Apr 042019
 

doc. S-400 Triumf-35.jpg, commons wikipedia

Kaliningrad, Rusia, Jakartagreater.com   – Unit pertahanan udara S-300 dan S-400 dari Armada Baltik Rusia berhasil memukul mundur serangan udara musuh besar-besaran dalam latihan taktis, ujar kantor pers Armada melaporkan pada hari Rabu 3 April 2019, dirilis TASS.com.

Selama latihan, musuh mengirimkan serangan udara dengan kepadatan hingga tujuh target per menit. Jet tempur Sukhoi Su-27 dari penerbangan Angkatan Laut Baltik terbang (scrambled) untuk menggagalkan serangan Rudal jelajah. Jet tempur menghancurkan semua target yang ditentukan menggunakan senjata yang diluncurkan udara, kantor pers mengatakan.

“Dari darat, pesawat nosional musuh dihancurkan oleh salvo Rudal yang ditembakkan oleh sistem Rudal darat-ke-udara S-300 dan S-400: tim tempur melakukan serangan elektronik terhadap target udara,” kata kantor pers.

Pesawat pembom tempur Su-30SM, pesawat pembom garis depan Su-24 dan pesawat angkut militer An-26 mensimulasikan serangan udara musuh. Di bawah skenario latihan, tindakan tim tempur pertahanan udara dipersulit oleh tindakan balasan elektronik untuk menciptakan jamming environment, kata kantor pers Armada.

Secara keseluruhan, latihan melibatkan lebih dari 10 pesawat, batalyon S-300 dan S-400 dan kapal perang Armada Baltik.

Awak kapal perang yang melakukan penugasan di barisan pelatihan laut dan terlibat dalam misi pertahanan udara di pangkalan itu juga melakukan peluncuran elektronik terhadap target udara, kata kantor pers.

S-400 Triumf adalah sistem Rudal pertahanan udara jarak jauh paling canggih yang mulai beroperasi di Rusia pada tahun 2007. S-400 Triumf dirancang untuk menghancurkan pesawat, Rudal balistik dan Rudal balistik, termasuk Rudal jarak menengah, dan juga dapat digunakan di darat tujuan. S-400 dapat melibatkan target pada jarak 400 km dan pada ketinggian hingga 30 km.

S-300 adalah sistem Rudal permukaan-ke-udara yang mampu menghancurkan pesawat modern dan mutakhir, termasuk pesawat yang menggunakan teknologi siluman, serta Rudal balistik jarak menengah, Rudal taktis dan jelajah, serta pengawasan radar dan pesawat pengarah , kompleks pengintaian dan serangan.

  19 Responses to “Kombinasi S-300 dan S-400 Rusia, Latihan Menangkis Gencarnya Serangan Udara”

  1.  

    – S-300 Long Range Surface to Air Defence Missile System
    https://www.youtube.com/watch?v=Nrtm1dKjrAo

    – S-400 Triumf merupakan sistem pertahanan udara yang terdiri dari radar multifungsi, sistem pendeteksi mandiri, rudal anti-serangan udara, tabung peluncur dan kendaraan komando. S-400 mampu menembakkan empat jenis rudal, tergantung target yang dihadapi, untuk memberikan pertahanan berlapis. Satu unit S-400 dapat mendeteksi target dari jarak 600 kilometer, mampu melesat dengan kecepatan hingga 14 kali kecepatan suara dan mampu menghancurkan 36 sasaran baik berupa jet tempur, drone hingga rudal secara simultan…https://militerhebatdunia.blogspot.com/2018/12/kehebatan-s-400-triumf-sistem-rudal.html

  2.  

    Borong 5 batalyon S 300V4 dan S 400
    Tercover negara kita sejauh 600 km dan keduanya bisa menyerang target sejauh 400 km serta anti siluman 250 km

    •  

      Masalahnya pesawat siluman kayak F-22/F-35 bisa nyerang tuh S300/400 dari jarak diluar 250 km.

