Captain Zhou Baojun Komandan Kapal Perang Chaohu (AOR 890) dan Athase Pertahana (Athan) Negara China untuk Indonesia.

Pangarmabar Laksda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menerima kunjungan Commander in Chief of The PLA Navy Task Group 150, Rear Admiral Shen Hao di Markas Komando Koarmabar, Jakarta , 15/9/2017.

Kunjungan kerhormatan ini dalam rangka untuk membina dan meningkatkan hubungan bilateral serta meningkatkan kerjasama antara Angkatan Laut kedua negara, khususnya dengan Koarmabar yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Pada kesempatan ini, Commander in Chief Of The PLA Navy Task Group 150 Rear Admiral Shen Hao beserta tiga komandan kapal perang China menerima penjelasan tentang tugas pokok Koarmabar melalui penayangan video Profil Koarmabar serta dilanjutkan dengan pembicaraan untuk saling bertukar informasi tentang Angkatan Laut China dan TNI Angkatan Laut, khususnya Koarmabar. Acara Kunjungan kehormatan diakhiri dengan tukar menukar cinderamata.

Turut mendampingi Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., dalam kegiatan tersebut, Kepala Staf Koarmabar (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., serta Pejabat Utama Koarmabar. (Dispen Koarmabar).

Bagikan:

  6 Responses to “Komandan PLA Navy Task Group 150 Kunjungi Koarmabar”

  1.  

    Wah…. efek laut Natuna utara… hehehe

  2.  

    ah cuma seremoni saja..g lebih

  3.  

    Rupanya protes mereka atas perubahan nama LCS menjadi Laut Natuna Utara hanya gertak sambal, padahal militernya berharap damai. Haha

  4.  

    Ambil alih kapalnya, para awak jg komandannya suruh pulang naik tongkang!he3

  5.  

    Wah, kok hampir barengan sama AS nih, kapalnya juga hari ini masih ada. Dalam rangka apa ya?? Oya tuh bilangin sama Om Putin, Kaselnya yg lagi maen petak umpet di LCS disuruh ke Priok aja biar lebih rame.

 Leave a Reply