Sep 062018
 

Indonesia sedang memesan 11 Su-35. (photo: Dmitry Pichugin via commons.wikimedia.org)

Jakarta, Jakartagreater.com – Komisi I DPR RI mendukung agar anggaran Kementerian Pertahanan/TNI mencapai kebutuhan terpenuhinya Kekuatan Pokok Minimum atau “Minimum Essensial Forces” (MEF) yang utuh, yaitu senilai Rp 200 triliun.

“Komisi I DPR mendukung adanya gagasan Panglima TNI dan Menteri Pertahanan agar anggaran yang diperoleh bisa mencapai MEF secara utuh,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPR, Satya Yudha di sela-sela Rapat Kerja Komisi I DPR dengan Panglima TNI dan Menteri Pertahanan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 5-9-2018, dirilis Antara.

Dia mengatakan saat ini anggaran Kemhan/TNI masih jauh dari kebutuhan MEF karena untuk pagu anggaran untuk 2019 hanya Rp 106 triliun dan kalaupun naik hanya Rp 107 triliun. Menurut Satya Yudha, melihat kemajuan di masing-masing kepala staf di TNI, capaian MEF baru mencapai 60 persen.

“Jadi pilihan bagi negara apakah bentuk postur anggaran ideal atau kurang, kalau ideal maka harus dinaikan agar MEF bisa dicapai,” katanya. Selain itu Satya Yudha mengatakan anggaran sebesar Rp 106 triliun itu didominasi untuk pemenuhan kebutuhan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) dan pemeliharaan Alutsista.

Komisi I DPR mengadakan Rapat Kerja dengan Kementerian Pertahanan dan TNI, membahas pagu anggaran Kemhan/TNI yaitu sekitar Rp 106 triliun.

Berbagi

  6 Responses to “Komisi I DPR Dukung Anggaran Kemhan/TNI Penuhi MEF”

  1.  

    Hhhhhhhhhh, serius itu mau dinaikkan jadi 200 T??? Kalo cuman sekali sih percuma dampaknya kecil. Beda kalo terus menerus. Yah, bagus itu buat belanja Alutsista tapi dicukupkan aja ya beli alutsista dari Rusia. Hhhhhhhhhh

  2.  

    upss kok naiknya cuma 1 T…..
    mirip hitung2annya bung Ivan & The Bear dilapak sebelah…….
    wow……bung ivan tukang hitung yg hebat…..prok prok prok…….xixi

  3.  

    Ya gpp, kan masih MEF tahap II, masih ada tahapan selanjutnya. Biarlah pemerintah fokus dahulu menata infrastruktur sbg fundamental ekonomi bangsa ke depan. Adalah kebodohan jika suatu negara menggenjot anggaran militer di saat perekomomian belum kokoh. Kalau ekonomi kuat otomatis anggaran militer jg naik secara siknifikan.

  4.  

    Ni salah satu pemicu rupiah anjlok ya. Suka import. Hentikan dulu

  5.  

    Mungkin yg tukang ngimpornya antek amerika kali.

 Leave a Reply