      •  

        kalau S-300 / S-400 stay… sistem S-300 dan S-400 adalah sistem yang mobile dan Russia sangat mampu dalam melakukan manipulasi posisi, termasuk kemampuan melakukan serangan elektrokin untuk mengganggu sistem penargetan dan mengacak posisi sehingga serangan menjadi salah target… lagian serangan dari jarak diluar 250 km menggunakan rudal besar yang belum bisa di akomodir oleh F-35… jangan ngayal bung

        •  

          Ane tau kalo Rusia mampu melakukan pengacakan GPS pada penargetan dan biasa melakukan penipuan dg memasang tiruan alutsista pake balon. Hanya saja yg gak bisa ditipu adalah sinyal radar S-300/400/500 dan citra infrared. Bung Yuli harusnya paham kalo sensor rudal apalagi pespur macam F-35/22 tidak hanya satu macam.

          S/300/400/500 memang bisa pindah, tapi kalo obyek penting macam Kremlin, pabrik senjata, jembatan hingga pembangkit listrik yg dijaga tidak bisa pindah juga percuma.

          F-35 jelas bisa make Joint Strike Missile buatan Norwegia di kedua weapon bay nya. Dg jangkauan 555 km jelas lebih dari cukup buat F-35 menembus pertahanan berlapis Rusia. Makanya Jepang juga pesan JSM bulan Maret kemarin.

          •  

            Kamuflase kan juga melibatkan salah satunya memancarkan emisi radar sehingga tetap saja cukup mampu untuk menimbulkan serangan yang menyasar ke target palsu…

            Dan dari pengalaman yang dilakukan oleh Serbia, mereka tahu persis seperti apa gunanya sistem pertahanan mobile, dan jelas ilmu itu didapatkan dari Soviet yang sekarang menjadi Russia, oleh karena itu juga Russia dalam membuat S-300/S-400 dapat di persiapkan dalam waktu 5 menit…

            Itu bukan F-35 yang menembus pertahanan berlapis tetapi mengandalkan peruntungan dengan serangan rudal jarak jauh… seperti yang dilakukan pada Suriah… dengan Salvo rudal sampai 100 rudal hanya untuk menarget 3 lokasi…

            Sederhana saja, sistem deteksi Russia jelas jauh lebih mampu daripada yang di Suriah, dan sistem pertahanan Russia lebih rapat dan lebih mumpuni, ditambah sistem serang balik Russia tidak main2, rudal mereka mampu menjangkau eropa… sehingga darimana serangan itu dilakukan akan mampu di serang balik… dan rudal hypersonic jelas akan menjadi momok maut bagi Eropa…

            Melihat dari kemampuan Patriot milik Arab Saudi atau UAE jelas lebih sulit bagi aliansi untuk bertahan, paling ujung2nya keputus asaan akirnya menyerang menggunakan Nuklir…

            Lagian mengapa setiap skenario selalu saja seolah2 armada udara Russia tidur??? dan untuk urusan apa USA menyerang Russia??? memangnya punya nyali??? ingat perang antara USA vs Russia ujung2nya pasti akan berakir dengan perang Nuklir

        •  

          Lucu, yg dipake di Serbia itu S-75 Dvina loh dan itu bukan hanud mobile. Jelas selain di Suriah, Rusia belum pernah berpengalaman menghadapi pespur siluman ataupun serangan Missile skala besar.

          Ane kasih fakta dulu ke Ente biar mata Ente terbuka.
          1.) sasaran utama pertama di Suriah yg diserang USA saat itu adalah landasan dan gudang senjata.
          2.) kebanyakan rudal Tomahawk yg tidak mengenai sasaran jatuh dan bukan karena ditembak jatuh hanud Suriah.
          3.) 30% rudal berhasil menembus pertahanan Suriah yg telah diupgrade dan diperkuat. Kenapa, karena ada handicap disana yaitu :
          4.) USA harus menghindari korban dari pihak Rusia, makanya mereka diberi tau 30 menit sebelumnya agar pihak Rusia bisa mengungsi dulu dan itu dimanfaatkan oleh Rusia untuk memberi warning Suriah. Itu jelas bukan serangan dadakan. Kalo emang dibuat serangan dadakan presentasi keberhasilan pasti akan jauh meningkat.

          Jika emang akhirnya terjadi perang nuklir, kita perlu liat apakah Rusia bisa bertahan dalam penghancuran massal tersebut?? USA punya Ballistic Defense Missile System buat menghadapi ICBM sedangkan Rusia hanya punya S-500/400/300 yg cuman bisa dipake buat ngadepin rudal MRBM. Percuma buat Rusia mereka bisa nyerang kalo gak bisa bertahan. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

          •  

            Nah ente mengerti sejarah tertembaknya F-117 kan??? seperti apa yang dilakukan oleh punggawa yang bertanggung jawab mengoperasikan rudal pertahanan… apapun itu mau mobile atau tidak tapi dia tahu persis bahwa emisi radar akan dilacak…
            Dan mengapa selalu menempatkan Russia dalam posisi bertahan???? bukankah USA maupun NATO kususnya tidak pernah menghadapi serangan rudal canggih???? bahkan untuk contoh Patriot di Arab Saudi dan UAE saja keteteran menghadapi rudal tua bangka milik Houthi…

            1. Mau apapun sasaranya, tetapi menghadapi serangan rudal canggih masif adalah sebuah pembelajaran luar biasa, yang pastinya akan sulit untuk mendapatkanya jika hanya menghadapi militan
            2. Mau ngeles apapun terserah saja, yang pasti 70% rudal berhasil dirontokan itu jelas ruarrrr biasaa… dan ada 2 rudal utuh yang menjadi hadiah… kalaupun jatuhnya tidak tepat sasaran pastilah akan ada jejaknya… ini saja tidak ada jejaknya…
            3. 30% lolos wajar lah… sistem pertahanan Suriah apa sih??? yang paling modern paling Pantsir…
            4. Tidak penting sama sekali untuk urusan itu… mau menghindari korban pihak Russia sekalipun jelas saja dengan 30/70 itu adalah kemenangan bagi pihak Suriah yang baru saja diacak2 oleh ISIS dan bahkan sistem pertahanan mereka pun tidak hebat… jangan bandingkan atau bayangkan kalau Suriah itu seperti Israel yang benar2 siap dengan sistem pertahanan berlapis dan memiliki militer yang kuat… ini Suriah brooo…

            Perang Nuklir, siapapun tahu bahkan Russia juga paham… mereka tidak akan mencari kemenangan, sulit bertahan dari serangan Nuklir, dan ketika bisa menghadang sekalipun itu bukan lantas menghentikan efek ledakan nuklir itu sendiri… prinsip perang nuklir adalah sama2 binasa… ngapain melihat apakah Russia mampu bertahan atau tidak??? lebih baik seperti Eropa/USA melihat sendiri apakah mereka mampu menghadang atau mampu bertahan dari serangan Nuklir…

        •  

          Bung @yuli hantoro Ada yg tau mengapa Rusia menggantikan S-200 di Suriah dengan S-300? Sistem pertahanan udara baru yg ditempatkan di Suriah bertujuan mengeliminasi kesalahan penargetan dan buat menutup peluang jet tempur Israel untuk menggunakan pesawat Rusia sebagai tameng.

          Kompleks baru yg tak hanya terdiri dari kendaraan peluncur dan pengangkut rudal, tetapi juga sistem keamanan pintar, akan tiba di wilayah tsb dalam kurun waktu dua minggu dan memantau situasi di sekitarnya.

          Masih ingat ketika pesawat pengintai Il-20 Rusia ditembak jatuh di atas langit Suriah?? Peristiwa tsb menewaskan 15 personel.
          Celakanya, pesawat tsb secara keliru ditembak jatuh oleh rudal S-200 Suriah, yg sebetulnya diarahkan ke jet tempur Israel F-16 yg tengah menyerang negara tsb. Namun, salah satu pilot F-16 berhasil menghindari tembakan tsb dan mengalihkannya ke pesawat Rusia yg memiliki permukaan pantulan lebih besar. Akibatnya, pesawat Rusia jadi sasaran empuk rudal S-200 dan meledak di udara.

          •  

            Nyatanya diganti ama Es teh 300 masih aja kecolongan tuh sama F-35.Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

        •  

          https://international.sindonews.com/read/1393502/43/s-300-rusia-dilaporkan-gagal-jatuhkan-f-35-israel-saat-gempur-aleppo-1554587991

          Mungkin aja Bung Yuli baru tau kalo Es teh 300 buatan Rusia aja bisa ditembus ama F-35. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

  3.  

    Ini ngapain di atas ribut aja
    Yang namanya rudal pertahanan ya kalau ada rudal masuk ya tinggal di tembak aja beres

    mau nyerang yang bergerak atau yang sembunyi atau diam atau melayang nggak masalah, yang namanya rudal pertahanan ya tugasnya nglindungin mereka semua
    Kalau urusan stealth atau ghoib apalah itu mah cerita beda, buktinya sekarang saja semenjak s 300 suriah aktif f 35 maupun f 22 raptor asu dan israel nggak berani masuk dijangkauan radar s 300, mereka hanya berani menyerang damaskus dari luar jangkauan radar, itupun meleset semua nggak ada yang tepat sasaran di damaskus

    Lagian kalau mau nyerang S 300 israel maupun asu harus mikir berulang ulang karena S 300 bukan hanya dilindungi oleh rudal saja, tapi jammer dan perangkat elektronik lengkap untuk membutakan rudal dan pesawat, memberikan lokasi yang salah, bahkan memberikan target palsu dengan area cakupan yang sangat luas

    •  

      Kalau masalah bisa nembak dari luar jangkauan radar iya mereka memang bisa, rusia pun bisa melakukan seperti, bahkan kita juga bisa menggunakan roket dengan jangkauan lebih dari 400 km, cuman apakan tepat sasaran? Apakah mengenai target?

    •  

      Yang ada hanya tertembak jatuh duluan ataupun meleset jauh dari sasaran

      Kalau lawan f 22 raptor f 35 maupun si b 2 spirit, kan sudah ada si s 400 dengan rudal 40N6/40N6E nya yang bisa menyerang target dari jarak 400 km
      Lagian kan ada radar pertahanan VEGA yang bisa mendeteksi pesawat tempur siluman dari jarak jauh, semua perangkat militer rusia itu terintegrasi satu sama lain jadi mah aman aman saja meskipuk mereka menembak dari jarak manapun dimanapun kapanpun mau dari matahari apa bulan kah bakalan di tembak jatuh kalau sudah terdeteksi

    •  

      Jangkauan radar S-300 bisa menjangkau seluruh Israel dan Lebanon untuk menangkal F-35 Israel kalo ditempatkan di perbatasan Selatan. Kenyataannya Damaskus masih bisa diserang tuh malah Pantsir Suriah banyak yg kena hajar.

      Walopun Israel nyerang Damaskus dari Lebanon, tapi dg jangkauan rudal S-300 harusnya Lebanon pun bisa terkover. Kenyataannya Suriah masih bisa diserang juga kan, so masih nyangkal kalo S-300 cuman jadi pajangan aja. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

      •  

        Memangnya belajar sistem pertahanan itu cukup hanya 4-5 bulan??? ini adalah sistem pertahanan yang rumit… kalau Israel mampu menembus sistem pertahanan Pantsir jelas bukanlah hal yang luar biasa… notabene Suriah negara yang masih berantakan setelah perang, sedangkan Israel sendiri negara yang memiliki segalanya, dari rudal canggih, satelit canggih bahkan mereka memiliki sistem pertahanan yang lebih rapat daripada USA sendiri… untuk memudahkan serangan mereka harus memetakan, dan memetakan bisa mereka lakukan dengan memata2i sistem dari satelit… dimana Suriah juga masih ceroboh dalam penempatan sistem pertahananya… dari 2 kejadian pantsir semuanya berada di area yang lapang dan bukan di tempat tersembunyi…

        Toh saat ini serangan Israel makin rumit dan sulit… mereka melakukan serangan dengan bahkan mulai menggunakan cara2 yang cenderung membahayakan, dengan mengcover penerbangan sipil untuk mendapatkan serangan yang sulit di tangkis karena akan membahayakan….

        Membandingkan S-300 Suriah dengan Israel jelas tidak relevan untuk saat ini, makin baik kemampuan Suriah jelas akan semakin rumit posisi Israel… dan Israel pasti masih beruntung karena selama Russia masih terlibat dalam pengoperasian S-300 maka tidak akan digunakan untuk menyerang pespur Israel…

  4.  

    Yg jd pertanyaan saya kenapa kita malah memilihi nasam yg rudalnya buatan Amerika egk kapok apa kena embargo amerika. Pdhl udh di tawari S300/$400 dr rusia